Jabar dan Banten Juara Umum Bersama Potradnas 2021, Belitung Ingin Punya Gelanggang Olahraga Tradisional

Sabtu, 23 Oktober 2021
Bagikan:
Kontingen Banten dan Jawa Barat tampil sebagai juara umum bersama dalam gelaran Pekan Olahraga Tradisional tingkat Nasional (Potradnas) VIII Tahun 2021 yang berlangsung di Stadion Tanjung Pandan. Pada Jumat dan Sabtu (22-23/10).(foto:dok/deputi3)
Kontingen Banten dan Jawa Barat tampil sebagai juara umum bersama dalam gelaran Pekan Olahraga Tradisional tingkat Nasional (Potradnas) VIII Tahun 2021 yang berlangsung di Stadion Tanjung Pandan. Pada Jumat dan Sabtu (22-23/10).(foto:dok/deputi3)

Belitung: Kontingen Banten dan Jawa Barat tampil sebagai juara umum bersama dalam gelaran Pekan Olahraga Tradisional tingkat Nasional (Potradnas) VIII Tahun 2021 yang berlangsung di Stadion Tanjung Pandan. Pada Jumat dan Sabtu (22-23/10).

Tampilnya Banten dan Jawa Barat sebagai juara umum bersama, usai masing-masing menggondol dua kemenangan, dimana Banten berhasil menjadi juara di cabang olahraga Lari Balok dan Panah Tradisional.

Sedangkan Jawa Barat berhasil menjadi juara di cabang olahraha Egrang dan Ketapel. Sementara Kalimantan Tengah menjadi juara di cabang olahraga Sumpitan.

Usai penutupan Potradnas VIII ini, Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta mengatakan jika olahraga tradisional merupakan kekayaan budaya yang luhur dan agung, dimana olahraga sangat membuat hidup aktif dan jasmani sehat.

"Olahraga tradisional selalu dalam kemasan kegembiraan, baik dalam pesta-pesta sebuah hasil budidaya seperti cocok tanamnya sukses, biasanya dibarengi dengan pesta olahraga tradisional. Itu ciri khas awalnya sehingga perlu kita lestarikan dan ajang Potradnas ini bagian untuk melestarikan," ucap Deputi Raden Isnanta.

Dalam rangka melestarikan ajang yang diikuti oleh 374 peserta dari 18 Provinsi dan tiga Kabupaten itu, Raden Isnanta coba mengkombinasikannya dengan pariwisata, lantaran sejalan dengan konsep yang dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo dalam peringatan Haornas 2021 lalu.

"Olahraga tradisional sangat mungkin dikombinasikan dengan pariwisata, karena olahraga tradisional ini erat kaitannya dengan budaya dan pariwisata juga bisa dilihat dari dimensi budayanya, kuliner serta alam," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Beltung, Isyak Meirobie mengatakan jika kegiatan seperti Potradnas ini sangat diharapkan untuik menjadi stimulator kebangkitan setelah bertarung melewati pandemi gelombang kedua Covid-19. "Melalui Potradnas ini menjadi indikator kebangkitan Indonesia dari sisi kesehatan maupun pemulihan ekonomi," ucap Wabup Isyak.

Lebih lanjut dirinya juga berkeinginan jika Kabupaten Belitung kedepannya memiliki gelanggang olahraga tradisional yang berkelas internasional."Kita punya alam yang bagus, seperti pantai yang bisa menjadi gelanggang olahraga tradisional dan harapan saya sekaligus impian kami tidak hanya menonton cabang olahraga yang global di televisi, sehingga harapan kami orang-orang di luar negeri nonton kita semua sedang mempertandingakan olahraga tradisional," ucapnya.

Wabup Isyak juga mengatakan jika hal tersebut bisa menjadi sebuah stimulator bagi mereka untuk ikut serta dalam olahraga tradisional ini. "Olahraga tradisional ini mengandung kearifan lokal dan kebudayaan, sehingga dari kearifan lokal dan kebudayaan ini akan lahir kekuatan bangsa dan kemudian akan menjadi kekuatan yang membanggakan Indonesia di mata internasional. Untuk itu, segala energi harus kita curahkan untuk membesarkan olahraga tradisional ini," pungkasnya.**

Ajang lari Merdeka Run 2026 membuat pasangan suami istri asal Semarang, Jawa Tengah, Rianto (45) dan Vaneza (30), rela mengambil jatah cuti kerja. (foto: Herry/kemenpora.go.id)
Kamis, 27 Agustus 2026

Cerita Pasutri Asal Semarang Rela Cuti Kerja dan “War” Tiket Merdeka Run 2026

Antusiasme untuk menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia melalui ajang lari "Merdeka Run 2026" membuat pasangan suami istri asal Semarang, Jawa Tengah, Rianto (45) dan Vaneza (30), rela mengambil jatah cuti kerja hingga bersaing ketat saat berburu tiket (war ticket).

CEO AFC Ajax Menno Geelen akan hadir di Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 untuk berbagi perspektif tentang masa depan industri sepak bola. (foto: istimewa)
Kamis, 27 Agustus 2026

CEO Ajax Hadir di ISS 2026, Bongkar Strategi Bangun Sepak Bola Berkelanjutan

CEO AFC Ajax Menno Geelen akan hadir di Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 untuk berbagi perspektif tentang masa depan industri sepak bola. Ia akan membahas bagaimana klub dapat tumbuh secara finansial sekaligus memberi dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

Merdeka Run 2026 menjadi momentum bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga. (foto: dok/Kemenpora)
Kamis, 27 Agustus 2026

Merdeka Run 2026 Jadi Ajang Olahraga Bersama Keluarga

Merdeka Run 2026 menjadi momentum bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga. Hal itu terlihat dari sejumlah peserta yang datang bersama pasangan, anak, maupun anggota keluarga lainnya saat pengambilan racepack di Wisma Serbaguna GBK, Jakarta,

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI

Karnaval HUT ke-81 RI menjadi momentum Kemenpora untuk mendekatkan olahraga dengan masyarakat sekaligus mengingatkan bahwa di balik setiap Merah Putih yang berkibar di podium internasional, ada perjuangan para atlet yang layak mendapat dukungan dan apresiasi seluruh bangsa.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81