Klasemen PON XX, Jabar Masih Kokoh di Puncak Jelang Acara Penutupan, Bali Geser Jateng di Posisi Kelima

Kamis, 14 Oktober 2021
Bagikan:
Kontingen Jawa Barat masih kokoh di puncak klasemen sementara perolehan medali Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 menjelang acara penutupan yangbakan digelar pada Jumat (15/10) di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua. (foto:egan/kemenpora.go.id)
Kontingen Jawa Barat masih kokoh di puncak klasemen sementara perolehan medali Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 menjelang acara penutupan yangbakan digelar pada Jumat (15/10) di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua. (foto:egan/kemenpora.go.id)

Jayapura: Kontingen Jawa Barat masih kokoh di puncak klasemen sementara perolehan medali Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 menjelang acara penutupan yangbakan digelar pada Jumat (15/10) di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua. 

Hingga Kamis (14/10) pukul 12.00 WIT, Jawa Barat sudah mengoleksi 333 medali yang terdiri dari 125 emas, 97 perak, 111 perunggu. 

Sementara di posisi kedua ditempati kontingen Jawa Timur dengan perolehan total medali sebanyak 270. Perolehan ini terdiri dari 106 emas, 86 perak, 78 perunggu. 

Menguntit Jawa Timur di posisi ketiga ada kontingen DKI Jakarta. Sejauh ini, DKI Jakarta telah mengoleksi 282 medali. DKI Jakarta mampu mendapatkan 99 emas, 87 perak, dan 96 perunggu. 

DKI Jakarta tertahan di posisi ketiga karena koleksi medali emas mereka selisih tujuh keping dari Jawa Timur. Meski begitu, DKI Jakarta masih berpeluang untuk menyalip Jawa Timur karena masih ada beberapa pertandingan yang belum selesai. 

Setelah DKI Jakarta, ada tuan rumah Papua yang ada di posisi keempat. Kontingen Papua sudah mengoleksi 246 medali yang terdiri dari 87 emas, 60 perak, 99 perunggu. Papua selisih 11 medali emas dari DKI Jakarta. 

Untuk posisi kelima diduduki kontingen Bali setelah berhasil menyalip Jawa Tengah. Kini Bali sudah mengoleksi 100 medali. Total medali ini terdiri dari 28 emas, 23 perak, dan 49 perunggu. 

Sementara Jawa Tengah harus turun di posisi keenam setelah kalah mengoleksi jumlah emas. Jawa Tengah sebenarnya unggul dalam mengoleksi jumlah total medali dari Bali dengan jumlah 131. Rinciannya 25 emas, 45 perak, 61 perunggu.(ded) 

Berikut ini 10 besar klasemen PON XX hingga Kamis, 14 Oktober 2021 pukul 12.00 WIT. 

1. Jawa Barat, 125 emas, 97 perak, 111 perunggu 

2. Jawa Timur, 106 emas, 86 perak, 78 perunggu 

3. DKI Jakarta, 99 emas, 87 perak, 96 perunggu 

4. Papua, 87 emas, 60 perak, 99 perunggu 

5. Bali, 28 emas, 23 perak, 49 perunggu 

6. Jawa Tengah, 25 emas, 45 perak, 61 perunggu 

7. Kalimantan Timur 22 emas, 32 perak, 40 perunggu 

8. Riau, 20 emas, 23 perak, 19 perunggu 

9. NTB 14 emas, 10 perak, 12 perunggu 

10. Lampung, 14 emas, 10 perak, 11 perunggu.

Asian Games 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali. Gelaran olahraga terbesar di Asia yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan budaya, teknologi, industri, hingga pariwisata (foto: wikipedia)
Selasa, 25 Agustus 2026

Aichi-Nagoya 2026: Rumah Asian Games yang Padukan Olahraga, Budaya, dan Teknologi Jepang

Asian Games 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali. Gelaran olahraga terbesar di Asia yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kekuatan budaya, teknologi, industri, hingga pariwisata Negeri Sakura kepada dunia.

Ruang publik menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat untuk berolahraga, bersosialisasi, sekaligus mengembangkan potensi ekonomi lokal. Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR) di Car Free Day (CFD) Kota Malang (foto: dok/Kemenpora)
Selasa, 25 Agustus 2026

GEMAR Hidupkan CFD Kota Malang, Warga Olahraga hingga UMKM Ikut Bergeliat

Ruang publik menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat untuk berolahraga, bersosialisasi, sekaligus mengembangkan potensi ekonomi lokal. Semangat itu terlihat dalam pelaksanaan Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR) di Car Free Day (CFD) Kota Malang

Kemenpora RI membuka pendaftaran Wirasena Debate & Speech Competition 2026, kompetisi yang memberikan ruang bagi pemuda Indonesia untuk menyampaikan gagasan, mengasah kemampuan berpikir kritis, (foto: Istimewa)
Senin, 24 Agustus 2026

Wirasena Debate & Speech Competition 2026 Buka Ruang bagi Pemuda untuk Adu Gagasan

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI membuka pendaftaran Wirasena Debate & Speech Competition 2026, sebuah kompetisi yang memberikan ruang bagi pemuda Indonesia untuk menyampaikan gagasan, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta meningkatkan keterampilan berbicara di depan publik.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Kemenpora Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Keberagaman dan Penghargaan
Senin, 24 Agustus 2026

Kemenpora Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Keberagaman dan Penghargaan

Peringatan HUT ke-81 RI di Kemenpora menjadi momentum untuk merayakan kemerdekaan sekaligus meneguhkan nilai keberagaman, persatuan, dan apresiasi atas pengabdian sebagai bagian dari semangat membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81