Menpora Amali Harap SEA Games 2021 Vietnam Jadi Titik Awal Perubahan Paradigma Baru Olahraga Indonesia

Senin, 09 Mei 2022
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali berharap SEA Games 2021 Vietnam menjadi titik awal perubahan paradigma baru terhadap olahraga Indonesia. Hal itu disampaikan Menpora Amali saat Live Interview Program CNN News Cast
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali berharap SEA Games 2021 Vietnam menjadi titik awal perubahan paradigma baru terhadap olahraga Indonesia. Hal itu disampaikan Menpora Amali saat Live Interview Program CNN News Cast

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali berharap SEA Games 2021 Vietnam menjadi titik awal perubahan paradigma baru terhadap olahraga Indonesia. Hal itu disampaikan Menpora Amali saat Live Interview Program CNN News Cast secara virtual dari Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (9/5) malam.  

SEA Games 2021 Vietnam ini adalah titik awal tentang paradigma baru pengiriman atlet ke multievent sebagaimana dalam DBON. Olimpiade menjadi targetnya. "Saat ini bagaimana kita memperbanyak atlet-atlet kita yang lolos kualifikasi di olimpiade dengan cabor unggulan yang olimpic number," harap Menpora Amali.

"Memang memulai hal yang baru membuat kita tidak nyaman tetapi saya yakin dengan ketidaknyamanan ini hasilnya akan kita petik beberapa tahun kedepan," pungkasnya.

Menpora Amali kembali mendorong dan berharap dengan tidak diberangkatkannya semua cabang olahraga ke multievent, dapat menjadi pemacu dan pemicu agar semua stakeholder semakin ketat membina cabang olahraganya. "Ini sekaligus menjadi pelajaran. Pelajaran untuk kita semua stakeholder olahraga nasional," kata Menpora Amali 

Dengan adanya Perpres 86 tahun 2021, Menpora Amali ingin para stakeholder olahraga nasional dapat menjadikan acuan agar membina olahraga menggunakan desain olahraga yang telah ditetapkan.

"Kita harus berubah cara membinanya dan memiliki target-target serta parameter agar membina cabang olahraga tidak bisa lagi dengan cara-cara hanya by accident seperti yang sebelumnya," jelasnya.

Menpora Amali kembali mengingatkan bahwa ke depan pengiriman atlet ke multievent akan melalui syarat-syarat yang ketat demi pencapaian prestasi level dunia.

"Yang saat ini masih agak ringan. Masih banyak berdasarkan dokumen, tetapi untuk SEA Games 2023 atau Asian Games itu akan ditambah lagi dengan pengukuran-pengukuran secara fisik dan semakin ketat," ujar Menpora Amali.

"Dengan semakin ketat cara pengukuran ini, saya berharap semua stakeholder dan para pembina di cabor semakin membuat standar-standar yang ketat bahwa atlet yang benar-benar berprestasi yang akan dikirim dan yang belum harus ditingkatkan kembali prestasinya," tambahnya.(ben)

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, mengatakan bahwa pemerintah selalu memberikan perhatian serius terhadap atlet-atlet disabilitas. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Selasa, 01 September 2026

Kemenpora Perkuat Kolaborasi dengan NPC Indonesia, Fokus Pembinaan Atlet Disabilitas Demi Prestasi Mendunia

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan terhadap pembinaan dan peningkatan prestasi atlet disabilitas Indonesia. Dukungan tersebut dilakukan melalui kerja sama dan koordinasi yang berkelanjutan dengan Komite Paralimpiade Nasional Indonesia (NPC Indonesia), baik dalam persiapan multi-event maupun keikutsertaan pada berbagai kejuaraan internasional.

Plt. Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Budi Ariyanto Muslim, menyampaikan mekanisme penyaluran pendanaan negara di Media Center Kemenpora, Jakarta. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Selasa, 01 September 2026

Kemenpora Tegaskan Komitmen Dukung Atlet Disabilitas, Tanggapi Aksi Galang Dana Atlet Tunarungu

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan memfasilitasi pembinaan atlet disabilitas di seluruh Indonesia. Pernyataan ini merespons narasi yang sempat viral terkait atlet tunarungu yang menggalang dana mandiri guna mengikuti kejuaraan internasional.

Ketum PSSI Erick Thohir menilai peningkatan kualitas penyelenggaraan liga sepak bola Indonesia semakin membaik dari tahun ke tahun. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Selasa, 01 September 2026

Beri Kontribusi pada Perekonomian, Ketum PSSI Nilai Kualitas Liga Sepak Bola Indonesia Meningkat

Ketum PSSI Erick Thohir menilai peningkatan kualitas penyelenggaraan liga sepak bola Indonesia semakin membaik dari tahun ke tahun. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Press Conference BRI Super League Musim 2026/2027 di SCTV Tower, Senayan City, Jakarta Pusat, Selasa (1/9) siang.

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. (foto: dok/Kemenpora)
Senin, 31 Agustus 2026

Berlari Membawa Pesan, Bangkit Saputra Sampaikan Suara untuk Indonesia di Merdeka Run 2026

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. Bangkit Saputra datang dengan misi lain: membawa pesan untuk Indonesia melalui setiap langkahnya.

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Hari Kedua Pengambilan Race Pack Merdeka Run Tetap Dipadati Peserta
Jumat, 28 Agustus 2026

Hari Kedua Pengambilan Race Pack Merdeka Run Tetap Dipadati Peserta

Pengambilan race pack pada hari kedua menunjukkan antusiasme peserta yang tetap tinggi menjelang pelaksanaan Merdeka Run 2026. Ramainya peserta menjadi tanda bahwa olahraga semakin mendapat tempat di tengah masyarakat sekaligus menjadi bagian dari semangat memperingati kemerdekaan melalui kegiatan yang sehat, aktif, dan penuh kebersamaan.

Pengambilan Race Pack Merdeka Run Hari Pertama Dipadati Peserta
Kamis, 27 Agustus 2026

Pengambilan Race Pack Merdeka Run Hari Pertama Dipadati Peserta

Tingginya antusiasme pada hari pertama pengambilan race pack menunjukkan bahwa Merdeka Run 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya mendorong masyarakat untuk aktif berolahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan menghidupkan semangat kemerdekaan melalui olahraga.

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81