Gandeng Humas Pemerintah, Kemenkeu Ajak Edukasi Publik Agar Tidak Panik Hadapi Perlambatan Ekonomi

Kamis, 01 Oktober 2020
Bagikan:
“Perlambatan Ekonomi: Haruskah Kita Panik?” pertanyaan itu menjadi tema yang menarik diangkat Kementerian Keuangan Republik Indonesia dalam Forum Koordinasi Kementerian/Lembaga Badan Koordinasi Humas pada instansi pemerintahan yang diikuti oleh bagian Hum
“Perlambatan Ekonomi: Haruskah Kita Panik?” pertanyaan itu menjadi tema yang menarik diangkat Kementerian Keuangan Republik Indonesia dalam Forum Koordinasi Kementerian/Lembaga Badan Koordinasi Humas pada instansi pemerintahan yang diikuti oleh bagian Hum

Jakarta : “Perlambatan Ekonomi: Haruskah Kita Panik?” pertanyaan itu menjadi tema yang menarik diangkat Kementerian Keuangan Republik Indonesia dalam Forum Koordinasi Kementerian/Lembaga Badan Koordinasi Humas pada instansi pemerintahan yang diikuti oleh bagian Humas Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia melalui aplikasi Zoom, pada Kamis pagi (1/10).

Sebagai tuan rumah, Rahayu Puspa, Kepala Biro Komunikasi Kemenkeu pada sambutannya menyampaikan pentingnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Komunikasi Publik. Menurutnya, selama pandemi Covid-19, negara-negara di dunia mengalami perlambatan ekonomi, termasuk di Indonesia, dan komunikasi publik pemerintah terdampak cukup signifikan. 

Meski pertumbuhan ekonomi di Indonesia kuartal ketiga masih minus, tetapi optimis masih ada pertumbuhan dan spirit masyarakat menengah untuk berinvestasi. Dan menjadi tugas humas pemerintah untuk berkolaborasi mengedukasi masyarakat mengenai program dan kebijakan pemerintah untuk melalui masa pandemi dengan tetap produktif bersama.

“Kunci keberhasilan pemerintah bukan semata dilihat dari perhitungan angka pertumbuhan ekonomi, tetapi masyarakat tetap produktif dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Mari humas pemerintah saling berkolaborasi mengedukasi masyarakat mengenai program pemerintah secara terus menerus dan intens di berbagai platform," katanya.

Pada pertemuan yang diselenggarakan secara virtual tersebut, di hadapan 185 peserta undangan Zoom Meeting, Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro, Badan Kebijakan Fiskal, Hidayat Amir menegaskan “Resiko penularan Covid-19 masih cukup tinggi, dan relatif dalam kurun waktu yang panjang, Virus tidak akan hilang, tapi orang mau tidak mau harus diarahkan agar tahan terhadap virus. Untuk itu maka  langkah yang perlu dilakukan adalah yang sifatnya membatasi aktivitas," tambahnya.

Ditambahkannya, jika dilihat dari pola yang terjadi di berbagai negara, pergerakan pandemi berbeda, namun secara global masih terus eskalatif. ”Pilihan pengurangan aktivitas masyarakat untuk bertatap muka merupakan hal yang rasional dan menjadi konsekuensi logis jika pertumbuhan ekonomi menjadi terkoreksi. Perekonomian akan mengalami perlambatan, bahkan kontraksi," ujarnya.

Di sisi lain, menurutnya, masih ada yang patut disyukuri bahwa perlambatan perekonomian Indonesia tidak double digit, hal tersebut dikarenakan covid tidak menyerang ke seluruh wilayah di Indonesia sehingga aktivitas masyarakat di beberapa tempat masi cenderung tidak terganggu. Secara global situasi ekonomi membaik. Namun belum sebaik sebelum pandemi. Kata kuncinya masyarakat disarankan tetap produktif dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Sementara, Kepala Tim Newsroom, Kantor Staf Presiden, Widiarsi Agustina yang juga selaku narasumber mengatakan bahwa Program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) dilakukan pemerintah untuk penanganan perlambatan ekonomi.

Wanita paruh baya yang 24tahun pernah aktif malang melintang di dunia media&jurnalistik ini berujar bahwa yang lebih berbahaya dari pandemi ini justru bukan semata pada efek virusnya bagi krisis kesehatan, namun kesimpangsiuran dan serba ketidakpastian informasi menciptakan efek bola salju yang berpengaruh pada krisis social dan kemanusiaan, bahkan ekonomi. Lebih jauh dalam paparannya beliau menyampaikan bahwa kesimpangsiuran informasi menimbulkan banyak kekhawatiran dan kecemasan multidimensi, mengganggu roda ekonomi dan keamanan nasional, mempengaruhi kondisi sosial dan kepanikan di masyarakat, mengikis tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, hingga maraknya serbaran informasi hoax. 

"Kita mengalami problem krisis komunikasi dan komunikasi krisis. pemerintah perlu menciptaan sinergi komunikasi, komunikasi yang satu suara. Yang firm, confident, dan tidak noise.  perlunya kepekaan kesamaan sense of crisis dari seluruh instansi pemerintah. Krisis ini tidak bisa dihadapi pemerintah sendiri. Yang dibutuhkan sekarang adalah pesan semangat kebersamaan," pesan beliau mengakhiri paparan di depan para stakeholder Kemenkeu dan humas pemerintah.(wes)

Atlet para atletik Indonesia, Nur Ferry Pradana (30), mengaku bersyukur setelah menerima bonus atas prestasinya di ajang ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto:istimewa)
Rabu, 18 Maret 2026

Atlet Peraih Tiga Emas ASEAN Para Games Terima Bonus, Ferry Pradana Sampaikan Terima Kasih ke Presiden Prabowo

Atlet para atletik Indonesia, Nur Ferry Pradana (30), mengaku bersyukur setelah menerima bonus atas prestasinya di ajang ASEAN Para Games 2025 Thailand. Bonus ini menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah untuk para atlet disabilitas yang sudah berjuang membela Merah Putih.

Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto Kemenpora mencairkan bonus Asean Para Games Thailand pada Selasa (17/3) kemarin.(foto:Herry/kemenpora.go.id)
Rabu, 18 Maret 2026

Jalankan Arahan Presiden Prabowo Beri Penghargaan Peraih Medali Asean Para Games ke-13, Kemenpora Cairkan Bonus dan Tanggung Pajaknya

Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para atlet peraih medali Asean Para Games ke-13 di Thailand, Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mencairkan bonus pada Selasa (17/3) kemarin.

Pemerintah mencairkan bonus untuk para atlet peraih medali Asean Para Games 2026 pada Selasa 17/3, dengan mekanisme bonus ditransfer langsung ke rekening Bank Rakyat Indonesia (BRI) milik para atlet. (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Selasa, 17 Maret 2026

Bonus Medali Asean Para Games ke-13 Ditransfer Langsung Hari Ini, Menpora Erick Jamin Transparansi dan Tepat Sasaran

Pemerintah mencairkan bonus untuk para atlet peraih medali Asean Para Games 2026 pada Selasa 17/3, dengan mekanisme bonus ditransfer langsung ke rekening Bank Rakyat Indonesia (BRI) milik para atlet.

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto: Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Januari 2026

Alvin Nomleni Pemuda NTT Bangga Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni menyampaikan rasa bangganya usai sukses menyabet medali emas dan mempersembahkannya untuk Merah Putih pada laga ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Senin, 19 Januari 2026

Atlet Dayung Perahu Naga Mariyati Ingin Daftar Haji dan Umrahkan Orang Tua dengan Bonus SEA Games 2025

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025. Bersama timnya, perempuan asal Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) itu ikut membawa Indonesia keluar sebagai juara umum dalam nomor cabang olahraga (cabor) ini.

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah di SEA Games 2025 Thailand.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Januari 2026

Ardana Cikal, Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Gunakan Bonus Untuk Investasi dan Kembangkan Fasilitas Panjat di Bandung

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah atas capaian prestasinya di SEA Games 2025 Thailand lalu dengan meraih emas di nomor lead putra.

Perayaan HUT ke-74 KOI, Menpora Erick Ajak Stakeholder Bersatu Demi Kemajuan Olahraga Nasional
Jumat, 13 Maret 2026

Perayaan HUT ke-74 KOI, Menpora Erick Ajak Stakeholder Bersatu Demi Kemajuan Olahraga Nasional

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menghadiri perayaan ulang tahun ke-74 Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) di Ritz Carlton Jakarta, Rabu (11/3)

Menpora Erick Dukung Ms Glow For Men Malang Half Marathon 2026
Senin, 09 Maret 2026

Menpora Erick Dukung Ms Glow For Men Malang Half Marathon 2026

Menpora Erick Thohir memberikan dukungan atas akan digelarnya ajang lomba lari Ms Glow For Men Malang Half Marathon 2026.

Menpora Erick Hadiri Kejuraan Asian Cadet and Junior Fencing 2026
Jumat, 27 Februari 2026

Menpora Erick Hadiri Kejuraan Asian Cadet and Junior Fencing 2026

Menpora Erick Thohir hadiri Asian Cadet and Junior Fencing Championship 2026 di JICC, Jumat (27/2/2026).

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile