Kemenpora Dorong NPC Indonesia Optimalkan Cari Bibit Atlet di Daerah

Kamis, 30 September 2021
Bagikan:
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) mendorong National Paralympic Committee (NPC) Indonesia untuk mencari bibit atlet di daerah. Hal ini bertujuan agar ada generasi baru untuk bisa menjadi pelapis maupun pengganti atlet senio
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) mendorong National Paralympic Committee (NPC) Indonesia untuk mencari bibit atlet di daerah. Hal ini bertujuan agar ada generasi baru untuk bisa menjadi pelapis maupun pengganti atlet senio

Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) mendorong National Paralympic Committee (NPC) Indonesia untuk mencari bibit atlet di daerah. Hal ini bertujuan agar ada generasi baru untuk bisa menjadi pelapis maupun pengganti atlet senior nantinya. 

“Untuk pemberdayaan atlet, silakan NPC Indonesia mengoptimalkan NPC provinsi supaya bisa memproduksi stok bibit unggul (atlet),” kata Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta saat menjadi narasumber webinar Solo Pos dengan tema Tantangan Pembinaan Prestasi Olahraga Disabilitas secara virtual, Rabu (29/9). 

Menurut Deputi Isnanta, apresiasi dan penghargaan dari pemerintah kepada atlet Paralimpiade Tokyo bisa menjadi inspirasi bagi penyandang disablitas lainnya untuk bisa berprestasi dibidang olahraga. Apalagi, saat ini pembinaan atlet untuk cabang olahraga Paralimpiade dan Olimpiade pun diperlakukan setara, termasuk fasilitas pelatnas, dukungan mengikuti kejuaraan internasional, hingga bonus kepada peraih medali.

“Sehingga ini bisa menjadi inspirasi dan mendorong adik-adik (penyandang disabilitas) untuk menekuni olahraga dan menciptakan prestasi. Semoga yang belum yakin menekuni olahraga, bisa menjadi yakin dan ikut berpartisipasi. Serta juga bisa menjadi spirit,” ujar Isnanta. 

Untuk mencapai hal tersebut, Deputi Isnanta menyampaikan perlu adanya sumber daya manusia yang kuat dan fasilitas yang bagus. Desain besar olahraga nasional atau yang populer dengan sebutan DBON juga mengatur tentang pembinaan atlet disabilitas. 

“Kita harus sinergi dan kolaborasi untuk memantapkan tentang pembinaan atlet usia dini sampai dengan pensiunnya atlet. Seluruh potensi yang ada harus kita gali. Kompetisi lokal harus diperbanyak agar punya jam terbang bertanding. Kompetisi harus dikuatkan,” jelas Deputi Isnanta.

Sementara itu, Ketua Umum NPC Indonesia, Senny Marbun memiliki pendapat yang sama. Dia bilang, untuk mencari bibit atlet harus sering melakukan kunjungan ke daerah dan bersinergi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. 

“Kita harus rajin turun ke daerah, harus sering lakukan seleksi dan menggelar kompetisi. Perlu adanya sinergi dengan pemerintah provinsi serta kabupaten/kota. Harus berkolaborasi untuk menciptakan prestasi,” katanya. 

Untuk saat ini, Senny bilang prestasi atlet yang berjuang di Paralimpide Tokyo sangat luar biasa. Capaian ini, diterangkannya atas tangan dingin Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali. 

“Bapak Menpora memberi kita ruang yang seluas-luasnya, hingga akhirnya kita berhasil mengikuti Paralimpiade Tokyo. Mencetak atlet itu tak semudah membalikkan telapak tangan. Presiden Joko Widodo berani menyetarakan harkat dan martabat penyandang disabilitas dan dibuktikan saat Paralimpiade Tokyo. Tak ada perbedaan dengan atlet non disabilitas. Ini sangat luar biasa,” pungkas Senny.(jef)

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) menyiapkan generasi muda agar tak hanya menjadi peserta program kepemudaan, tetapi juga tampil sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi bagi persoalan di daerahnya. (dok.Bagus/Kemenpora)
Jumat, 16 Oktober 2026

Kemenpora Siapkan Pemuda Jadi Agen Perubahan Daerah Menuju Indonesia Emas 2045

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) menyiapkan generasi muda agar tak hanya menjadi peserta program kepemudaan, tetapi juga tampil sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi bagi persoalan di daerahnya.

Muhammad Al Imran membuka debutnya di Asian Para Games 2026 dengan kemenangan. Atlet para bulu tangkis Indonesia itu sukses membalas kekalahan dari wakil Thailand, Monghkon Bunsun, yang sebelumnya mengalahkannya di final ASEAN Para Games 2025.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Debut di Asian Para Games 2026, Al Imran Langsung Balas Kekalahan dari Thailand

Muhammad Al Imran membuka debutnya di Asian Para Games 2026 dengan kemenangan manis. Atlet para bulu tangkis Indonesia itu sukses membalas kekalahan dari wakil Thailand, Monghkon Bunsun, yang sebelumnya mengalahkannya di final ASEAN Para Games 2025.

Opening Ceremony Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 akan digelar pada Minggu (18/10) di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium, Nagoya, Jepang. Seremoni pembukaan dijadwalkan dimulai pukul 16.00 WIB.(dok.asianparagames-2026.org)
Jumat, 16 Oktober 2026

Opening Ceremony Asian Para Games 2026 Digelar 18 Oktober, Simak Jadwal dan Live Streaming

Opening Ceremony Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 akan digelar pada Minggu (18/10) di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium, Nagoya, Jepang. Seremoni pembukaan dijadwalkan dimulai pukul 16.00 WIB.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.istimewa)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Minggu, 04 Oktober 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi momen penutup perjuangan kontingen Indonesia, sekaligus panggung bagi Meydiana Laviola untuk membawa Merah Putih dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui busana Prada Bali dan Songket Bali. Indonesia menutup ajang tersebut dengan total 39 medali, terdiri atas 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026