Bangga Pilih Indonesia, Perenang Muda Masniari Wolf Ingin Berprestasi di Olimpiade Paris 2024 dan Olimpiade Los Angeles 2028

Namanya Masniari Wolf, usianya baru 16 tahun. Ia menjadi salah satu debutan di kejuaraan internasional saat tampil di SEA Games 2021 di Hanoi, Vietnam. Meski masuk sebagai anggota cadangan di tim nasional renang putri Indonesia, Masniari meraih medali emas dengan waktu tercepat yakni 29,21 detik dengan nomor 50 meter gaya punggung putri.
Senin, 04 Juli 2022
Namanya Masniari Wolf, usianya baru 16 tahun. Ia menjadi salah satu debutan di kejuaraan internasional saat tampil di SEA Games 2021 di Hanoi, Vietnam. Meski masuk sebagai anggota cadangan di tim nasional renang putri Indonesia, Masniari  meraih medali em

Jakarta: Namanya Masniari Wolf, usianya baru 16 tahun. Ia menjadi salah satu debutan di kejuaraan internasional saat tampil di SEA Games 2021 di Hanoi, Vietnam. Meski masuk sebagai anggota cadangan di tim nasional renang putri Indonesia, Masniari  meraih medali emas dengan waktu tercepat yakni 29,21 detik dengan nomor 50 meter gaya punggung putri. 

Setelah meraih medali emas SEA Games 2021, Masniari Wolf menjadi harapan bagi prestasi Indonesia di cabang olahraga renang. Kini, Masniari Wolf menjadi contoh tim renang Indonesia untuk lolos ke Olimpiade Paris 2024 dan Olimpiade Los Angeles 2028. Namun, ia mengaku tidak mau terbebani dengan hal tersebut.

"Aku coba tidak memikirkan hal itu terlalu banyak. Ada banyak orang di tim yang mendukung. Beban itu tidak hanya ada padaku," kata Masniari Wolf dalam perbincangan bertajuk Sharing Session dengan Masniari Wolf melalui virtual, Selasa (21/6) lalu.

Punya darah Indonesia menjadi alasan mengapa Masniari Wolf mau membela Merah Putih. Atlet yang akrab disapa Masi itu mengatakan, ia memiliki banyak keluarga di Indonesia dan bangga bisa mengibarkan Merah Putih.

"Alasan aku gabung Indonesia karena mama aku dari Indonesia. Aku punya opsi memilih (membela) Jerman, tetapi aku pilih Indonesia karena banyak keluarga di sana. Aku bangga mewakili Indonesia," kata Masniari.

Masniari lahir dan besar di Jerman. Dia juga bersekolah dan berlatih renang di Jerman. Tapi remaja berambut ikal bersedia ikut seleksi pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Jakarta dan kemudian terpilih memperkuat tim negeri asal ibunya, Indonesia, pada turnamen perdananya, SEA Games 2021.

Sejak masih kecil telah, dia telah memiliki cita-cita untuk mengukir prestasi pada cabang olahraga renang di tingkat internasional. Dia pun memilih untuk menekuni olahraga ini.

Segala usaha yang dilakukan dengan  sungguh-sungguh menghasilkan sesuatu yang manis. Pada tahun 2019 lalu dalam ajang Sueddeutsche Jahrgangsmeister, Masniari Wolf sukses menjadi juara pada nomor 50 meter dan 100 meter gaya punggung putri.

Prestasi Masniari Wolf dalam SEA Games 2021 memiliki daya tarik tersendiri. Dia berhasil meraih medali emas setelah Indonesia menanti selama 11 tahun lamanya.

Tercatat bahwa Indonesia terakhir kali memperoleh medali emas dalam cabang olahraga renang putri di ajang yang sama pada tahun 2011 silam lewat Yessy Yosaputra. (rep)

Bagikan:
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengapresiasi langkah cepat Menpora terkait kasus pelecehan seksual dan kekerasan fisik terhadap atlet. (foto:istimewa)
Senin, 02 Maret 2026

Apresiasi Langkah Cepat Menpora Erick, Kementerian PPPA Dorong Penguatan Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual di Lingkungan Olahraga

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mengapresiasi langkah cepat Menteri Pemuda dan Olahraga RI (Menpora) Erick Thohir dalam menyikapi kasus pelecehan seksual dan kekerasan fisik yang dialami atlet panjat tebing Indonesia.

Kemenpora RI bersama Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) terkait dugaan pelecehan seksual dan kekerasan kepada atlet mendapat dukungan KONI Pusat.(foto:dok/kemenpora.go.id)
Senin, 02 Maret 2026

KONI Pusat Dukung Menpora Erick Lindungi Atlet dan Dorong Sanksi Tegas Dalam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Cabor Panjat Tebing

Upaya pencarian fakta oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI bersama Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) terkait dugaan pelecehan seksual dan kekerasan kepada atlet yang dilakukan oknum pelatih berinisial HB mendapat dukungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)Pusat.

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyampaikan keprihatinan dan kecaman keras atas dugaan kekerasan seksual dan kekerasan fisik yang menimpa delapan atlet panjat tebing.(foto:dok/kemenpora.go.id)
Sabtu, 28 Februari 2026

Apresiasi Respon Cepat Menpora Erick, Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian Desak Hukuman Maksimal Bagi Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Atlet

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyampaikan keprihatinan dan kecaman keras atas dugaan kekerasan seksual dan kekerasan fisik yang menimpa delapan atlet panjat tebing.

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto: Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Januari 2026

Alvin Nomleni Pemuda NTT Bangga Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni menyampaikan rasa bangganya usai sukses menyabet medali emas dan mempersembahkannya untuk Merah Putih pada laga ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Senin, 19 Januari 2026

Atlet Dayung Perahu Naga Mariyati Ingin Daftar Haji dan Umrahkan Orang Tua dengan Bonus SEA Games 2025

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025. Bersama timnya, perempuan asal Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) itu ikut membawa Indonesia keluar sebagai juara umum dalam nomor cabang olahraga (cabor) ini.

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah di SEA Games 2025 Thailand.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Januari 2026

Ardana Cikal, Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Gunakan Bonus Untuk Investasi dan Kembangkan Fasilitas Panjat di Bandung

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah atas capaian prestasinya di SEA Games 2025 Thailand lalu dengan meraih emas di nomor lead putra.

Menpora Erick Hadiri Kejuraan Asian Cadet and Junior Fencing 2026
Jumat, 27 Februari 2026

Menpora Erick Hadiri Kejuraan Asian Cadet and Junior Fencing 2026

Menpora Erick Thohir hadiri Asian Cadet and Junior Fencing Championship 2026 di JICC, Jumat (27/2/2026).

Silaturahmi dengan Media, Menpora Erick Sampaikan Program Besar Kemenpora
Selasa, 24 Februari 2026

Silaturahmi dengan Media, Menpora Erick Sampaikan Program Besar Kemenpora

Menpora Erick Thohir melakukan silaturahmi dengan media, Selasa (24/2) malam.

Menpora Erick Bertemu dengan Dubes Indonesia untuk Malaysia, Bahas SEA Games 2027
Jumat, 20 Februari 2026

Menpora Erick Bertemu dengan Dubes Indonesia untuk Malaysia, Bahas SEA Games 2027

Menpora Erick Thohir bertemu Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Malaysia Raden Dato' Mohammad Iman Hascarya Kusumo

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile