DBON Atur Hulu Hingga Hilir Olahraga, Menpora Amali Yakin Target Indonesia Peringkat 10 Dunia Tahun 2045 Tercapai

Selasa, 22 November 2022
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali kembali mengungkapkan bahwa Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang dipayungi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86 Tahun 2021 mengatur dari hulu sampai ke hilir olahraga. Hulun
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali kembali mengungkapkan bahwa Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang dipayungi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86 Tahun 2021 mengatur dari hulu sampai ke hilir olahraga. Hulun

Malang: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali kembali mengungkapkan bahwa Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang dipayungi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86 Tahun 2021 mengatur dari hulu sampai ke hilir olahraga. Hulunya, adalah kebugaran masyarakat sementara hilirnya prestasi olahraga di tingkat dunia.

Pernyataan ini disampaikan Menpora Amali saat membuka secara resmi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwarnas) ke-13 Tahun 2022 di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM), Senin (21/11) malam. 

“Selama ini kita belum pernah punya desain tentang olahraga kita, 76 tahun Indonesia merdeka baru sekarang hadir desain besar olahraga kita dan dipayungi Perpres Nomor 86 tahun 2021. Di dalamnya mengatur dari hulu sampai ke hilir, hulunya kebugaran masyarakat, hilirnya adalah prestasi,” kata Menpora Amali.

Dijelaskan Menpora Amali, DBON mengatur tentang olahraga prestasi, olahraga pendidikan dan olahraga masyarakat. Dia meyakini apabila DBON ini dijalankan dengan baik maka target 10 besar rangking dunia olimpiade pada 100 tahun Indonesia merdeka akan tercapai.

“Kalau ini bisa kita jalankan dengan sebaik-baiknya. Maka bukanlah mimpi kosong kalau 100 tahun Indonesia merdeka pada tahun 2045. Tepatnya olimpiade 2044 yang akan datang Indonesia minimal berada di peringkat 10 besar dunia,” ujarnya. 

Menurut Menpora Amali, di Indonesia kepedulian terhadap olahraga masih sangat kurang dan tidak seperti perhatian pada sektor-sektor lain, padahal olahraga berperan penting dalam penanganan sumber daya manusia.

“Padahal yang kita ingin bangun adalah manusia, manusia Indonesia yang tangguh, bugar, cerdas dan punya kemampuan bersaing dengan negara lain,” ujarnya.

Disamping itu, olahraga juga menjadi sumber pertumbuhan ekonomi. Dicontohkan Menpora Amali, gelaran Piala Dunia Sepakbola 2022 yang saat ini berlangusng di Qatar menghasilkan keuntungan sekitar Rp.117 triliun. Dengan demikian, dia meyakini Indonesia akan mendapatkan keuntungan dari sisi ekonomi apabila olahraga diperhatikan, disamping meningkatkan kebugaran masyarakat.

Oleh karena itu, Menpora Amali sangat menyambut baik dan berharap pada para jurnalis, PWI dan SIWO agar terus melakukan sosialisasi DBON kepada masyarakat agar olahraga menjadi prioritas. Terlebih PWI dan Kemenpora telah melakukan penandatanganan kerja sama atau MoU terkait sosialisasi DBON.

“Mudahan- mudah kerja sama antara Kementerian Pemuda dan Olahraga dan PWI dari tingkat pusat sampai tingkat daerah ini bisa berlangsung dengan baik. Dan sosialisasi DBON yang payungi Perpres 86 tahun 2021 akan semakin masif di tengah masyarakat kita,” harapnya

Saat ini, jelas Menpora Amali, DBON sudah memasuki tahap implementasi. Pada Juli lalu pihaknya telah melakukan perekrutan terhadap siswa yang berusia 12 tahun atau lulusan SD untuk ditempatkan di sentra-sentra olahraga di 11 sentra seluruh Indonesia yang berpusat di Perguruan Tinggi. Perguruan tinggi dipilih karena sumber daya manusianya tersedia, tempat latihan ada, tempat sekolah siswa tersedia, dan memiliki laboratorium sport science.

“Kita ingin menampung berbagai talenta atlet-atlet muda kita lulusan SD di berbagai daerah seluruh Indonesia yang nanti pada saatnya akan kita tempatkan di sentra atlet elit nasional. Memang tidak mudah menciptakan prestasi, tidak bisa kita dapatkan secara instan, tidak mungkin kita dapatkan  by accident, prestasi harus by design. Karena dengan desain kita bisa melakukan pembinaan secara terstruktur, berkelanjutan dan tujuannya jangka panjang,” pungkas Menpora Amali.

Turut hadir dalam acara ini, Plt Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari, Wartawan Senior dan mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan, Ketua DPRD Jatim Kusnadi, Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjuntak, Civitas Akademika UM, dan kontingen Porwarnas XIII dari seluruh Indonesia.(ded)

Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, menilai ajang lari Merdeka Run 2026 menjadi simbol kuat persatuan masyarakat sekaligus menggalakkan gaya hidup sehat. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 29 Agustus 2026

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Sebut Merdeka Run 2026 Simbol Persatuan dan Gaya Hidup Sehat

Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, menilai ajang lari Merdeka Run 2026 yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta menjadi simbol kuat persatuan masyarakat sekaligus momentum penting untuk menggalakkan gaya hidup sehat.

Menpora RI Erick Thohir, mengaku bangga sekaligus terharu melihat tingginya antusiasme masyarakat dalam gelaran Merdeka Run 2026.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 29 Agustus 2026

Didukung Presiden Prabowo, Menpora Erick Apresiasi Antusiasme 12 Ribu Peserta Merdeka Run 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, mengaku bangga sekaligus terharu melihat tingginya antusiasme masyarakat dalam gelaran Merdeka Run 2026 yang dilaksanakan guna memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Merdeka Run 2026 tak hanya menghadirkan tantangan bagi para pelari, tetapi juga menyuguhkan atmosfer yang membuat peserta bersemangat. Pelari Odekta Naibaho, yang sukses menyelesaikan lomba dengan waktu sekitar 26 menit. (foto: Surya/Kemenpora)
Sabtu, 29 Agustus 2026

Finish di 26 Menit, Odekta Naibaho: Meriahnya Merdeka Run 2026: Bikin Merinding!

Merdeka Run 2026 tak hanya menghadirkan tantangan bagi para pelari, tetapi juga menyuguhkan atmosfer yang membuat peserta bersemangat hingga garis finis. Hal itu dirasakan pelari Odekta Naibaho, yang sukses menyelesaikan lomba dengan waktu sekitar 26 menit kategori open putri.

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI

Karnaval HUT ke-81 RI menjadi momentum Kemenpora untuk mendekatkan olahraga dengan masyarakat sekaligus mengingatkan bahwa di balik setiap Merah Putih yang berkibar di podium internasional, ada perjuangan para atlet yang layak mendapat dukungan dan apresiasi seluruh bangsa.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81