Pebalap Senior Grasstrack Akbar Taufan Lelang Jersi Balap untuk Bantu Rumah Sakit Rujukan Covid-19

Pebalap Senior Grasstrack Akbar Taufan Lelang Jersi Balap untuk Bantu Rumah Sakit Rujukan Covid-19

Pebalap Senior Grasstrack Akbar Taufan Lelang Jersi Balap untuk Bantu Rumah Sakit Rujukan Covid-19

Sumedang: Pebalap senior motorkros Akbar Taufan berharap keikutsertaanya di ajang Jabar Open Grasstrack Championship 2020 Series jadi motivasi dan inspirasi atlet muda. Bahkan, ditengah pandemi Covid-19 ini, Akbar melelang jersi balapnya untuk membantu salah satu rumah sakit. 

Akbar melelang beberapa jersi balapnya. Ia tak mematok harga dalam lelangnya asal pantas karena hasilnya akan ia sumbangkan kepada rumah sakit rujukan Covid-19 di daerahnya. "Hasil dari lelang saya sumbangkan sepenuhnya untuk membantu dinas kesehatan di daerah saya melawan pandemi Covid-19," ujar ayah dari M. Rubin Caaesar ini.  

Akbar merupakan pebalap garuk tanah yang selalu di tunggu aksinya di lintasan tak beraspal ini. Pria dengan segudang prestasi ini memang sedari kecil telah menyukai motor trail. Kecintaanya pada balap motor didorong dari kakaknya yang juga seorang pebalap. 

"Saya di balap grasstrack sudah terjun dari tahun 2001, saat itu masih berumur 14 tahun. Kakak saya seorang pebalap itu juga yang mendorong saya menekuni olahraga grasstrack ini terlebih di lingkungan tempat tinggal juga mendukung hobi saya," cerita atlet dari Team 86 Salatiga, Jawa Tengah ini. 

Jabar Open Grasstrack Championship 2020 Series adalah kejuaraan pertama motorkros tingkat nasional yang gelar di tengah pandemi. Di kelas utama di ajang ini ia adalah pebalap yang usianya paling tua. "Saya berharap semoga keikutsertaan saya memotivasi atlet muda lebih semangat lagi meraih cita-citanya," ujar pria kelahiran Salatiga, Jawa Tengah 9 Desember 1986 ini. 

Ia bersyukur banyak sponsor lokal yang senantiasa mendukung debutnya di dunia otomotif termasuk saat mengikuti Jabar Open Grasstrack Championship 2020 Series ini. "Sponsor saya kebanyakkan memang dari produk-produk lokal ya seperti dari ban, Jersi, decal motor dan sebagainya dari produk anak negeri," ujar anak ketiga dari tiga bersaudara ini.  

Banyak suka duka yang telah ia lalui saat mengikuti kejuaraan esktrem seperti motorkros, meski demikian tak menyurutkan semangatnya untuk terus berusaha mengukir prestasi. "Suka dukanya banyak ya, sukanya bisa mencapai apa yang sudah direncakan apa yang dicita-citakan bersama tim. Untuk mencapai itu semua pasti melalui beberapa proses dan masa-masa sulit hingga cidera. Ketika kita taat dengan proses terus berjuang secara berkelanjutan pasti hasilnya juga akan baik," terangnya.  

Menurutnya, kejuaraan Jabar Open ini sangat baik dari berbagai segi misalnya dari segi kemasan, even, layout sircuit semua mendukung meski demikian karena di tengah pandemi penerapan protokol kesehatan terus disosialisaikan. "Di Indonesia secara umum masyarakatnya sangat menyukai kejuaraan motorcross seperti ini. Semua team dan crewnya terlihat mematuhi protokol kesehatan memakai masker dan menjaga jarak," tuturnya. 

Ia menilai kejuaraan di tengah pandemi ini sangat membantu ekonomi masyarakat sekitar sirkuit selain itu para penggiat olahraga otomotif juga sangat terbantu akan adanya even ini. "Even ini sangat baik ya karena pasti akan sangat membantu ekonomi masyarakat sekitar, para penggiat otomotif juga mereka bisa menjual produknya setelah sekian lama tertunda akibat pandemi," katanya. (ben)  

Prestasi Nasional Kejuaraan Motorcross: 

1. Tahun 2006 Juara nasional 

2. Tahun 2007 Juara nasional 

3. Tahun 2008 Juara nasional 

4. Tahun 2009 Juara nasional 

5. Tahun 2010 Juara nasional 

6. Tahun 2013 Juara nasional- Juara 1 Grass Track Malaysia 

7. Tahun 2015 Juara nasional 

8. Tahun 2016 Juara nasional Power Track OMR KLX  

 

BAGIKAN :
PELAYANAN