Menpora Amali: DBON Bertujuan Bangun SDM, Kebugaran Masyarakat dan Prestasi Olahraga

Rabu, 24 November 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali mengungkapkan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) tujuannya untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM), kebugaran masyarakat dan prestasi olahraga. (foto:putra/kemenpora.go.id)
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali mengungkapkan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) tujuannya untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM), kebugaran masyarakat dan prestasi olahraga. (foto:putra/kemenpora.go.id)

Manado: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali mengungkapkan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) tujuannya untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM), kebugaran masyarakat dan prestasi olahraga. 

"DBON ini tentu sekaligus menjadi kekuatan baru buat kita untuk membangun SDM kita, untuk membangun kebugaran masyarakat dan sekaligus menuju prestasi olahraga yang maju," kata Menpora Amali usai melakukan sosialisasi DBON di Hotel Sintesa Peninsula, Manado, Rabu (24/11). 

Menurut Menpora Amali, DBON kini memiliki dasar hukum berupa Peraturan Presiden (Perpres) nomor 86 tahun 2021. Dalam Perpres DBON ini, ada masing-masing tugas yang diemban lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah dalam melakukan pembinaan olahraga sesuai arahan Presiden Joko Widodo. 

"Tadi saya memperdengarkan arahan bapak Presiden itu yabg menjadi awal lahirnya DBON ini. Saya ini hanya melaksanakan saja, presiden yang memerintahkan kemudian kita mengerjakannya. Kemudian provinsi kita ajak, dan ini yang hadir Kadispora kabupaten dan kota, Bappeda, karena nanti yang merencanakan di Bappeda," katanya. 

Untuk tugas-tugas lintas kementerian, Menpora Amali mencontohkan Kemterian PUPR akan menangani terkait pembangunan infrastruktur olahraga. 

"Semua fasilitas olahraga yang terkait dengan pembangunan fisik akan ditangani kementerian PUPR. Makanya PUPR  menjadi anggota dari tim koordinasi itu," jelasnya. 

Disamping itu, ada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) yang menangani terkait kurikulum khusus untuk atlet-atlet di sekolah keolahragaan. 

"Sebab tidak mungkin dia harus diberikan pelajaran secara reguler, kurikulum reguler, bisa dibayangkan kalau dia sama dengan siswa yang tidak atlet. Hari ini dia bertanding besok dia ujian pasti rusak dua-duanya. Karenanya kita sedang mendesain bagaiamana atlet ini dia mempunyai kurikulum khusus. Sehingga secara akademik atau secara intelektual tetap terjaga," jelansya. 

Selain itu, DBON juga mengatur terkait kesejahteraan para atlet. Dia mencontohkan, para atlet berprestasi diberi kesempatan untuk menjadi ASN di Kemenpora. Mereka tidak harus bekerja di kantor namun tetap berprofesi sebagai atlet atau pelatih dan statusnya PNS. 

"Contoh Gresysia Polii itu ASN di tempat kami. Tapi kita tidak wajibkan dia mengantor sehari-hari. Silakan dia tetap berkarir sebagai atlet, " katanya. 

Selanjutnya, Panglima TNI dan Kapolri juga sudah membuka untuk mengangkat para atlet berprestasi menjadi anggotanya. 

"Pemda-pemda juga punya perhatian seperti itu. Ukurannya berprestasi bukan semua atlet. Kalau semuanya berapa juta orang, tidak mungkin," katanya 

Bukan hanya itu, Menpora Amali menjelaskan DBON juga mengatur bahwa hampir smua cabang olahraga memiliki bapak angkat atau penanggungjawabnya dalam pendanaan atau pembinaaan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN). 

"BUMN yang sudah ditunjuk menjadi bapak angkat itu juga menyiapkan tempat pembinaan, karir pasca atau purna prestasi," jelasnya.(ded)

Ajang FIFA ASEAN CUP 2026 ternyata memberi dampak ekonomi untuk masyarakat. Salah satunya bagi para pelaku UMKM di daerah Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Jawa Barat. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Rabu, 30 September 2026

FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup 500 Ribu Sampai 1 Juta

Ajang FIFA ASEAN CUP 2026 ternyata memberi dampak ekonomi untuk masyarakat. Salah satunya bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Jawa Barat.

Wamenpora RI Taufik Hidayat, mengapresiasi pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang sukses meraih medali emas di ajang Asian Games 2026.(foto: Gilang/kemenpora.go.id)
Selasa, 29 September 2026

Wamenpora Taufik Puji Mental Juara Leo/Daniel Usai Raih Emas di Asian Games 2026

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Wamenpora RI), Taufik Hidayat, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, yang sukses menyumbangkan medali emas cabang olahraga bulu tangkis di ajang Asian Games 2026.

Indonesia sukses meraih medali emas ketiga pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dari pasangan bulu tangkis ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. (foto:Gilang/kemenpora.go.id)
Selasa, 29 September 2026

Emas Leo/Daniel Bawa Bulu Tangkis Lampaui Target Asian Games 2026, Menpora Erick: Kita Tunggu Cabor-Cabor Lain yang Janjikan Emas

Indonesia sukses meraih medali emas ketiga pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah di partai final, pasangan bulu tangkis ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berhasil mengalahkan pasangan China Liang Weikeng/Wang Chang 18-21, 21-13, dan 21-18.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Saskia Mayesa, anak umur 4 tahun yang menginspirasi pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.(dok.Suci/Kemenpora)
Jumat, 11 September 2026

Kehilangan Orang Tua di Usia 2 Tahun, Semangat Belajar Saskia Tak Pernah Padam

Saskia Mayesa, 4 tahun, yang dengan penuh percaya diri mampu melafalkan Surat Al-Fatihah di hadapan para tamu undangan pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.

Menpora Erick Turun Langsung Dukung Tim Equestrian Indonesia di Asian Games 2026
Selasa, 22 September 2026

Menpora Erick Turun Langsung Dukung Tim Equestrian Indonesia di Asian Games 2026

Dukungan langsung Menpora Erick terhadap tim equestrian diharapkan mampu meningkatkan ketenangan mental dan fokus para atlet dalam menghadapi rangkaian uji ketangkasan, sekaligus menegaskan perhatian pemerintah terhadap seluruh cabang olahraga yang diikuti kontingen Indonesia di Asian Games 2026.

Menpora Erick Tonton Langsung Perjuangan Tim Renang Indonesia di Final Asian Games 2026
Selasa, 22 September 2026

Menpora Erick Tonton Langsung Perjuangan Tim Renang Indonesia di Final Asian Games 2026

Kehadiran langsung Menpora Erick pada final renang ini menegaskan dukungan berkelanjutan pemerintah terhadap cabang renang yang kembali menjadi salah satu andalan Indonesia di ajang olahraga multievent Asia.

Menpora Erick Dukung Langsung Tim Basket 3x3 Putri Indonesia Hadapi Singapura
Senin, 21 September 2026

Menpora Erick Dukung Langsung Tim Basket 3x3 Putri Indonesia Hadapi Singapura

Kehadiran langsung Menpora di lapangan menjadi bentuk dukungan pemerintah kepada atlet nasional sekaligus dorongan moral bagi tim Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop ISS 2026 Banner mobile ISS 2026