Doa dan Pesan Inspiratif Greysia Polii Untuk Generasi Penerus Bulu Tangkis

Greysia Polii sudah memutuskan untuk gantung raket sebagai pebulu tangkis pada usia 34 tahun. Peraih emas Olimpiade Tokyo ini berharap generasi penerusnya bisa mencatatkan prestasi yang lebih besar lagi.
Senin, 20 Juni 2022
Greysia Polii sudah memutuskan untuk gantung raket sebagai pebulu tangkis pada usia 34 tahun. Peraih emas Olimpiade Tokyo ini berharap generasi penerusnya bisa mencatatkan prestasi yang lebih besar lagi.(foto:muchlis/kemenpora.go.id)

Jakarta: Greysia Polii sudah memutuskan untuk gantung raket sebagai pebulu tangkis pada usia 34 tahun. Peraih emas Olimpiade Tokyo ini berharap generasi penerusnya bisa mencatatkan prestasi yang lebih besar lagi. 

Pengumuman pensiun tersebut disampaikan Greysia saat acara Testimonial Day di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (12/6) lalu. Dia memberikan pesan inspiratif dalam kesempatan tersebut.

“Saya berdoa buat generasi baru ini akan mencatat banyak kemenangan serta prestasi yang lebih besar lagi bagi bangsa Indonesia,” kata Greysia.

Dalam momen ini, Greysia membagikan sebuah kutipan yang bertujuan untuk dikenang sekaligus menjadi motivasi. Dia menyebut karakter menjadi bagian penting dalam meraih prestasi.

“Bakat dan talenta bisa membawa kita ke puncak tetapi karakter yang akan mempertahankan itu,” ujar Gresysia.

“Karena kemenangan Indonesia, karena kemenangan kita, adalah kemenangan bangsa Indonesia,” sambungnya. 

Greysia tampak bahagia dalam acara itu. Senyum lebar di wajahnya bertahan cukup lama. Namun suasana itu berubah saat video perjalanan kariernya diputar di layar lebar. 

Dia sulit mengendalikan air matanya yang jatuh. Orang-orang terdekat Greysia berusaha menenangkan dan memeluk. 

Suasana ini kemudian berubah saat Greysia memainkan laga eksibisi bersama pebulu tangkis lainnya. Dia sangat menikmati pertandingan itu.

Di beberapa momen, Greysia unjuk gigi dan menunjukkan kemampuannya. Melompat dan melakukan smes keras. Jelas penampilannya itu menghibur penonton yang memadati Istora. 

Greysia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan selama ini. Dia sangat bersyukur atas segala yang dicapainya.

“Perjalanan yang panjang untuk mencapai semua apa yang dicita-citakan dari kecil. Itu tak lepas dari dukungan masyarakat Indonesia, keluarga dan dukungan dari teman-teman yang ada disini. Saya benar-benar berterima kasih dan mengucap syukur,” tambahnya.

Tangis Greysia akhirnya benar-benar pecah saat melakukan victory lap. Dia membawa bendera Indonesia, berkeliling, dan melambaikan tangan kepada penggemarnya. 

Sejak bergabung di tim nasional bulu tangkis, Greysia kerap berganti pasangan tanding. Mulai dari Heni Budiman, Jo Novita, Meiliana Jauhari, Nitya Krishinda Maheswari, hingga Apriyani Rahayu.

Kendati banyak berganti pasangan saat bertanding, tetapi Greysia tetap mampu tampil solid saat bersama tandemnya dengan dibuktikan oleh sederet pretasi yang didapat. (jef)

Bagikan:
Kemenpora RI bersama 20FIT Event resmi mengumumkan penyelenggaraan Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 x Jakarta Hybrid Race di Media Center Kemenpora RI, Jakarta, Kamis (20/8) siang.(foto:Herry/kemenpora.go.id)
Kamis, 20 Agustus 2026

Kemenpora Resmikan Indonesia Sports Summit 2026 x Jakarta Hybrid Race, Dorong Hybrid Fitness Jadi Fondasi Baru Industri Olahraga Nasional

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) bersama 20FIT Event resmi mengumumkan penyelenggaraan Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 x Jakarta Hybrid Race dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Kemenpora RI, Jakarta, Kamis (20/8) siang.

Peserta Jambore Nasional XII Tahun 2026 mengikuti kegiatan wisata edukasi di Kemenpora RI, Jakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Jamnas XII yang berlangsung di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Pramuka. (foto: Bagus/Kemenpora)
Kamis, 20 Agustus 2026

Jamnas XII 2026, Pramuka Indonesia Ikuti Wisata Edukasi di Kemenpora

Peserta Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 mengikuti kegiatan wisata edukasi di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta, pada 18–20 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Jamnas XII yang berlangsung di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Pramuka, Cibubur, Jakarta Timur.

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. (foto: dok/Kemenpora)
Kamis, 20 Agustus 2026

Tren Lari ke Peluang Industri, ISS 2026 Hadirkan Sport Industry Expo

Lari kini tidak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran saja. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini semakin lekat dengan keseharian masyarakat. Pagi atau sore hari, ruang-ruang publik ramai dipenuhi orang yang berlari, baik sendiri maupun bersama komunitas.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81