Kemenpora RI Raih Kategori Baik dari Anugerah Meritokrasi KASN

Selasa, 07 Desember 2021
Bagikan:
 Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) mendapatkan kategori baik dari delapan aspek penilaian Meritokrasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kemenpora tahun 2021. Hal itu disampaikan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Keme
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) mendapatkan kategori baik dari delapan aspek penilaian Meritokrasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kemenpora tahun 2021. Hal itu disampaikan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Keme

Surabaya: Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) mendapatkan kategori baik dari delapan aspek penilaian Meritokrasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kemenpora tahun 2021. Hal itu disampaikan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Chandra Bhakti.

"Kemenpora mendapatkan total nilai 280 yang masuk dalam kategori baik dari 8 aspek penilaian Meritokrasi ASN tahun 2021," kata Chandra Bhakti.

Delapan penilaian itu berasal dari 8 aspek yakni, perencanaan (40), pengadaan (38), pengembangan karier (60), promosi dan mutasi (12,5), manajemen kinerja (72,5), pengkajian- penghargaan-disiplin (25), perlindungan dan pelayanan (14) serta sistem informasi (18). 

"Sebagai upaya mengawasi dan memastikan penerapan sistem Merit, KASN  (Komisi Aparatur Sipil Negara) menggelar Anugerah Meritokrasi," ujar Chandra Bhakti. 

Menurutnya, sejak tahun 2019 hingga akhir tahun 2020, KASN telah menilai penerapan sistem Merit terhadap 184 instansi pemerintah baik di pusat maupun di daerah. 

Mewujudkan meritokrasi berarti melaksanakan upaya sistemik untuk mewujudkan negara dan pemerintahan yang bebas korupsi. Meritokrasi dapat membantu mengontrol korupsi, suap dan praktek-praktik tidak etis yang lainnya dalam birokrasi.

"Sebanyak 57 instansi tercatat mendapatkan kategori ‘Baik’ dan 24 instansi memperoleh kategori ‘Sangat Baik’ dan Kemenpora menjadi salah satu instansi yang mendapatkan kategori baik," tutupnya.

Sebagai informasi, tahun 2014 Indonesia baru mulai menerapkan Meritokrasi. Meritokrasi di Indonesia merupakan bagian dari reformasi birokrasi. Reformasi birokrasi di Indonesia di awali dengan dua pendekatan. 
Pendekatan pertama adalah pendekatan kelembagaan yaitu menyelenggarakan fungsi baru dalam Kementerian PAN yang disebut sebagai urusan reformasi birokrasi. 

Meskipun beberapa pihak mengatakan bahwa menambahkan ‘reformasi birokrasi’ setelah ‘pendayagunaan aparatur negara’ merupakan hal yang tumpang tindih karena fungsi Pemberdayaan Aparatur Negara termasuk didalamnya adalah melakukan reformasi birokrasi, namun secara psikologis hal ini diperlukan di Indonesia untuk menunjukkan fungsi baru sebuah lembaga. 

Selain pendekatan kelembagaan, Indonesia juga menyelenggarakan reformasi birokrasi dengan melalui pendekatan legal formal yaitu pembentukan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) No. 5 Tahun 2014.(ben)

Menpora RI Erick Thohir mewakili Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Buperta Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (14/8) sore. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 14 Agustus 2026

Sampaikan Pesan Presiden di Hari Pramuka ke-65, Menpora Erick Tekankan Peran Pilar Pramuka Bentuk Karakter Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, mewakili Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri sekaligus membacakan amanat Presiden pada Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 sekaligus Jambore Nasional ke XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (14/8) sore.

Presiden Prabowo Subianto menilai pembangunan manusia menjadi salah satu perhatian penting pemerintah dalam upaya menyiapkan generasi muda Indonesia yang sehat, cerdas, dan mampu berprestasi. (dok. Istimewa)
Jumat, 14 Agustus 2026

Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Aspek Kepemudaan dan Keolahragaan Jadi Bagian Penting Pembangunan Generasi Muda Bangsa

Presiden Prabowo Subianto menilai pembangunan manusia menjadi salah satu perhatian penting pemerintah dalam upaya menyiapkan generasi muda Indonesia yang sehat, cerdas, dan mampu berprestasi.

Bulan Agustus ini, suasana di lingkungan kantor Kemenpora terlihat lebih meriah, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. (foto: dok/Kemenpora)
Kamis, 13 Agustus 2026

Serunya Agustusan di Kemenpora, dari Ajang Adu Ketangkasan untuk Pererat Silaturahmi

Bulan Agustus ini, suasana di lingkungan kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terlihat lebih meriah, nampak Gedung Graha Pemuda dihiasi dan dipercantik dengan menambahkan ornamen besar berwarna merah-putih dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Rahma Yuniarsih sosok pemuda inspiratif yang membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.(foto: istimewa)
Selasa, 04 Agustus 2026

Dari Keresahan Menjadi Gerakan, Kisah Rahma Yuniarsih Menggerakkan Ribuan Pemuda Lewat Literasi

Rahma Yuniarsih merupakan sosok pemuda inspiratif yang percaya bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil. Berangkat dari kepeduliannya terhadap ruang belajar dan kreativitas anak muda di masa pandemi, ia membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

: Atlet timnas panjat tebing peraih medali emas Asian Games 2018, Puji Lestari (foto: FPTI)
Rabu, 29 Juli 2026

Beasiswa LPDP untuk Olahragawan, Puji Lestari: Seimbangkan Prestasi dan Pendidikan sebagai Senjata Utama Masa Depan

Atlet timnas panjat tebing peraih medali emas Asian Games 2018, Puji Lestari, merasa bersyukur dirinya menerima Beasiswa LPDP dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81