Menpora Amali Sebut Papua Sukses Jadi Penyelenggara PON XX dan Sukses Torehkan Prestasi Membanggakan

Sabtu, 16 Oktober 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali memberikan apresiasi dan pujian kepada provinsi Papua yang sudah sukses menyelenggarakan Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 dengan aman dan lancar, tanpa adanya gan
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali memberikan apresiasi dan pujian kepada provinsi Papua yang sudah sukses menyelenggarakan Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 dengan aman dan lancar, tanpa adanya gan

Jayapura: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali memberikan apresiasi dan pujian kepada provinsi Papua yang sudah sukses menyelenggarakan Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 dengan aman dan lancar, tanpa adanya gangguan. Menurutnya, Papua tidak hanya sukses menjadi penyelenggara tapi juga sukses meraih prestasi membanggakan dengan menduduki posisi empat besar klasemen PON XX.

Menpora Amali menjelaskan, sejak awal penyelenggaraan PON sejak awal panitia dan pemerintah mencanangkan beberapa sukses dalam penyelenggaraan kegiatan multi event olahraga ini yang menjadi target diantaranya sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses dampak ekonomi kepada masyarakat Papua.

“Bagi Papua sendiri ini sukses prestasi, sukses penyelenggaraan, sukses ekonomi. Dan kita dukung sukses-sukses yang disampaikan oleh Papua itu. Dan ternyata bisa sukses prestasi. Khususnya untuk Papua mereka mendapatkan posisi yang nomor empat di perhelatann PON ini,” kata Menpora Amali dalam konferensi pers secara virtual, Sabtu (16/10) sore WIT.

Hasil tersebut merupakan sebuah prestasi yang lauar biasa bagi Papua, sebab selama ini dari PON ke PON posisi lima besar selalu diduduki antara Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta DAN Jawa Tengah.

“Tetapi Papua bisa menembus itu, dia peringkat keempat perolehan medalinya dan itu suskses prestasi buat mereka,” jelasnya.

Sementara itu, secara nasional ada prestasi yang terukir PON 2021 ini dimana ada 90 rekor yang dicatatkan dalam ajang olahraga ini meskipun dilakukan di tengah pandemic COVID-19.

“Saat-saat pandemi seperti sekarang masih bisa pemecahan rekor, data terakhir yang saya kumpulkan ada sejumlah 90 rekor yang dipecahkan baik nasional maupun PON dari cabang-cabang Atletik, Renang, Angkat Besi, Menembak dan Angkat Berat, kemudian ada tambahannya di Selam,” tukasnya.

Yang membuat Menpora Amali lebih senang lagi, rekor-rekor yang muncul tersebut dicatatkan dari cabang-cabang olahraga yang masuk dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang merupakan pedoman pembinaan porestasi olahraga nasional.

“Atletik, Renang, Angkat Besi, Menembak itu kan masuk di dalam 14 cabor unggulan DBON. Ini membuat kita semua berbahagia karena masih bisa ada prestasi yang muncul di tengah-tengah situasi seperti sekarang,” ungkapnya.

Dijelaskan Menpora Amali, sejak 76 tahun Indonesia Merdeka belum ada desain besar olahraga nasional yang menjadi panduan dalam pembinaan olahrga nasional. Namun kini, setelah adanya Perpres 86 tahun 2021 Indonesia resmi memiliki DBON yang telah disusun Kemenpora bersama stakeholder olahraga. Dalam DBON ini, pemerintah menjadikan Olimpiade dan Paralimpiade sebagai target utama sementara SEA Games dan Asian Games hanya target antara saja.

Menurutnya, DBON tersebut mendapatkan sambutan yang baik dari pemerintah daerah karena mereka bisa fokus dalam melakukan pembinaan pada cabang olahraga tertentu.

“Karena selama ini pembinaan dilakukan sesuai selera-selera saja berbagai cabang olahraga, targetnya nggak jelas. Kan target atlet daerah itu jadi tim nasiona. Tim nasional itu targetnya Olimpiade dan Paralimpiade. PON ini kita jadikan ajang untuk mendapatkan talenta-talenta dan bibit-bibit atlet,” ujarnya.(ded)

Ajang lari Merdeka Run 2026 membuat pasangan suami istri asal Semarang, Jawa Tengah, Rianto (45) dan Vaneza (30), rela mengambil jatah cuti kerja. (foto: Herry/kemenpora.go.id)
Kamis, 27 Agustus 2026

Cerita Pasutri Asal Semarang Rela Cuti Kerja dan “War” Tiket Merdeka Run 2026

Antusiasme untuk menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia melalui ajang lari "Merdeka Run 2026" membuat pasangan suami istri asal Semarang, Jawa Tengah, Rianto (45) dan Vaneza (30), rela mengambil jatah cuti kerja hingga bersaing ketat saat berburu tiket (war ticket).

CEO AFC Ajax Menno Geelen akan hadir di Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 untuk berbagi perspektif tentang masa depan industri sepak bola. (foto: istimewa)
Kamis, 27 Agustus 2026

CEO Ajax Hadir di ISS 2026, Bongkar Strategi Bangun Sepak Bola Berkelanjutan

CEO AFC Ajax Menno Geelen akan hadir di Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 untuk berbagi perspektif tentang masa depan industri sepak bola. Ia akan membahas bagaimana klub dapat tumbuh secara finansial sekaligus memberi dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

Merdeka Run 2026 menjadi momentum bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga. (foto: dok/Kemenpora)
Kamis, 27 Agustus 2026

Merdeka Run 2026 Jadi Ajang Olahraga Bersama Keluarga

Merdeka Run 2026 menjadi momentum bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga. Hal itu terlihat dari sejumlah peserta yang datang bersama pasangan, anak, maupun anggota keluarga lainnya saat pengambilan racepack di Wisma Serbaguna GBK, Jakarta,

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI

Karnaval HUT ke-81 RI menjadi momentum Kemenpora untuk mendekatkan olahraga dengan masyarakat sekaligus mengingatkan bahwa di balik setiap Merah Putih yang berkibar di podium internasional, ada perjuangan para atlet yang layak mendapat dukungan dan apresiasi seluruh bangsa.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81