Kemenpora Harap Bisa Sinergi dengan Wanadri untuk Ciptakan Manusia Berkarakter Unggul dan Peduli Lingkungan

Senin, 05 September 2022
Bagikan:
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus mendukung dan berharap bisa sinergi terhadap kegiatan yang dilakukan oleh Wanadri. (foto:dok/istimewa)
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus mendukung dan berharap bisa sinergi terhadap kegiatan yang dilakukan oleh Wanadri. (foto:dok/istimewa)

Situ Lembang: Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus mendukung dan berharap bisa sinergi terhadap kegiatan yang dilakukan oleh Wanadri. 

Hal itu disampaikan oleh Asisten Deputi Olahraga Pendidikan Kemenpora, Arie Mulyadi usai menghadiri acara Penutupan Pendidikan Dasar Wanadri (PDW) 2022 di Lap Utama Situ Lembang, Jawa Barat, Minggu (4/9). Menurutnya, Kemenpora memberi apresiasi terhadap pengkuhan Wanadri dengan menekankan pada empat pilar yakni; penjelajahan, pendidikan, integrasi dengan masyarakat, dan perlindungan alam.

"Pendidikan dasar yang dilakukan Wanadri dapat membangun karakter sesuai dengan visi DBON, mewujudkan Indonesia bugar, berkarakter unggul dan berprestasi dunia," kata Ari. 

Ia berharap nilai yang  dikembangkan dalam pendidikan dasar Wanadri dapat dikembangkan pada peserta didik kita untuk memiliki integritas dan peduli terhadap alam
"Kedepan saya ingin bisa bersinergi dengan program-program yang ada di Kemenpora baik kepemudaan maupun keolahragaan," ujar Arie. 

Acara Penutupan Pendidikan Dasar Wanadei 2022 juga dihadiri Danjen Kopasus Mayor Jenderal TNI Iwan Setiawan, didampingi Pejabat teras Kopassus lainya. 

Sebelum menyampaikan amanatnya Danjen Kopassus mengucapkan selamat datang di salah satu medan Latihan Kopassus, Situ Lembang. Dimana, tempat ini juga menjadi salah satu Daerah Latihan Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung Wanadri sejak tahun 1970-an.

Danjen yang merupakan warga kehormatan Wanadri pada PDW tahun 2016 angkatan Tapak Bara dan Bara Rimba menceritakan pengalamannya bersama Wanadri dan diberi kesempatan bergabung dengan Tim Everest Indonesia 1997 bersama Pendaki lain termasuk dari Wanadri hingga berhasil mengibarkan merah putih di puncak tertinggi dunia di Mount Everest.

“Pengalaman ke puncak Everest adalah perjuangan terberat yang menguji sampai puncak kemampuan diri kita sebagai manusia. Hal ini tentunya juga dirasakan bagi anggota Wanadri saat mendaki gunung. Bersyukur nilai hikmah dan manfaatnya menjadi bekal dalam menjalani karir berikutnya hingga sekarang mendapat Amanah sebagai Danjen Kopassus,” cerita Danjen.

Saat ini, dia melihat Wanadri bukan hanya sekedar pendaki gunung, tetapi merupakan sosok organisasi kepemudaan yang mengembangkan karakter unggul dengan sistim pelatihan keras di alam terbuka dengan dasar spirit dan misi kemanusiaan untuk menolong sesama.

Pendidikan Dasar Wanadri 2022 selama sebulan ini telah melahirkan PDW sebanyak 92 putra dan 10 putri. Dan sejak didirikan tahun 1962, Wanadri telah melahirkan 27 Angkatan dari mulai Pendiri dan Pelopor jumlahnya semuanya sampai dengan saat ini lebih dari 1500 anggota. Wanadri bagi bangsa dan negara ini tak hanya dalam misi kemanusiaan dan lingkungan tetapi juga dalam wujud menggelorakan kecintaan kepada tanah air, bangsa dan negara Indonesia.

Ditegaskan Danjen, banyak nilai-nilai positif yang dapat diambil dan semoga kerjasama ini dapat terus terjalin dalam menggelorakan nasionalisme dan patriotisme.

Hadir dalam kegiatan tersebut para Senior Wanadri Kehormatan, Ketua Suku atau Dewan Pengurus Wanadri, Ketua Dewan normative Wanadri, Anggota Senior, Angkatan Pendiri Wanadri dan angkatan Pelopor Wanadri.(dok/amr)

Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, menilai ajang lari Merdeka Run 2026 menjadi simbol kuat persatuan masyarakat sekaligus menggalakkan gaya hidup sehat. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 29 Agustus 2026

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Sebut Merdeka Run 2026 Simbol Persatuan dan Gaya Hidup Sehat

Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, menilai ajang lari Merdeka Run 2026 yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta menjadi simbol kuat persatuan masyarakat sekaligus momentum penting untuk menggalakkan gaya hidup sehat.

Menpora RI Erick Thohir, mengaku bangga sekaligus terharu melihat tingginya antusiasme masyarakat dalam gelaran Merdeka Run 2026.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 29 Agustus 2026

Didukung Presiden Prabowo, Menpora Erick Apresiasi Antusiasme 12 Ribu Peserta Merdeka Run 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, mengaku bangga sekaligus terharu melihat tingginya antusiasme masyarakat dalam gelaran Merdeka Run 2026 yang dilaksanakan guna memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Merdeka Run 2026 tak hanya menghadirkan tantangan bagi para pelari, tetapi juga menyuguhkan atmosfer yang membuat peserta bersemangat. Pelari Odekta Naibaho, yang sukses menyelesaikan lomba dengan waktu sekitar 26 menit. (foto: Surya/Kemenpora)
Sabtu, 29 Agustus 2026

Finish di 26 Menit, Odekta Naibaho: Meriahnya Merdeka Run 2026: Bikin Merinding!

Merdeka Run 2026 tak hanya menghadirkan tantangan bagi para pelari, tetapi juga menyuguhkan atmosfer yang membuat peserta bersemangat hingga garis finis. Hal itu dirasakan pelari Odekta Naibaho, yang sukses menyelesaikan lomba dengan waktu sekitar 26 menit kategori open putri.

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI

Karnaval HUT ke-81 RI menjadi momentum Kemenpora untuk mendekatkan olahraga dengan masyarakat sekaligus mengingatkan bahwa di balik setiap Merah Putih yang berkibar di podium internasional, ada perjuangan para atlet yang layak mendapat dukungan dan apresiasi seluruh bangsa.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81