Hadiri GMF Culture Festival 2022, Menpora Amali Dorong Pemuda agar Kreatif, Mandiri, Berjiwa Wirausaha Hadapi Bonus Demografi

Jumat, 26 Agustus 2022
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menghadiri acara Garuda Maintenance Facility (GMF Culture Festival) 2022. Dalam kesempatan ini Menpora Amali sampaikan program Kemenpora RI yang mendorong pemuda agar menjadi kreat
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menghadiri acara Garuda Maintenance Facility (GMF Culture Festival) 2022. Dalam kesempatan ini Menpora Amali sampaikan program Kemenpora RI yang mendorong pemuda agar menjadi kreat

Tangerang: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menghadiri acara Garuda Maintenance Facility (GMF Culture Festival) 2022. Dalam kesempatan ini Menpora Amali sampaikan program Kemenpora RI yang mendorong pemuda agar menjadi kreatif, inovatif, mandiri, berdaya saing dan berjiwa wirausahawan dalam rangka menghadapi Bonus Demografi.

"Dalam menghadapi Bonus Demografi ini, kami di Kemenpora memiliki program prioritas. Kami mendorong supaya anak muda kita menjadi kreatif, inovatif, mandiri, berdaya saing dan memiliki semangat interpreneurship," kata Menpora Amali saat menjadi keynote speaker acara GMF Culture Festival 2022 di Hanggar DC-9, GMF AeroAsia Komplek Perkantoran Bandara Soekarno-Hatta International Airport, Tangerang, Banten, Jumat (26/8).

Menpora Amali sangat mewanti-wanti, kepada seluruh pemuda Indonesia agar menjadi kreatif dan memiliki semangat berwirausaha agar berguna di tengah masyarakat, terlebih saat ini bangsa Indonesia sedang menghadapi Bonus Demografi, dimana peran pemuda sangat besar dan harus diarahkan ke hal-hal positif serta membangun.

"Dalam bonus demografi ini adalah sebuah kesempatan, untuk itu kita harus betul-betul memanfaatkan bonus demografi ini agar para pemuda tidak menjadi beban negara," ujar Menpora Amali pada acara yang bertemakan 'Connecting Our Culture Through Collaboration' ini.

Kemenpora telah memiliki program prioritas untuk para pemuda. Kemenpora bekerjasama dengan 35 perguruan tinggi di Indonesia. Program itu didorong mulai dari minat untuk berwirausaha, memberikan pendampingan hingga fasilitasi dengan bekerjasama dengan beberapa perusahaan BUMN dan swasta yang bonafit. 

"Jangan sampai lulusan perguruan tinggi menjadi beban negara dengan menjadi job seeker, tetapi harus bisa menciptakan lapangan pekerjaan atau job creator baik untuk dirinya dan lingkungannya. Itu bisa tercipta jika semangat kewirausahawannya ada," sebut Menpora Amali.

Menurut Menpora Amali, pemuda saat ini berbeda dengan diawal kemerdekaan, para pemuda ketika pergantian dari orde lama ke orde baru, dari reformasi dan saat ini sangat-sangat berbeda. 

"Dulu anak muda senang berorganisasi, saat ini lebih mengidolakan siapa yang sukses di olahraga, siapa tokoh startup dan sebagainya. Misalnya para pemuda di GMF ini, fasilitasi mereka di bidang olahraga baik futsal, bulutangkis dan sebagainya. Dengan begitu semangat produktifitas mereka akan naik," ujar Menpora.

"Hasil penelitian, minat pertama muda saat ini adalah berolahraga, apalagi di masa pandemi kemarin. Masyarakat mulai bergerak dan bugar sehingga kita juga dapat manfaatnya sangat mudah mencari atlet berbakat dan berprestasi. Ini pasar luar biasa, untuk itu industri olahraganya juga sangat berkembang," tambah Menpora Amali.

Acara yang digelar beberapa hari ini juga dimeriahkan dengan beberapa kegiatan seperti bazaar, band performance, jingle akhlak competition, stand up comedy hingga doorprice. Nampak hadir dalam acara ini Dirut Aero Asia Andi Fahrurrozi, Tenaga Ahli Menteri selaku Dewan Komisaris Gatot S. Dewa Broto, Direktur Tekhnik PSSI Indra Sjafri, Coach Bima Sakti, serta Kapten Timnas U-16 Muhammad Iqbal Gwijangge.(ben)

Ajang lari Merdeka Run 2026 membuat pasangan suami istri asal Semarang, Jawa Tengah, Rianto (45) dan Vaneza (30), rela mengambil jatah cuti kerja. (foto: Herry/kemenpora.go.id)
Kamis, 27 Agustus 2026

Cerita Pasutri Asal Semarang Rela Cuti Kerja dan “War” Tiket Merdeka Run 2026

Antusiasme untuk menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia melalui ajang lari "Merdeka Run 2026" membuat pasangan suami istri asal Semarang, Jawa Tengah, Rianto (45) dan Vaneza (30), rela mengambil jatah cuti kerja hingga bersaing ketat saat berburu tiket (war ticket).

CEO AFC Ajax Menno Geelen akan hadir di Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 untuk berbagi perspektif tentang masa depan industri sepak bola. (foto: istimewa)
Kamis, 27 Agustus 2026

CEO Ajax Hadir di ISS 2026, Bongkar Strategi Bangun Sepak Bola Berkelanjutan

CEO AFC Ajax Menno Geelen akan hadir di Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 untuk berbagi perspektif tentang masa depan industri sepak bola. Ia akan membahas bagaimana klub dapat tumbuh secara finansial sekaligus memberi dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

Merdeka Run 2026 menjadi momentum bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga. (foto: dok/Kemenpora)
Kamis, 27 Agustus 2026

Merdeka Run 2026 Jadi Ajang Olahraga Bersama Keluarga

Merdeka Run 2026 menjadi momentum bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga. Hal itu terlihat dari sejumlah peserta yang datang bersama pasangan, anak, maupun anggota keluarga lainnya saat pengambilan racepack di Wisma Serbaguna GBK, Jakarta,

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI

Karnaval HUT ke-81 RI menjadi momentum Kemenpora untuk mendekatkan olahraga dengan masyarakat sekaligus mengingatkan bahwa di balik setiap Merah Putih yang berkibar di podium internasional, ada perjuangan para atlet yang layak mendapat dukungan dan apresiasi seluruh bangsa.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81