Pelatih dan Atlet Paralimpiade Apresiasi Dukungan Presiden Jokowi dan Menpora Amali Terhadap Atlet Difabel

Sabtu, 18 September 2021
Bagikan:
Pelatih cabang olahraga Parabulutangkis kontingen tim nasional pada Paralimpiade Tokyo 2020, Sapta Kunta Purnama menyampaikan pujian dan apresiasi atas dukungan Presiden Joko Widodo dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali terhadap atlet d
Pelatih cabang olahraga Parabulutangkis kontingen tim nasional pada Paralimpiade Tokyo 2020, Sapta Kunta Purnama menyampaikan pujian dan apresiasi atas dukungan Presiden Joko Widodo dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali terhadap atlet d

Jakarta: Pelatih cabang olahraga Parabulutangkis kontingen tim nasional pada Paralimpiade Tokyo 2020, Sapta Kunta Purnama menyampaikan pujian dan apresiasi atas dukungan Presiden Joko Widodo dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali terhadap atlet difabel tanah air. Sehingga dapat menorehkan prestasi yang membanggakan di ajang tersebut.

Hal ini disampaikan Sapta Kunta saat menjadi narasumber dalam program special bertajuk ‘Tribute to Paralimpians’ Metro TV, Sabtu (18/9) malam. Hadir pula sebagai narasumber, atlet paralimpiade, Leani Ratri Oktila, Dheva Anrimusthi, David Jacobs, Sapto Yogo Purnomo, Hary Susanto, dan Menpora Amali.

Menurutnya, saat ini atlet paragames atau difabel sudah disetarakan dengan atlet non difabel baik untuk fasilitas latihan maupun bonus-bonus yang didapatkan setelah berprestasi.

“Saya mengapresiasi kepada pemerintah terkait dengan dukungan selama ini. Ini luar biasa, bahwa untuk atlet atlet disabilitas ini memang pada waktu yang dulu-dulu ditelantarkan. Pada saat ini memang kita itu sudah disamakan dan itu kami sangat berterimakasih karena itu juga membuat konsentrasi para atlet itu memang sepenuhnya, ibaratnya mengekspos kemampuan kinerja mereka,” katanya.

Selain itu, dia juga mengapresiasi adanya Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang telah disusun Kemenpora dan stakeholder. Dimana salah satu muatannya untuk menyiapkan regenerasi atlet-atlet paragames agar dapat berprestasi di ajang Paralimpiade selanjutnya.

“Sekarang ini dari Kemenpora sudah membuat DBON yang disosialisasikan kepada kami. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, atlet para tenis meja, David Jacobs menyampaikan hal senada karena Presiden Jokowi dan Menpora Amali sangat memperhatikan para atlet paralimpiade.

“Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada pemerintah pak Jokowi, pak Menpora Zainudin Amali yang benar-benar memperhatikan atlet-atlet paralimpiade Indonesia, mulai dari persiapan dan juga pada saat kita berangkat dan juga bertanding ke Tokyo itu sungguh-sesuatu yang luar biasa,” ujar David.

Disamping itu, penghargaan yang diberikan atas prestasi yang telah mereka torehkan nilainya sama denga yang didapatkan atlet olimpiade.

“Perhatian dari pemerintah dan juga penghargaannya juga sungguh luar biasa, kita sangat mengapresiasi pak menteri dan juga kita harapkan bisa terus mendorong atlet-atlet paralympic Indonesia kedepan bisa lebih punya prestasi yang luar biasa lagi,” harapnya.

Menpora Amali yang turut hadir dalam acara ini mengungkapkan bahwa prestasi yang diraih kontingen Indonesia dengan raihan 9 medali merupakan prestasi yang membanggakan bangsa dan negara. Terlebih dengan perolehan tersebut memperbaiki peringkat Indonesia menjadi 43 dari Paralimpiade sebelumnya yang berada di posisi 76.

“Jadi satu hal yang luar biasa apa yang ditunjukkan oleh kontingen Indonesia dan para pelatih kita. Ini satu hal yang perlu kita syukuri dan kita apresiasi,” katanya.

Dengan demikian, dalam DBON pemerintah menempatkan posisi atlet paralimpiade dan olimpiade sama dan tidak ada lagi perbedaan. Atas arahan presiden Jokowi, kedepan akan dibangun training camp dan sentra-sentra olahraga untuk pembinaan atlet junior paragames dengan fasilitas yang lengkap.

“Beliau memberikan apresiasi. Jadi pak presiden, pak Jokowi memberi arahan dan itu sebagai perintah kepada saya, saya harus segera membangun training camp atau pemusatan latihan buat atlet-atlet paragames kita atau atlet difabel kita yang lengkap,” pungkasnya.(ded)

Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, menilai ajang lari Merdeka Run 2026 menjadi simbol kuat persatuan masyarakat sekaligus menggalakkan gaya hidup sehat. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 29 Agustus 2026

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Sebut Merdeka Run 2026 Simbol Persatuan dan Gaya Hidup Sehat

Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, menilai ajang lari Merdeka Run 2026 yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta menjadi simbol kuat persatuan masyarakat sekaligus momentum penting untuk menggalakkan gaya hidup sehat.

Menpora RI Erick Thohir, mengaku bangga sekaligus terharu melihat tingginya antusiasme masyarakat dalam gelaran Merdeka Run 2026.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 29 Agustus 2026

Didukung Presiden Prabowo, Menpora Erick Apresiasi Antusiasme 12 Ribu Peserta Merdeka Run 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, mengaku bangga sekaligus terharu melihat tingginya antusiasme masyarakat dalam gelaran Merdeka Run 2026 yang dilaksanakan guna memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Merdeka Run 2026 tak hanya menghadirkan tantangan bagi para pelari, tetapi juga menyuguhkan atmosfer yang membuat peserta bersemangat. Pelari Odekta Naibaho, yang sukses menyelesaikan lomba dengan waktu sekitar 26 menit. (foto: Surya/Kemenpora)
Sabtu, 29 Agustus 2026

Finish di 26 Menit, Odekta Naibaho: Meriahnya Merdeka Run 2026: Bikin Merinding!

Merdeka Run 2026 tak hanya menghadirkan tantangan bagi para pelari, tetapi juga menyuguhkan atmosfer yang membuat peserta bersemangat hingga garis finis. Hal itu dirasakan pelari Odekta Naibaho, yang sukses menyelesaikan lomba dengan waktu sekitar 26 menit kategori open putri.

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI

Karnaval HUT ke-81 RI menjadi momentum Kemenpora untuk mendekatkan olahraga dengan masyarakat sekaligus mengingatkan bahwa di balik setiap Merah Putih yang berkibar di podium internasional, ada perjuangan para atlet yang layak mendapat dukungan dan apresiasi seluruh bangsa.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81