Buka PKPMN Angkatan ke-3 Secara Virtual, Menpora Amali Ajak Pemuda Harus Tanggap Terhadap Perubahan

Kamis, 15 September 2022
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Zainudin Amali membuka Pendidikan Kader Pemimpin Muda Nasional (PKPMN) Angkatan ke-3 Tahun 2022 secara virtual dari Mapolda Gorontalo, Kamis (15/9) siang. Untuk pelaksanaan pendidikan itu sendiri dilangsungka
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Zainudin Amali membuka Pendidikan Kader Pemimpin Muda Nasional (PKPMN) Angkatan ke-3 Tahun 2022 secara virtual dari Mapolda Gorontalo, Kamis (15/9) siang. Untuk pelaksanaan pendidikan itu sendiri dilangsungka

Gorontalo: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Zainudin Amali membuka Pendidikan Kader Pemimpin Muda Nasional (PKPMN) Angkatan ke-3 Tahun 2022 secara virtual dari Mapolda Gorontalo, Kamis (15/9) siang. Untuk pelaksanaan pendidikan itu sendiri dilangsungkan di Hotel Ciputra, Jakarta, dengan diikuti oleh 100 pemuda dari seluruh Indonesia.

"Terima kasih kita bisa bersama, dan saya secara virtual dari Mapolda Gorontalo. Terima kasih Pak Deputi, Pak Plt Asdep, dan teristimewa para peserta, 100 peserta yang terpilih dari 1.417 yang mendaftar," ucap Menpora Amali mengawali sambutannya.

Terpilihnya 100 orang ini merupakan sebuah pertanda kemampuan dan kesiapan para kader pemimpin muda untuk bangsa di masa mendatang.

"Jadi saya menganggap 100 orang ini adalah 100 orang pilihan. Para peserta berstatus menjadi 100 orang pilihan ini harus ditunjukkan, diperlihatkan, karena kalau hanya 100 orang yang terpilih sementara yang awalnya yang mendaftar yang mengikuti seleksi ada 1.417 berarti ada sekitar 1.300-an orang lebih yang tidak terpilih," katanya. 

"Kalian hebat, kalian pantas, kalian mampu, maka tunjukkan selama mengikuti pendidikan ini, dan persembahkan hasilnya ditengah masyarakat," tegasnya.

Diingatkan oleh Menpora Amali bahwa pemimpin itu harus tanggap terhadap perubahan karena perubahan sebuah keniscayaan. Hanya pimpinan yang mampu dan lulus dalam menyikapi perubahan akan bisa membawa sebuah bangsa maju dan semakin maju.

"Sekarang ini kita sedang berada di eranya 4.0, pasti tidak lama lagi kita akan berada di 5, 6, 7, dan seterusnya. Itulah transformasi itulah perubahan itulah perkembangan merupakan suatu keniscayaan. Oleh karena itu kita harus siap menghadapi," pesannya.

Disampaikan pula bahwa keterpilihan para peserta PKPMN tidaklah asal-asalan, semua melalui seleksi ketat, terbuka, dan akuntabel, sehingga kegiatan ini sudah berada pada angkatan ke-3 artinya sebagaimana angkatan sebelumnya memang sangat diperlukan dan sesuai yang direncanakan.

"Kemenpora dalam program PKPMN ini tentu mempersiapkan para peserta untuk menjadi kader pemimpin muda disegala bidang. 100 orang yang terpilih tentu dengan seleksi yang ketat. Tidak asal-asalan, asal kenal, asal teman, anaknya teman, anaknya tetangga, ponakan, saya kira kriteria yang diterapkan itu adalah kriteria yang sangat ketat dan kita akan jaga itu," tegas Menpora Amali.

Sebelumnya Deputi Pengembangan Pemuda Asrorun Niam Sholeh melaporkan bahwa para program ini didasari panggilan jiwa untuk mempersiapkan estafet kepemimpinan bangsa dibmasa mendatang. Setelah disaring dari 1.417 menjadi 100 yang akan menjadi titik temu berbagai unsur ke-indonesia-an.

"Ini merupakan salah satu panggilan kemanusiaan untuk mempersiapkan kepemimpinan, dimana dalam 100 tahun Indonesia merdeka, para peserta yang kini mengikuti pendidikan akan menjadi pemimpin diberbagai bidang pada masa nanti," kata Deputi Niam.

Selanjutnya disampaikan bahwa para peserta nanti akan dipertemukan secara fisik, dengan aktor, dan aktivitas para pengambil kebijakan di masa kini untuk bisa diambil pelajaran bagi mereka yang akan memimpin di masa yang akan datang. Dari tanggal 15 sampai 23 September akan diberikan wawasan oleh para pemateri narasumber yang kompeten dan road show ke berbagai pusat-pusat pemerintahan.

"Nanti akan berkunjung dan melihat langsung secara fisik, para aktor, dan aktivitas pengambilan kebijakan di Kemenpora bertemu Pak Menteri setelah kunjungan kerja di Gorontalo, ke DPR RI bertemu para pimpinan, ke MK, ke KPK untuk mengetahui bagaimana mewujudkan negara yang bersih bebas korupsi, untuk menjadi bekal peserta dikala memimpin kelak," ucapnya menutup laporannya.(cah)

Peraih medali emas Olimpiade Veddriq Leonardo mengincar medali emas pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, mendatang.(foto:istimewa)
Minggu, 30 Agustus 2026

Belum Puas Berprestasi, Veddriq Leonardo Incar Emas Panjat Tebing Asian Games 2026

Peraih medali emas Olimpiade Veddriq Leonardo mengaku belum puas untuk terus menorehkan prestasi di cabang olahraga (cabor) panjat tebing. Terbaru, Veddriq mengincar medali emas pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, mendatang.

Menpora Erick Thohir bersama Wamenpora Taufik Hidayat menghadiri acara “Tim Indonesia Day: Menjaga Merah Putih” di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (29/8) malam. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Minggu, 30 Agustus 2026

Hadiri Tim Indonesia Day, Menpora Erick Kobarkan Semangat Para Atlet Demi Berikan yang Terbaik di Asian Games 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir bersama Wamenpora Taufik Hidayat menghadiri acara “Tim Indonesia Day: Menjaga Merah Putih” di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (29/8) malam. Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut perjalanan Tim Indonesia menuju Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19 September sampai 4 Oktober mendatang.

Pacer biasanya mudah dikenali lewat balon atau plakat bertuliskan target waktu yang mereka bawa selama berlari. (foto: dok/Kemenpora)
Minggu, 30 Agustus 2026

Pacer Merdeka Run 2026 Bantu Pelari Menjaga Ritme hingga Garis Finis

Dalam lomba lari, menjaga ritme sejak garis start hingga finis menjadi salah satu kunci. Karena itu, kehadiran pacer dibutuhkan untuk membantu peserta mempertahankan kecepatan sesuai target waktu.

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI

Karnaval HUT ke-81 RI menjadi momentum Kemenpora untuk mendekatkan olahraga dengan masyarakat sekaligus mengingatkan bahwa di balik setiap Merah Putih yang berkibar di podium internasional, ada perjuangan para atlet yang layak mendapat dukungan dan apresiasi seluruh bangsa.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81