Hadiri Rakernas ke-12 Hikmahbudhi, Menpora Amali Ingatkan Tantangan yang Dihadapi Pemuda Kedepan

Sabtu, 30 Oktober 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-12 Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia disingkat (Hikmahbudhi) secara virtual, Sabtu (30/10) pagi.(foto:putra/kemenpora.go.id)
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-12 Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia disingkat (Hikmahbudhi) secara virtual, Sabtu (30/10) pagi.(foto:putra/kemenpora.go.id)

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-12 Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia disingkat (Hikmahbudhi) secara virtual, Sabtu (30/10) pagi.

Dalam sambutannya pada kesempatan ini, Menpora Amali menyampaikan sejumlah harapannya terhadap pelaksanaan Rakernas ke-12 Hikmahbudhi yang digelar di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini, diantaranya yakni berharap peran aktif Hikmahbudhi terhadap pembangunan bangsa.

“Pemerintah sangat berharap terhadap peran aktifnya, para pimpinan pengurus maupun para anggota Himpunan Mahasiswa Budhis Indonesia dimana pun anda berada. Dengan peran aktif oleh teman-teman yang berhimpun di dalam Hikmahbudhi itu berarti penting untuk berbagai hal yang menjadi kontribusi pembangunan bangsa ini,” ujar Menpora Amali.

Terlebih, saat ini Indonesia tengah menghadapi pandemi COVID-19, maka untuk mengatasi masalah ini harus dilakukan dengan gotong royong antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, TNI-POLRI dan masyarakat termasuk organisasi Hikmahbudhi.

“Saya berharap dalam Rakernas ke-12 ini, selain membahas masalah-masalah internal organisasi juga harapan saya ada kontribusi pemikiran terhadap berbagai masalah yang dihadapi oleh bangsa ini khususnya pandemi yang sedang kita hadapi,” harapnya.

Disamping itu, Menpora Amali mengingatkan bahwa kedepan, tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia semakin berat khususnya buat para pemuda, diantaranya tantangan lapangan pekerjaan yang makin sempit tersedia sementara angkatan kerja setiap tahun makin bertambah.

Disisi yang lain, Indonesia akan berhadapan dengan bonus demografi dimana usia produktif lebih banyak dan yang akan masuk ke fase tersebut adalah para pemuda.

Dengan demikian, Menpora Amali berharap dalam Rakernas ke-12 ini, Hikmahbudhi turut membahas terkait anatispiasi terhadap tantangan kedepan, disamping tentu membicarakan hal-hal yang secara internal organisasi, soal konsolidasi, soal kaderisasi yang rutin dibicarakan.

“Saya mau titip bahwa tolong juga didiskusikan, dibahas, dibicarakan hal-hal ke depan pandangan-pandangan teman-teman sekalian kedepan ini seperti apa dan itu sangat dibutuhkan pemerintah sebagai dasar pengambilan keputusan, dalam pembuatan kebijakan pemerintah baik tingkat pusat maupun daerah yang tentu akan kembali lagi ke masyarakat hasilnya,” ungkapnya.

Dengan demikian, lanjutnya, Rakernas ini akan punya makna yang lebih dan tidak sekadar berkumpulnya para kader dan seluruh Indonesia serta tidak sekedar membahas urusan-urusan internal organisasi.

“Tetapi ada produk-produk dari rakernas yang menjadi rekomendasi kepada berbagai pihak khususnya kepada pemerintah. Saya berharap dan saya menunggu itu, nanti silakan sampaikan pada kami mudah-mudahan itu akan bermanfaat menjadi dasar pembuatan kebijakan-kebijakan khususnya di bidang kepemudaan dan mahasiswa. Dan pada umumnya adalah kebijakan secara keseluruhan bagaimana pemerintah menjalankan berbagai upaya untuk menangani pandemi covid 19, mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengatasi masalah sosial di tengah masyarakat,” harapnya.

Tidak lupa, Menpora Amali turut mengucapkan Hari Sumpah Pemuda kepada peserta Rakernas ke-12.“Karena ini masih bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Saya ingin mengucapkan selamat Hari Sumpah Pemuda yang ke 93. Selamat ber-Rakernas semoga sukses dan hasilnya bermnfaat buat kita semua,” tutupnya.(ded)

Asian Games 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali. Gelaran olahraga terbesar di Asia yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan budaya, teknologi, industri, hingga pariwisata (foto: wikipedia)
Selasa, 25 Agustus 2026

Aichi-Nagoya 2026: Rumah Asian Games yang Padukan Olahraga, Budaya, dan Teknologi Jepang

Asian Games 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali. Gelaran olahraga terbesar di Asia yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kekuatan budaya, teknologi, industri, hingga pariwisata Negeri Sakura kepada dunia.

Ruang publik menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat untuk berolahraga, bersosialisasi, sekaligus mengembangkan potensi ekonomi lokal. Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR) di Car Free Day (CFD) Kota Malang (foto: dok/Kemenpora)
Selasa, 25 Agustus 2026

GEMAR Hidupkan CFD Kota Malang, Warga Olahraga hingga UMKM Ikut Bergeliat

Ruang publik menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat untuk berolahraga, bersosialisasi, sekaligus mengembangkan potensi ekonomi lokal. Semangat itu terlihat dalam pelaksanaan Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR) di Car Free Day (CFD) Kota Malang

Kemenpora RI membuka pendaftaran Wirasena Debate & Speech Competition 2026, kompetisi yang memberikan ruang bagi pemuda Indonesia untuk menyampaikan gagasan, mengasah kemampuan berpikir kritis, (foto: Istimewa)
Senin, 24 Agustus 2026

Wirasena Debate & Speech Competition 2026 Buka Ruang bagi Pemuda untuk Adu Gagasan

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI membuka pendaftaran Wirasena Debate & Speech Competition 2026, sebuah kompetisi yang memberikan ruang bagi pemuda Indonesia untuk menyampaikan gagasan, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta meningkatkan keterampilan berbicara di depan publik.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Kemenpora Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Keberagaman dan Penghargaan
Senin, 24 Agustus 2026

Kemenpora Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Keberagaman dan Penghargaan

Peringatan HUT ke-81 RI di Kemenpora menjadi momentum untuk merayakan kemerdekaan sekaligus meneguhkan nilai keberagaman, persatuan, dan apresiasi atas pengabdian sebagai bagian dari semangat membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81