LPTK Cup X UNJ 2021 Dimulai, Memperebutkan Piala Bergilir Menpora

Jumat, 03 Desember 2021
Bagikan:
 Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali secara resmi membuka LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) Cup X UNJ 2021. Ajang yang tepat untuk menggelorakan olahraga dan pendidikan ini akan memperebutkan Piala Menpora. (foto:putra/kemenpo
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali secara resmi membuka LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) Cup X UNJ 2021. Ajang yang tepat untuk menggelorakan olahraga dan pendidikan ini akan memperebutkan Piala Menpora. (foto:putra/kemenpo

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali secara resmi membuka LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) Cup X UNJ 2021. Ajang yang tepat untuk menggelorakan olahraga dan pendidikan ini akan memperebutkan Piala Menpora. 

Menpora Amali juga memberikan ucapan selamat kepada UNJ yang telah menyelenggarakan  LPTK CUP X yang menjadi bagian dari sinergitas perguruan tinggi dalam memajukan olahraga. Sekaligus mengumumkan piala bergilir Menpora untuk juara umum LPTK CUP.  

“Mulai sekarang LPTK CUP ini bisa memperebutkan piala bergilir Menpora,” ucap Menpora Amali disambut tepuk tangan yang meriah oleh para peserta pada acara pembukaan di Hotel Borobudur Jakarta, Jumat (2/12) malam. 

Pada acara tersebut Menpora juga menjelaskan mengenai DBON yang sangat relevan dengan LPTK CUP X yang diselenggarakan UNJ. Sejak Perpres 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional dicanangkan, kini stakeholder olahraga memiliki panduan dalam menentukan ukuran dan target yang ingin dicapai. 

Perpres 86  Tahun 2021 tentang DBON hadir dari kerisauan Presiden Joko Widodo mengenai pembinaan olahraga. Ekosistem pembinaan olahraga nasional harus segera dimiliki sebagai acuan. “LPTK menjadi bagian yang dirisaukan,” ucap Menpora Amali. 

Pemetaan permasalahan olahraga pun dilakukan dengan mengundang pelbagai praktisi olahraga, profesor olahraga, akademisi, KONI, KOI, pelatih, serta stakeholder keolahragaan. Pemetaan dilakukan mulai dari permasalahan olahraga dari hulu seperti kebugaran hingga nasib atlet. Kemenpora telah keliling ke pelbagai universitas. “Saya kira LPTK memiliki kewajiban mensosialisasikan kepada masyarakat Desain Besar Olahraga Nasional,” ujar Menpora Amali.

Menpora Amali berharap dengan hadirnya DBON akan menciptakan prestasi olahraga yang bukan berasal dari by accident tetapi by design.“Kami diyakinkan praktisi olahraga,” ucap Menpora Amali yang optimis Indonesia dapat meraih prestasi terbaik di Olimpiade 2024.

Sementara,  Rektor UNJ Prof. Komarudin dalam sambutannya mengatakan pembangunan olahraga integral dengan pembangunan bangsa. Pembangunan sumber daya manusia tentu memerlukan pembangunan di bidang olahraga. 

“Melalui olahraga dapat ditanamkan karakter unggul, inovatif, disiplin, sportivitas semangat kerjasama, rasa kebanggan dan kehormatan,” ucap Prof. Komarudin. Nilai-nilai inilah yang mendasari UNJ menjalankan LPTK CUP X. 

Penyelenggaraan LPTK CUP X juga sejalan dengan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang dicanangkan Kemenpora sebagai acuan dalam pembinaan tata kelola olahraga nasional. LPTK memiliki peran sentral dalam pembinaan prestasi. “Kami siap Pak Menteri untuk mensukseskan DBON,” ucap Prof. Komarudin.(ben)
 

Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Mentalitas Juara Subhan/Rina Marlina Berbicara di Asian Para Games 2026, Sukses Lawan Rasa Sakit dan Trauma Paris

Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina, menunjukkan mentalitas juaranya ketika berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026.

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Naik dari Medali Perunggu ke Perak, Fredy Setiawan Bidik Paralimpiade

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.

Bagi Irfan Syah, teknologi seharusnya membuka jalan bagi anak-anak desa untuk meraih masa depan yang lebih luas. Namun, di kampung halamannya di Sumsel justru menunjukkan tantangan berbeda, akses internet yang belum merata.(dok.Beny/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Dari Desa untuk Indonesia Emas 2045, Misi Irfan Bangun Generasi Melek Digital di Wirasena Youth Camp 2026

Bagi Irfan Syah, teknologi seharusnya membuka jalan bagi anak-anak desa untuk meraih masa depan yang lebih luas. Namun, kenyataan yang ia temui di kampung halamannya di Sumatera Selatan justru menunjukkan tantangan berbeda, akses internet yang belum merata, keterbatasan fasilitas komputer, hingga penggunaan gawai yang belum sepenuhnya produktif.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026