Menpora Amali: Kesetaraan Jadi Kunci Sukses Kontingen Indonesia Raih Prestasi Juara Umum APG Solo 2022

Kamis, 11 Agustus 2022
Bagikan:
Kontingen Indonesia Asean Para Games Solo 2022 berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih juara umum. Indonesia berhasil memimpin klasemen perolehan medali dengan mengoleksi 425 medali yang terdiri dari 175 emas, 144 perak dan 106 perunggu.(f
Kontingen Indonesia Asean Para Games Solo 2022 berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih juara umum. Indonesia berhasil memimpin klasemen perolehan medali dengan mengoleksi 425 medali yang terdiri dari 175 emas, 144 perak dan 106 perunggu.(f

Jakarta: Kontingen Indonesia Asean Para Games Solo 2022 berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih juara umum. Indonesia berhasil memimpin klasemen perolehan medali dengan mengoleksi 425 medali yang terdiri dari 175 emas, 144 perak dan 106 perunggu.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali membeberkan kunci yang memacu semangat para atlet untuk menorehkan prestasi luar biasa. Bahkan, kontingen Indonesia berhasil melampaui target perolehan medali. 

“Jadi di awal pada saat saya mengukuhkan kontingen ini CdM (Chef de Mission) pak Andi Herman menyampaikan bahwa kontingen Indonesia menargetkan 104 medali emas. Hitungannya kalau 104 medali emas kita sudah juara umum. Tetapi ternyata itu meleset targetnya, tapi meleset ke atas dari 104 menjadi 175 medali emas,” ujar Menpora Amali Amali saat menjadi narasumber secara live dalam acara "Coffe Break" TV ONE dengan topik Indonesia lampaui target di ASEAN Para Games 2022, Kamis (11/8) pagi.

Menpora Amali pun mengaku bertanya langsung kepada para atlet terkait penyemangat sehingga benar-benar berprestasi dan sangat berbanding jauh dengan prestasi pada event-event Asean Para Games sebelumnya.

“Ada satu kunci, mereka menyampaikan, kami diperlakukan setara oleh pemerintah sekarang. Jadi antara atlet difabel dan atlet non difabel itu setara perlakuannya, difasilitasi sama dengan yang non difabel atau perlakuan atlet olimpik dengan paralimpik sama,” ujar Menpora Amali.

Disamping itu, antara atlet difabel dengan atlet non difabel juga mendapatkan penghargaan dan apresiasi yang sama usai menorehkan prestasi. Bahkan lanjut Menpora, kemarin dirinya telah mengambil sumpah atlet difabel dan non difabel yang berprestasi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Kemenpora. 

“Jadi ini hal yang membuat mereka bersemangat bahwa prestasi kami ini dihargai oleh negara, prestasi kami ini juga membanggakan negara. Sehingga kami tidak merasa diperlakukan diskriminasi, tidak ada perlakuan berbeda dengan atlet-atlet non difabel. Itu kira-kira motivasi mereka sehingga dari target 104 medali emas, kita menghasilkan 175 medali emas,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, Menpora Amali membeberkan bahwa kedepan Indonesia akan menghadapi Paralimpiade Paris 2024, diharapkan peringkat Indonesia di Paralimpiade saat ini yang berada di posisi 34 bisa naik lagi. Untuk mendukung hal itu, Presiden Joko Widodo akan membangun training camp di Karanganyar, Jawa Tengah.

“Fasilitasi yang diberikan bahwa Presiden sudah meminta saya untuk membangunkan training camp untuk atlet disabilitas di Karanganyar di dekat Solo,” pungkasnya.(ded)

Wamenpora RI Taufik Hidayat, menghadiri Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/10). (foto:omen/kemenpora.go.id)
Rabu, 21 Oktober 2026

Wamenpora Taufik Hadiri Sidang Kabinet Paripurna Dua Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Wamenpora RI), Taufik Hidayat, menghadiri Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/10).

Menpora Erick Thohir yang menyaksikan dan meberikan dukungan langsung, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perjuangan para atlet Bocia di Asian Games 2026.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Rabu, 21 Oktober 2026

Tiga Emas Boccia Bawa Indonesia Lampaui Target Asian Para Games 2026, Menpora Erick: Alhamdulillah Delapan Emas dan Perjuangan Terus Berlanjut

Kontingen Indonesia berhasil melampaui target tujuh medali emas pada ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Kepastian tersebut diperoleh setelah cabang olahraga boccia sukses mempersembahkan tiga medali emas sekaligus melalui Gischa Zayana, Handayani, dan Felix Ardi Yudha, dalam pertandingan final yang berlangsung pada hari yang sama di Nagoya General Gymnasium, Nagoya, Jepang, Rabu (21/10).

atlet para atletik Indonesia, Karisma Evi Tiarani, meraih medali emas kelima bagi kontingen Merah Putih pada ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Rabu (21/10) pagi.(foto: agung/ NPC Indonesia)
Rabu, 21 Oktober 2026

Saksikan Langsung Karisma Evi Raih Emas Kelima Asian Para Games 2026, Menpora Erick Optimistis Indonesia Penuhi Target

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyaksikan langsung keberhasilan atlet para atletik Indonesia, Karisma Evi Tiarani, meraih medali emas kelima bagi kontingen Merah Putih pada ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Rabu (21/10) pagi.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.istimewa)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026