Persiapan APG 2022 Sudah Mulai Rampung, Menpora Amali Harap Even Olahraga Internasional di Indonesia Dongkrak Prestasi dan Ekonomi

Sabtu, 16 Juli 2022
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengungkapkan bahwa persiapan untuk penyelenggaraan ASEAN Para Games (APG) 2022 sudah mulai rampung. APG 2022 rencananya akan digelar di Solo dan sekitarnya pada 30 Juli-6 Agustus
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengungkapkan bahwa persiapan untuk penyelenggaraan ASEAN Para Games (APG) 2022 sudah mulai rampung. APG 2022 rencananya akan digelar di Solo dan sekitarnya pada 30 Juli-6 Agustus

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengungkapkan bahwa persiapan untuk penyelenggaraan ASEAN Para Games (APG) 2022 sudah mulai rampung. APG 2022 rencananya akan digelar di Solo dan sekitarnya pada 30 Juli-6 Agustus 2022.

Pernyataan ini disampaikan Menpora Amali saat melakukan wawancara secara live dengan MG Radio Network, Jumat (15/7).

Dalam acara yang dipandu Sandi Firdaus ini, Menpora Amali menjelaskan bahwa Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah APG 2022 setelah Vietnam selaku penyelenggara tidak siap. Dan mereka hanya mau menyelenggarakan SEA Games-nya saja. 

“Kita menjadi tuan rumah ini (APG), sebenarnya bukan kita. Karena harusnya tuan rumahnya itu Vietnam, kan kita tahu bahwa setiap penyelenggaraan SEA Games, sebulan kemudian diikuti oleh ASEAN Para Games. Tapi rupanya Vietnam hanya mau menyelenggarakan SEA Games-nya. Tapi dia nggak mau menyelenggarakan APG,” ujar Menpora Amali.

Kesempatan ini, tidak disia-siakan oleh Menpora Amali, setelah mendapat usulan dari Ketua NPC Indonesia Senny Marbun untuk menjadi tuan rumah, Menpora pun melapor kepada Presiden Joko Widodo. Dan, presiden pun mendukung dan menyambut baik.

“Pak Presiden sampaikan ya sudah ambil ke tempat kita aja, ambil ke Indonesia. Jadi luar biasa Pak Jokowi arahannya kepada saya kalau ada kesempatan, kita menjadi tuan rumah multi event maupun single event internasioanal, kita yang ambil,” katanya.

Setelah diputuskan Indonesia jadi tuan rumah, maka oleh federasi olahraga Asia Tenggara yang mengurus APG menujuk Kota Surakarta atau Solo dan sekitarnya sebagai lokasi penyelenggaraan. Adapun alasannya karena 2011 Solo pernah menjadi tempat penyelenggaraan ajang yang sama dan venue-venuenya masih ada. 

“Jadi kalau soal infrastruktur kita enggak kesulitan dan enggak ada yang harus dibuat lagi atau direnovasi mayor (besar). Kalau ada renovasi ya renovasi minor saja, ya paling pengecatan dan lain-lain. Dan bahkan sekarang sudah nambah fasilitas venue di Solo dan sekitarnya,” jelasnya. 

Menurut Menpora Amali memastikan dengan pengalaman dan sudah terbiasanya Indonesia menyelenggarakan event internasional, maka ketersediaan infrastruktur tidak begitu kesulitan khusunya di Solo.

“Jadi infrastruktur, SDM, kita sudah oke, apalagi sekarang kan penyelenggaraannya langsung saya komandan. Ketua penyelenggaranya itu saya. Kemudian untuk penanggungjawab prestasinya itu Ketua NPC dan pelaksana di lapangan itu Walikota Surakarta,” jelasnya.

Terkait koordinasi, Menpora Amali memastikan semua kementerian terkait di tingkat pusat, pemerintah provinis Jawa Tengah dan Wali Kota tempat penyelenggaraan sudah memiliki tugas masing-masing. Misalnya Kemnterian Perhubungan menyiapkan transportasi yang ramah disabilitas untuk para atlet, Kemnterian PU mengurus perbaikan venue dan lainnya.

“Semua sudah oke, dalam posisi ya kita siap. Karena ini bukan pekerjaan yang pertama dan baru buat kita. Kita mengurusi multi event maupun single event seperti ini khususnya di level Asia Tenggara bahkan Asia sudah berkali-kali,” ujarnya 

Bahkan, lanjutnya, untuk tahun depan akan menjadi tuan FIFA World Cup U-20, FIBA World Cup 2023, dan World Beach Games 2023. Menurutnya, Indonesia menjadi tuan rumah ini tidak dari kepercayaan federasi internasional terhadap Indonesia dan dianggap mampu melaksanakannya.

Dengan sudah dimulai lagi kegiatan olahraga, Menpora Amali berharap ini menjadi momentum pengembalian lagi semangat untuk melakukan kegiatan olahraga dan berdampak secara ekonomi setelah adanya pandemi.

“Dengan kepercayaan dunia kepada kita untuk menjadi host dari berbagai kegiatan itu. Tentu ini dampak ekonominya juga luar biasa, akan mendongkrak pariwisata kita dan banyak yang datang,” harapnya.

Disamping mendongkrak ekonomi, diharapkan event-event internasional ini juga akan berdampak terhadap prestasi olahraga di Indonesia. 

“Tentu ini menjadi kesempatan buat kita buat olahraga kita untuk bisa berkembang dari sisi prestasi. Jadi itu yang menjadi keuntungan buat kita menjadi host, menjadi tuan rumah. Sehingga masyarakat harus bisa menyambut baik dan memanfaatkan itu untuk kita semua,” harapnya. (ded)

SEA Games 2025 Thailand menjadi perpisahan manis atlet wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo. (foto:instagram/edgarmarvelo)
Jumat, 02 Januari 2026

Makna Emas SEA Games 2025 Bagi Edgar Xavier, Perpisahan Manis dan Spesial Untuk Calon Buah Hati

SEA Games 2025 Thailand menjadi perpisahan manis atlet wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo. Medali emas berhasil dipersembahkan Edgar di penampilan terakhirnya di ajang olahraga multievent Asia Tenggara tersebut.

Kata gemilang layak disematkan pada atlet triathlon Indonesia, Martina Ayu Pratiwi.(foto:instagram/Martina)
Jumat, 02 Januari 2026

Jadi Peraih Medali Terbanyak SEA Games 2025, Martina Ayu Pratiwi Tetap Rendah Hati dan Terus Belajar

Kata gemilang layak disematkan pada atlet triathlon Indonesia, Martina Ayu Pratiwi. Bagaimana tidak, dalam debut SEA Games-nya di Thailand edisi 2025, perempuan asal Gresik ini sukses menorehkan sejarah sebagai atlet Indonesia yang meraih medali terbanyak.

Debut di ajang SEA Games biasanya menjadi ujian berat bagi seorang atlet. Namun bagi Leica Al Humaira Lubis, debut justru menjadi arena pembuktian. (foto:Instagram/leicalubis)
Jumat, 02 Januari 2026

Debut Manis Karateka Leica Lubis: Menang Melawan Tekanan, Pulang dengan Emas SEA Games

Debut di ajang SEA Games biasanya menjadi ujian berat bagi seorang atlet. Namun bagi Leica Al Humaira Lubis, debut justru menjadi arena pembuktian. Tampil untuk pertama kalinya saat SEA Games 2025 Thailand, dia langsung membawa pulang medali emas.

Di tengah riuhnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), sosok perempuan lansia tampak mencuri perhatian. Dia adalah Nelly Rohati, wanita berusia 73 tahun asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. (foto:jefris/keme
Kamis, 31 Juli 2025

Usia Senja Tak Halangi Semangat Nelly Rohati Berkompetisi di Fornas VIII NTB

Di tengah riuhnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), sosok perempuan lansia tampak mencuri perhatian. Dia adalah Nelly Rohati, wanita berusia 73 tahun asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Prestasi membanggakan kembali diraih petenis meja Rina Sintya dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DKI Jakarta. Peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara ini menjadi yang terbaik dalam Seleksi Nasional (Sel
Kamis, 29 Mei 2025

Jadi Tunggal Putri Terbaik Seleknas Tenis Meja, Rina Sintya Siap Berprestasi di Tingkat Internasional

Prestasi membanggakan kembali diraih petenis meja Rina Sintya dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) DKI Jakarta. Peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara ini menjadi yang terbaik dalam Seleksi Nasional (Seleknas) Tenis Meja Piala Menpora 2025.

Sempat vakum lama, mantan atlet anggar putri asal Aceh Cut Intan Nabila siap kembali berlaga di arena. Hal tersebut disampaikan perempuan 24 tahun itu seusai menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Graha Kemenpora, Jala
Rabu, 28 Mei 2025

Kembali ke Dunia Anggar, Cut Intan Nabila Promosikan Asian Fencing Championships 2025

Sempat vakum lama, mantan atlet anggar putri asal Aceh Cut Intan Nabila siap kembali berlaga di arena. Hal tersebut disampaikan perempuan 24 tahun itu seusai menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Graha Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, Senayan, Rabu (28/5) siang.

Perjalanan pecatur muda Shafira Devi Herfesa untuk menembus Piala Dunia Catur FIDE Women’s World Cup 2025 sangat luar biasa. Dikenalkan ayahnya olahraga catur sejak umur 3 tahun membuatnya berhasil menjadi salah satu atlet catur berpotensi dan membanggaka
Sabtu, 10 Mei 2025

Bermain Catur Sejak Umur 3 Tahun, Shafira Devi Herfesa Akhirnya Sukses Lolos ke Piala Dunia Catur 2025

Perjalanan pecatur muda Shafira Devi Herfesa untuk menembus Piala Dunia Catur FIDE Women’s World Cup 2025 sangat luar biasa. Dikenalkan ayahnya olahraga catur sejak umur 3 tahun membuatnya berhasil menjadi salah satu atlet catur berpotensi dan membanggakan Indonesia.

Wamenpora Taufik Buka Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit Nasional
Senin, 22 September 2025

Wamenpora Taufik Buka Bimbingan Teknis Fasilitasi Olahragawan Elit Nasional

Kemenpora memperkuat tata kelola olahraga nasional, salah satunya terkait tertib administrasi.

Menpora Erick Rapat Bersama NOC, Bahas Persiapan Indonesia di Multievent Dunia
Senin, 22 September 2025

Menpora Erick Rapat Bersama NOC, Bahas Persiapan Indonesia di Multievent Dunia

Menpora Erick Thohir bertemu Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari. Pertemuan ini membahas tentang persiapan Indonesia di multievent dunia.

Menpora Erick Thohir Saksikan Timnas Indonesia vs Belanda di Ajang Futsal Four Nation Cup 2025
Sabtu, 20 September 2025

Menpora Erick Thohir Saksikan Timnas Indonesia vs Belanda di Ajang Futsal Four Nation Cup 2025

Menpora Erick Thohir menyaksikan pertandingan Timnas Futsal Indonesia kontra Belanda dalam laga lanjutan Four Nation Cup 2025.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile