Berkunjung dan Nostalgia di SMA N 4 Manado, Menpora Amali Harap Kunjungannya Jadi Inspirasi dan Motivasi

Rabu, 24 November 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengunjungi Sekolah Menegah Atas (SMA) N 4 Manado, Sulawesi Utara. Menpora Amali merupakan alumni pertama dari SMAN4 Manado tahun 1981. Ia berharap kunjungannya menjadi motivasi da
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengunjungi Sekolah Menegah Atas (SMA) N 4 Manado, Sulawesi Utara. Menpora Amali merupakan alumni pertama dari SMAN4 Manado tahun 1981. Ia berharap kunjungannya menjadi motivasi da

Manado: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengunjungi Sekolah Menegah Atas (SMA) N 4 Manado, Sulawesi Utara. Menpora Amali merupakan alumni pertama dari SMAN4 Manado tahun 1981. Ia berharap kunjungannya menjadi motivasi dan inspirasi bagi para siswa.

"Saya bersyukur bisa meluangkan waktu disela-sela kegiatan saya di Sulut. Mudah-mudahan kunjungan ini bukan hanya nostalgia dan mengingat masa lalu tapi sekaligus bisa menjadi motivasi dan inspirasi bagi para siswa sekalian," kata Menpora Amali dalam kunjungannya di SMA N4 Manado, Rabu (24/11) pagi.

Menurutnya, para siswa jika belajar sungguh-sungguh pasti akan ada jalan untuk meraih prestasi tinggi. "Saya angkatan pertama dari sekolah ini. Kalau mau sungguh-sungguh belajar pasti ada jalannya suatu saat pasti akan ada di posisi saya," ujar Menpora Amali yang juga sempat menjadi ketua OSIS pada zamannya.

Saat datang, ternyata ada hal yang tidak akan dilupakannya, Menpora Amali langsung menuju satu ruang kelas yang merupakan ruang kelasnya dahulu yakni sekarang ruang kelas X MIPA 3, yang saat  ini kondisinya disesuaikan dengan suasana pandemi dengan adanya penyekatan di setiap mejanya. 

"Disamping ruangan itu sebelum ada bangunan baru adalah tebing kalau musim hujan bulan Oktober-November longsor dan tanahnya masuk ke kelas. Nah, siapa yang membersihkan itu, mereka siswa yang melanggar aturan sekolah. Makanya kita kalau sudah mulai musim penghujan disiplin karena takut kena hukuman itu," ujar Menpora Amali sumringah didampingi teman-teman alumni lainnya.

Sebagai seorang alumni tentu Menpora Amali juga berharap sekolahan yang dulu tempat ia menggali ilmu menjadi lebih baik dengan mencatatkan berbagai prestasi.  "Siswa sekarang lebih enak lebih tenang belajarnya, semoga dengan nyaman belajar bisa menambah ketekunan dalam belajar. Kepada guru-guru tetap semangat apalagi saat ini akreditasi A mohon dipertahankan. Dulu ini tempatnya paling ujung saat ini sepertinya sudah di tengah, pertahankan dan saya harap ada prestasi yang muncul dari sekolah ini," harap Menpora Amali.

Kepala Sekolah SMA N4 Manado Lilie Noula Wuisan menyambut hangat kedatangan Menpora Amali dan rombongan, ia merasa bangga alumni dari sekolah itu ada yang menjadi seorang menteri. "Selamat datang kepada Pak menteri Menpora yang menjadi alumni pertama SMA N4 ini, kami senang dan bangga atas kehadiran bapak," ucapnya.

Turut hadir mendampingi kunjungan Menpora Amali, Stah Ahli Menpora Bidang Budaya Sportivitas Hamka Hendra Noer dan  Plt. Asdep Stadarisasi dan Infrastruktur Olahraga Firtian Judiswandarta.(ben)

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan. (dok/)
Rabu, 19 Agustus 2026

Merdeka Run 2026 Tinggal 10 Hari Lagi, Matangkan Persiapanmu Runners

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet. (dok/sekjen DPR)
Selasa, 18 Agustus 2026

Soroti Besarnya Potensi Diaspora Indonesia, Presiden Prabowo Ajukan Dwi Kewarganegaraan Bagi Atlet

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet.

Menpora RI Erick Thohir diutus Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto membagikan paket sembako kepada warga di Lapangan Sepak Bola Cakung, Jakarta Timur, Selasa (18/8) siang.(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Selasa, 18 Agustus 2026

Diutus Presiden Prabowo Berikan Bantuan Nyata ke Masyarakat, Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga untuk Warga Cakung Jakarta Timur

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir diutus Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto membagikan paket sembako kepada warga di Lapangan Sepak Bola Cakung, Jakarta Timur, Selasa (18/8) siang.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81