Diatur dalam DBON, Menpora Amali Sebut Industri Olahraga Bisa Menjadi Penunjang Prestasi

Kamis, 21 Juli 2022
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengatakan bahwa industri olahraga merupakan salah satu yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 Tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Menurutnya, kemajuan
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengatakan bahwa industri olahraga merupakan salah satu yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 Tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Menurutnya, kemajuan

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengatakan bahwa industri olahraga merupakan salah satu yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 Tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Menurutnya, kemajuan industri olahraga dapat menunjang prestasi. 

“Artinya industri juga bisa menjadi penunjang prestasi olahraga. Seperti yang saya sering sampaikan bahwa Desain Besar Olahraga Nasional ini mencakup hulu adalah kebugaran dan hilirnya dalam prestasi. Tidak mungkin kita mengerjakan hilirnya saja tanpa hulunya (diperbaiki),” ujar Menpora Amali saat menjadi narasumber dalam acara Focus Group Discussion Staf Khusus Wakil Presiden dengan Tema: "Dorong Kemandirian Olahraga melalui Industri sebagai Implementasi dari Desain Besar Olahraga Nasional" secara virtual, Kamis (21/7).

Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo pada peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-37 yang meminta Kemenpora salah satunya memanfaatkan peluang pengembangan industri olahraga dan pariwisata olahraga sebagai pendongkrak ekonomi nasional.

“Banyak item yang diarahkan oleh Pak Presiden salah satunya adalah bagaimana kita mendorong industri olahraga kita dan sekaligus parawisata olahraga kita,” jelasnya.

Menpora Amali memaparkan bahwa industri olaharaga di Indonesia belum optimal. Hal ini diakibatkan oleh sejumlah hal antara lain karena industry olahraga belum dioptimalkan mendukung kegiatan olahraga nasional. Menpora Amali mencontohkan, untuk industri jasa olahraga, meskipun di Indonesia banyak event organizer (EO) besar. Namun mereka tetap membutuhkan tenaga asing dalam penyelenggaraan kegiatan-kegiatan besar seperti Asian Games, Asian Para Games maupun PON beberapa waktu lalu.  

“Artinya kita belum bisa mandiri. Walaupun banyak EO besar untuk industri jasa olahraga ini, tapi tetap masih membutuhkan dukungan dari tenaga-tenaga asing,” ujarnya.

Begitupun untuk industri barang-barang olahraga, dari 250 perusahaan yang produksi barang-barang olahraga dalam negeri yang terdaftar di data Kemenpora. Namun hanya ada satu yang produknya memiliki standarisasi dari federasi internasional cabang olahraga terkait.

Disamping itu, permasalah lainnya yakni ada keterbatasan modal bagi pelaku industri olahraga dan juga belum optimalnya dukungan regulasi. “Industri olahraga ini masih belum menjadi perhatian utama. Karena kita belum menyadari betul bahwa industri olahraga ini juga bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi,” jelasnya. 

Selain itu, kurangnya ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) industri olahraga baik secara kualitas maupun kuantitas.

“Untuk mengatasi ini, kami sudah mendiskusikan dengan beberapa menteri di kabinet Indonesia Maju dan dengan beberapa rektor perguruan tinggi untuk mendorong khususnya di fakultas-fakultas olahraga mendorong pembukaan program studi baru yakni untuk manajemen olahraga yang lebih dijuruskan kepada industri olahraga,” ucapnya.
Permasalahan berikutnya yaitu dukungan dari kementerian dan lembaga, pemerintah daerah terhadap pengembangan industry olahraga.

“Makanya dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) ini ada keterlibatan kementerian lembaga di tingkat pusat dan pemerintah daerah terhadap pengembangan olahraga,” katanya.

Setelah melihat masalah industri olahraga tersebut, Kemenpora melakukan kebijakan dan strategi antara lain melakukan pembinaan dan pengembangan industri olahraga nasional serta optimalisasi penggunaan produk dalam negeri. 

“Sehingga industri olahraga nasional mampu berperan aktif, dalam pembinaan dan pemgembangan olahraga nasional serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Adapun strategi-strategi yang telah dirumuskan diantaranya, peratama, memperbanyak event organizer olahraga berbasis wisata olahraga, kedua pemanfaatan produk dalam negeri. Ketiga membangun dan memfasilitasi sentra-sentra usaha mikro kecil dan menengah industri olahraga. Keempat mendorong pemerintah daerah untuk membangun dan mengembangkan industri olahraga. Kelima menciptakan sumber daya manusia industri olahraga yang berkualitas. Keenam penerapan standarisasi produk industri olahraga. Ketujuh melakukan promosi produk industri olahraga. Selanjutnya, membangun kolaborasi lintas stakeholder. 

Menurut Menpora DBON ini puncaknya adalah 100 tahun Indonesia merdeka atau tepat tahun 2045. Dengan Visi utama yakni mewujudkan Indonesia bugar, berkarakter unggul, dan berprestasi dunia. 

“Sebab tidak mungkin kita akan mendapatkan talenta yang bagus di tengah-tengah masyarakat yang tidak bugar. Makanya saya sampaikan tadi hulunya adalah kebugaran hilirnya dalam prestasi,” tukasnya.

Sementara itu, untuk misi DBON, salah satunya yakni mengembangkan industri olahraga yang mendukung pembinaan dan pengembangan olahraga nasional serta berkontribusi kepada pertumbuhan ekonomi. 

“DBON diharapkan menjadi pedoman bagi pemerintah untuk melakukan pembangunan olahraga nasional secara efektif, efiesien, unggul, terukur, akuntabel, sistematis, dan berkelenjutan,” harapnya. (ded)

Voli pantai putra Tim Indonesia yang diperkuat Bintang Akbar dan Sofyan Rachman meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 03 Oktober 2026

Tim Voli Pantai Raih Medali Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Voli pantai putra Tim Indonesia yang diperkuat Bintang Akbar dan Sofyan Rachman meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Hasil ini sekaligus mengembalikan voli pantai Indonesia ke podium Asian Games setelah terakhir kali meraih medali pada edisi 2018 di Jakarta.

Tim sepak takraw putra Indonesia harus puas membawa pulang medali perak setelah kalah tipis 1-2 dari tuan rumah Jepang pada babak final nomor mens quadrant Asian Games 2026. (foto:Akbar/kemenpora.go.id)
Sabtu, 03 Oktober 2026

Saksikan Ketegangan Final Sepak Takraw, Wamenpora Taufik Tetap Bangga Kerja Keras Atlet Raih Perak Asian Games 2026

Tim sepak takraw putra Indonesia harus puas membawa pulang medali perak setelah kalah tipis 1-2 dari tuan rumah Jepang pada babak final nomor men’s quadrant Asian Games 2026 yang berlangsung di Nagoya City Mizuho Park Gymnasium, Jepang, Sabtu (3/10).

Di balik gemuruh sorak penonton Nagoya City Higashi Sports Center, Jumat (2/10), ada raut lelah dua srikandi padel Indonesia, Novela Putria dan Beatrice Gumulya.(foto:Gilang/kemenpora.go.id)
Jumat, 02 Oktober 2026

Kandas di Semifinal Padel Putri, Novela/Beatrice Ubah Frustasi Jadi Bahan Bakar Perunggu

Olahraga tak jarang menyuguhkan momen yang menguras emosi. Di balik gemuruh sorak penonton Nagoya City Higashi Sports Center, Jumat (2/10), ada raut lelah yang dibalut senyum ketabahan dari dua srikandi padel Indonesia, Novela Putria dan Beatrice Gumulya.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Saskia Mayesa, anak umur 4 tahun yang menginspirasi pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.(dok.Suci/Kemenpora)
Jumat, 11 September 2026

Kehilangan Orang Tua di Usia 2 Tahun, Semangat Belajar Saskia Tak Pernah Padam

Saskia Mayesa, 4 tahun, yang dengan penuh percaya diri mampu melafalkan Surat Al-Fatihah di hadapan para tamu undangan pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.

Menpora Erick Turun Langsung Dukung Tim Equestrian Indonesia di Asian Games 2026
Selasa, 22 September 2026

Menpora Erick Turun Langsung Dukung Tim Equestrian Indonesia di Asian Games 2026

Dukungan langsung Menpora Erick terhadap tim equestrian diharapkan mampu meningkatkan ketenangan mental dan fokus para atlet dalam menghadapi rangkaian uji ketangkasan, sekaligus menegaskan perhatian pemerintah terhadap seluruh cabang olahraga yang diikuti kontingen Indonesia di Asian Games 2026.

Menpora Erick Tonton Langsung Perjuangan Tim Renang Indonesia di Final Asian Games 2026
Selasa, 22 September 2026

Menpora Erick Tonton Langsung Perjuangan Tim Renang Indonesia di Final Asian Games 2026

Kehadiran langsung Menpora Erick pada final renang ini menegaskan dukungan berkelanjutan pemerintah terhadap cabang renang yang kembali menjadi salah satu andalan Indonesia di ajang olahraga multievent Asia.

Menpora Erick Dukung Langsung Tim Basket 3x3 Putri Indonesia Hadapi Singapura
Senin, 21 September 2026

Menpora Erick Dukung Langsung Tim Basket 3x3 Putri Indonesia Hadapi Singapura

Kehadiran langsung Menpora di lapangan menjadi bentuk dukungan pemerintah kepada atlet nasional sekaligus dorongan moral bagi tim Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop ISS 2026 Banner mobile ISS 2026