Raker dengan Komisi X DPR, Menpora Amali Paparkan Agenda Utama dan Program Prioritas Kemenpora 2023

Kamis, 02 Juni 2022
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali melakukan rapat kerja dengan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di ruang Komisi X, Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (2/
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali melakukan rapat kerja dengan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di ruang Komisi X, Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (2/

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali melakukan rapat kerja dengan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di ruang Komisi X, Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (2/6). 

Raker yang dipimpin Wakil Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian dan didampingi pimpinan komisi X lainnya ini membahas terkait Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/ Lembaga (RKA K/L) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Tahun 2023. 

"Agenda kita hari ini tunggal, kita akan membicarakan pendahuluan dari RKA/KL dan RKP Kemenpora untuk tahun anggaran 2023," kata Hetifah saat membuka Raker ini. 

Dalam kesempatan ini, Hetifah mewakili Komisi X DPR, sempat menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian prestasi olahraga Indonesia di kancah internasional diantaranya diantaranya Olimpiade 2020, Paralimpiade 2020, dan terakhir SEA Games 2021 Vietnam. 

"Meskipun kita mengirim atlet dengan jumlah setengah dari tahun lalu, tetapi peringkat Indonesia justru meningkat, Indonesia (di SEA Games) kini menempati peringkat 3 di Asia Tenggara," katanya. 

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali memaparkan sejumlah agenda utama dan program prioritas Kemenpora untuk tahun 2023. 

Menpora Amali mengatakan, program prioritas Kemenpora tahun 2023 tetap mengacu pada lima program prioritas periode 2020-2024 yang dicanangkan sejak dirinya memimpin kementerian antara lain pertama perbaikan tata kelola kelembagaan, kompetisi ASN, penyederhanaan regulasi, penyesuaian birokrasi dan peningkatan kecepatan pelayanan publik. 

Kedua, pelayanan pemuda menjadi kreatif, inovatif, mandiri, dan berdaya saing serta menumbuhkan semangat kewirausahaan. Ketiga, penguatan ideologi Pancasila dan karakter serta budaya bangsa di kalangan Pemuda. 

Keempat, permasalahan dan pemasyarakatan olahraga yang menimbulkan kegemaran untuk hidup lebih sehat dan bugar di kalangan masyarakat. "Kelima, pembinaan usia dini dan Peningkatan prestasi atlet yang terencana dan berkesinambungan," paparnya. 

Sementara itu, ada pula sejumlah isu strategis diantaranya pertama, peningkatan kualitas pemuda, ini termasuk peningkatan capaian Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) yang ditargetkan 56,65 tahun 2023. 

Kedua, pencegahan perilaku beresiko pemuda, perilaku tersebut diantaranya penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif, seks berisiko, dan lainnya. 

Ketiga tindak lanjut Penguatan Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggaraan pelayanan (KSLSPP) Kepemudaan. "Ini sebagai implementasi Perpres 43/2022 tentang KSLSPP Kepemudaan melalui penguatan koordinasi strategis lintas sektor pelayanan kepemudaan baik di pusat maupun daerah," katanya. 

Untuk isu strategis bidang keolahragaan, antara lain, pertama Implementasi Peta Jalan Turunan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) tahap I 2022-2024 terkait olahraga prestasi dan Olahraga Pendidikan. 

Kedua, Implementasi Peta Jalan Turunan DBON tahap 1 terkait lingkup olahraga prestasi, ketiga Penguatan Data di bidang olahraga berbasis IT yang terintegrasi antara pusat dan daerah serta antar pemangku kepentingan. Keempat, pelaksanaan kajian mendukung penyusunan turunan DBON di setiap daerah. 

Kelima, penyelenggaraan dan keikutsertaan di event olahraga nasional dan internasional diantaranya, untuk nasional persiapan penyelenggaraan pon Aceh -Sumut tahun 2024. 

"Untuk internasional, menjadi tuan rumah penyelenggaraan FIFA World Cup U-20 dan FIBA World Cup 2023 di Indonesia. Tuan rumah penyelenggaraan World Beach Games di Likupang 2023, dan keikutsertaan di SEA Games dan Asean Para Games 2023," paparnya. 

Sementara itu, terkait anggaran berdasarkan surat bersama dari Kementerian Keuangan dan Menteri PPN/Bapenas pagu indikatif Kemenpora pada RAPBN tahun 2023 sebesar Rp.1.665.093.157.000. 

Anggaran ini terbagi untuk unit utama atau eselon yakni Sekretariat sebesar Rp.299.284.038.00 (17'97 %), Deputi Pemberdayaan Pemuda sebesar Rp. 57.000.000.000 (3,42 %), Deputi Bidang Pengembangan Pemuda sebesar Rp. 114.238.000.00 (6,86 %), dan Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga sebesar Rp. 180.502.632.000 (10,84 %) serta untuk Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga sebesar Rp. 1.014.068.487.000 (60.90 %). 

Kemenpora juga menyampaikan usulan penambahan anggaran tahun 2023 karena terdapat kebutuhan yang belum terdanai untuk kegiatan prioritas tahun 2023 sebesar Rp.3.041.450.000.000.

Anggaran ini terbagi untuk indikasi kebutuhan antara lain penyelenggaraan FIFA World Cup U-20, penyelenggaraan FIBA World Cup 2023, penyelenggaraan World Beach Games, pendanaan 10 titik Sentra Pelatnasda (DBON), pendanaan keikutsertaan dalam single event dan multi event olahraga internasional, Pemusatan Latihan (Pelatnas) atlet unggulan, serta bonus dan penghargaan bagi atlet berprestasi. 

Menpora Amali pun menyampaikan ucapan terima kepada Komisi X DPR atas dukungannya. "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pimpinan dan anggota Komisi X DPR RI yang telah memberikan perhatian besar terhadap Kementerian Pemuda dan Olahraga," katanya.(ded)

Kemenpora RI terus mendorong terwujudnya ekosistem olahraga yang inklusif. Salah satunya melalui program Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas "Berdaya" yang digelar di Kota Kediri (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Partisipasi Olahraga Disabilitas Perlu Ditingkatkan, Kemenpora Perkuat Penggerak di Daerah

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus mendorong terwujudnya ekosistem olahraga yang inklusif. Salah satunya melalui program Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas "Berdaya" yang digelar di Kota Kediri

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Menpora RI Erick Thohir mendukung konsep Sportainment yang memadukan olahraga dan hiburan seperti yang digelar dalam Festival Mbois 11 di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu (23/8). (foto: Fajar/kemenpora.go.id)
Senin, 24 Agustus 2026

Apresiasi Festival Mbois 11, Menpora Erick: Olahraga Jadi Investasi Kesehatan dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir mendukung konsep Sportainment yang memadukan olahraga dan hiburan seperti yang digelar dalam Festival Mbois 11 di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu (23/8).

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Kemenpora Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Keberagaman dan Penghargaan
Senin, 24 Agustus 2026

Kemenpora Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Keberagaman dan Penghargaan

Peringatan HUT ke-81 RI di Kemenpora menjadi momentum untuk merayakan kemerdekaan sekaligus meneguhkan nilai keberagaman, persatuan, dan apresiasi atas pengabdian sebagai bagian dari semangat membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Kemenpora Perkuat Pembinaan Olahraga Disabilitas di Cilacap
Senin, 17 Agustus 2026

Kemenpora Perkuat Pembinaan Olahraga Disabilitas di Cilacap

ToT di Cilacap menjadi bagian dari langkah Kemenpora membangun olahraga inklusif dari daerah dengan memperkuat kapasitas para penggerak agar mampu membuka lebih banyak ruang bagi penyandang disabilitas untuk berolahraga dan berprestasi.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81