Terinspirasi dari Sang Ibu, Lody Lontoh Jadi Master Aerobik Indonesia

Nama Lody Lontoh mungkin sudah tak asing lagi di telinga para penggemar dan pecinta senam aerobik di Indonesia. Ia adalah master aerobiknya Indonesia saat ini. Tapi mungkin tidak semua pecinta olahraga senam ini mengetahui sang master.
Senin, 18 Januari 2021
Nama Lody Lontoh mungkin sudah tak asing lagi di telinga para penggemar dan pecinta senam aerobik di Indonesia. Ia adalah master aerobiknya Indonesia saat ini. Tapi mungkin tidak semua pecinta olahraga senam ini mengetahui sang master.(infografis/kemenpor

Jakarta: Nama Lody Lontoh mungkin sudah tak asing lagi di telinga para penggemar dan pecinta senam aerobik di Indonesia. Ia adalah master aerobiknya Indonesia saat ini. Tapi mungkin tidak semua pecinta olahraga senam ini mengetahui sang master.

Perjalannannya dimulai saat ia masih berusia anak-anak, tepatnya diusia 7 tahun. Diusia itu ia akrab dengan senam aerobik ini. Lody menyampaikan, ketertarikannya untuk lebih mendalami aerobik berasal dari ibu kandungnya, yang merupakan seorang instruktur senam."Saya belajar langsung dari mama, saat masih remaja dan hingga sekarang tetap jadi atlet senam aerobik," tutur pemuda kelahiran Jakarta ini.

Motivasinya menjadi atlet terbaik mewakili Indonesia di kancah dunia, bahkan sebelum olahraga ini memiliki tempat di hati pecinta aerobik di tanah air. "Awalnya saya engga mau, tapi mama bilang nanti bisa ikut PON dan SEA Games. Akhirnya, ucapannya seorang ibu adalah doa, dan itu terbukti untuk saya," kenangnya.

Pria yang lahir pada 19 Agustus 1980 ini berhasil mewujudkan mimpinya dan berhasil membawa nama harum Indonesia di berbagai pentas kejuaraan aerobik internasional, segudang prestasipun telah berhasil ia raih.

Ia sangat bangga dan bahagia saat Sang Saka Merah-Putih berkibar dan lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang di negeri orang berkat dirinya dan senam aerobik.

Semangat itulah yang menjadikannya belasan tahun terus menggeluti olahraga rekreasi yang menyehatkan ini. "Saya hampir tak pernah merasa ada duka selama menekuni senam aerobik ini," ujar atlet DKI yang turun pertama kali pada PON tahun 2000 lalu.

Hingga saat ini kiprah sang master terus berlanjut. Hasilnya pemerintah telah mengapresiasinya dengan menjadinya ASN pelatih di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI). "Bagi saya menjalani profesi sebagai pesenam aerobik adalah masa paling menyenangkan," kata dia.

Ia tak pernah berhenti dan terus berupaya berbagi pengalaman untuk lebih mengenalkan senam aerobik ke semua kalangan masyarakat Indonesia dengan menjadi pelatih nasional senam aerobik.

Senam aerobik sendiri bisa diartikan, serangkaian gerakan yang dilakukan beriringan dengan irama musik dalam durasi waktu tertentu. Secara umum, senam aerobik adalah olahraga yang bisa meningkatkan fungsi jantung dan pernapasan. Jadi, senam aerobik sangat bermanfaat untuk kesehatan jantung, otak, paru-paru, tubuh, dan pikiran kita. Senam aerobik juga bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan. Hal-hal di atas yang membuat senam aerobik banyak digemari dari berbagai kalangan. 

Lody berharap, kegiatan senam ini bisa bermanfaat bagi masyarakat secara luas. “Saya salut dan bangga. Senam benar-benar sangat bermanfaat, apalagi ditengah situasi pandemi. Mari kita tetap berolahraga dan patuhi protokol kesehatan. Sehat selalu semuanya,” jelasnya.(ben)

Bagikan:
Kemenpora RI membuka pendaftaran Wirasena Debate & Speech Competition 2026, kompetisi yang memberikan ruang bagi pemuda Indonesia untuk menyampaikan gagasan, mengasah kemampuan berpikir kritis, (foto: Istimewa)
Senin, 24 Agustus 2026

Wirasena Debate & Speech Competition 2026 Buka Ruang bagi Pemuda untuk Adu Gagasan

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI membuka pendaftaran Wirasena Debate & Speech Competition 2026, sebuah kompetisi yang memberikan ruang bagi pemuda Indonesia untuk menyampaikan gagasan, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta meningkatkan keterampilan berbicara di depan publik.

Kemenpora RI terus mendorong terwujudnya ekosistem olahraga yang inklusif. Salah satunya melalui program Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas "Berdaya" yang digelar di Kota Kediri (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Partisipasi Olahraga Disabilitas Perlu Ditingkatkan, Kemenpora Perkuat Penggerak di Daerah

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus mendorong terwujudnya ekosistem olahraga yang inklusif. Salah satunya melalui program Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas "Berdaya" yang digelar di Kota Kediri

Menpora RI Erick Thohir mendukung konsep Sportainment yang memadukan olahraga dan hiburan seperti yang digelar dalam Festival Mbois 11 di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu (23/8). (foto: Fajar/kemenpora.go.id)
Senin, 24 Agustus 2026

Apresiasi Festival Mbois 11, Menpora Erick: Olahraga Jadi Investasi Kesehatan dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir mendukung konsep Sportainment yang memadukan olahraga dan hiburan seperti yang digelar dalam Festival Mbois 11 di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu (23/8).

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Kemenpora Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Keberagaman dan Penghargaan
Senin, 24 Agustus 2026

Kemenpora Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Keberagaman dan Penghargaan

Peringatan HUT ke-81 RI di Kemenpora menjadi momentum untuk merayakan kemerdekaan sekaligus meneguhkan nilai keberagaman, persatuan, dan apresiasi atas pengabdian sebagai bagian dari semangat membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81