Hadir di Acara Tribute to Olympians, Menpora Amali Kembali Tegaskan Atlet Paralimpian dan Olimpian Setara

Sabtu, 18 September 2021
Bagikan:
Menpora Amali kembali menegaskan bahwa perlakuan dan penghargaan terhadap atlet-atlet paralimpian setara dengan para atlet olimpian. Demikian ditegaskan ketika menjadi narasumber Tribute to Paralympians yang digelar Metro TV, Sabtu (18/9) malam.(foto:putr
Menpora Amali kembali menegaskan bahwa perlakuan dan penghargaan terhadap atlet-atlet paralimpian setara dengan para atlet olimpian. Demikian ditegaskan ketika menjadi narasumber Tribute to Paralympians yang digelar Metro TV, Sabtu (18/9) malam.(foto:putr

Tangerang: Menpora Amali kembali menegaskan bahwa perlakuan dan penghargaan terhadap atlet-atlet paralimpian setara dengan para atlet olimpian. Demikian ditegaskan ketika menjadi narasumber Tribute to Paralympians yang digelar Metro TV, Sabtu (18/9) malam.
 
"Saya menjalankan perintah Bapak Presiden, bahwa perlakuan dan penghargaan terhadap para atlet paralimpian adalah sama, tidak ada perbedaan dengan para olimpian," tegas Menpora Amali yang live bersama Metro TV dari Stadion Persita Indomilk, Kabupaten Tangerang, Banten.

"Untuk kontingen Paralimpiade Indonesia di Tokyo kali ini luar biasa, bayangkan saat di Rio de Janeiro peringkat 76 di Tokyo melonjak peringkat 43, prestasi sekaligus sejarah," tambahnya.

Selain apresiasi yang sama, ada perlakuan yang setara lainnya sebagaimana Presiden memerintahkan kepada Menpora untuk segera membuat Pusat Latihan Paragames yang sama sebagaimana Traning Camp bagi para atlet Olimpiade.

"Bapak Presiden memberikan arahan, bagi saya adalah perintah untuk membangun Training Camp bagi para atlet-atlet difabel. Sebagaimana DBON kita akan bangun training camp, maka untuk atlet Paragames juga dibangun yang setara," ucapnya.

"Apa-apa yang disampaikan NPC, atlet, pelatih, semua menjadi catatan kami, yang jelas baik perlakuan dalam mempersiapkan kebutuhan atlet, fasilitas untuk mengikuti even luar negeri dan lain semua sama. Posisi mereka sama dengan Olimpian, semoga ini menjadi penyemangat dan melihat perhatian yang sama mereka penyandang disabilitas tidak lagi khawatir dan berbondong-bondong menjadi atlet," tambahnya.

Hadir dalam tribute, Pelatih Para Badminton Sapta Kunta Purnama, Atlet Para Badminton Leani Ratri Oktila, Hary Susanto, Dheva Anrimusthi, David Jacobs atlet Para Tenis Meja, Sapto Yogo Purnomo atlet Para Atletik. Kesemuanya, baik pelatih maupun para atlet menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah yang dirasakan saat ini, perlakuan dan penghargaan yang sama akan memacu semangat mengangkat hakat martabat dimata dunia.

"Terima kasih atas perhatian pemerintah dari persiapan, pelatnas, keberangkatan, selama bertanding, dan apresiasi, ditambah akan dibangunnya Training Camp yang sama. Di Olimpiade Paris mendatang saya akan berjuang lebih keras lagi," kata Dheva, menyuarakan kawan-kawan lainnnya.(cah)

Ketum PSSI Erick usai membuka Indonesia Womens League (IWL) 2026 yang sekaligus dilanjutkan pertandingan Persija lawan FC Bekasi City di Stadion Madya, GBK, Jakarta, Minggu (18/10) malam.(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 18 Oktober 2026

Women's League 2026 Resmi Dibuka, Ketum PSSI Target Lahirkan Pemain Berkualitas untuk Timnas hingga Prestasi Kancah Internasional

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menyambut baik bergulirnya kembali kompetisi sepak bola wanita di tanah air. Dengan dimulainya kompetisi ini, PSSI optimistis kualitas sepak bola wanita nasional akan semakin meningkat dan mampu bersaing di level internasional.

Asian Para Games 2026 resmi dimulai. Kaisar Jepang Naruhito membuka pesta olahraga terbesar Asia bagi atlet disabilitas tersebut dalam upacara meriah di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Minggu (18/10) malam.   (dok.NPCI)
Minggu, 18 Oktober 2026

Kaisar Naruhito Resmi Buka Asian Para Games 2026, Pesan Inklusi Menggema dari Nagoya

Asian Para Games 2026 resmi dimulai. Kaisar Jepang Naruhito membuka pesta olahraga terbesar Asia bagi atlet disabilitas tersebut dalam upacara meriah di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Minggu (18/10) malam. Mengusung slogan *“We Are Beautiful Individuals!”*, ajang ini membawa pesan kuat bahwa keunikan setiap individu melampaui batas disabilitas, kebangsaan, dan budaya.

Pertandingan seru tersaji di Indonesia Womens League (IWL) 2026 antara Dewa United Women vs Persikad Women di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (18/10).(foto:gia/kemenpora.go.id)
Minggu, 18 Oktober 2026

Indonesia Women’s League 2026: Ketum PSSI Erick Saksikan Gol Tunggal Zahra Antar Dewa United Women Kalahkan Persikad Women

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyaksikan langsung pertandingan pekan pertama Indonesia Women's League (IWL) 2026 yang mempertemukan Dewa United Women melawan Persikad Women di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (18/10).

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.istimewa)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Minggu, 04 Oktober 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi momen penutup perjuangan kontingen Indonesia, sekaligus panggung bagi Meydiana Laviola untuk membawa Merah Putih dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui busana Prada Bali dan Songket Bali. Indonesia menutup ajang tersebut dengan total 39 medali, terdiri atas 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026