Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia

Aryo Febrian Moedanton, Dirikan Anakmuda.net untuk Wadah Berjejaring dan Berkreatif


Menghabiskan masa remaja di sebuah daerah yang jauh dari ibu kota dan merasakan sulitnya mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kreatifitas membuat Aryo Febrian Moedanton tergerak untuk mendirikan sebuah portal komunikasi yang dapat memberikan kesempatan anak muda untuk berjejaring dan mengembangkan kreatifitas. Ya, portal itu bernama anakmuda.net.(foto:dokpri/kemenpora.go.id)
Jakarta: Menghabiskan masa remaja di sebuah daerah yang jauh dari ibu kota dan merasakan sulitnya mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kreatifitas membuat Aryo Febrian Moedanton tergerak untuk mendirikan sebuah portal komunikasi yang dapat memberikan kesempatan anak muda untuk berjejaring dan mengembangkan kreatifitas. Ya, portal itu bernama anakmuda.net.
 
Di bawah naungan Anak Muda Nusantara Foundation pada tahun 2014 ia merintis anakmuda.net. Lahirnya anakmuda.net sebenarnya di latarbelakangi oleh pengalaman pribadi Aryo yang pada usia remajanya merasakan sulitnya mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kreatifitas dan kesempatan untuk berkarya. 
 
Pada tahun 2014 saat dipercaya bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk menangani kegiatan ASEAN Youth Expo ia akhirnya berkesempatan untuk mewujudkan mimpinya mendirikan sebuah portal komunikasi bagi anak muda. Lewat anakmuda.net Ia ingin membantu seluruh anak muda agar bisa menjadi solutif, berproses dan menjadi mandiri. 
 
“Tidak terlepas dari Kemenpora, waktu itu saya ingat tahun 2014 saya diminta oleh pak Imam Gunawan untuk membuat ASEAN Youth Expo.  Saya anak daerah, asal saya dari Bukittinggi Sumatera Barat, kadang mau nyari kesempatan beasiswa dan kompetisi aja susah. Kita harus ke Padang dan itu 3 jam lewat perjalanan darat. Akhirnya saya ngerasa kita butuh portal, dimana anak muda itu bisa berkembang dan dapat opportunity yang bagus dan itu harus portal yang terpercaya. Akhirnya saya membuat anakmuda.net sebagai portal bagi anak muda untuk bisa berjejaring dan saling berkomunikasi," kata Aryo saat dijumpai dikantor Anakmuda.net, di daerah Tebet (02/02).  
 
Di tahun 2018, anakmuda.net mulai beralih fokus dari portal komunikasi anak muda kepada bidang entrepreneurship. Anak Muda Nusantara Foundation dan anakmuda.net sedang terlibat dalam pembangunan sekolah entrepreneurship atau entrepreneurship center bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pemuda dan Olahraga. 
 
Hingga tahun 2020 ini, Entrepeneurship Center sudah ada di kota Bandung dan Yogjakarta. "Semua orang membutuhkan skil entrepreneurship seperti tahan banting, tidak mudah menyerah, mampu berkomunikasi dengan baik, punya ide kreatif dan critical way of thinking. Semangat ini berguna bagi semua orang dan dapat diterapkan untuk semua profesi," tambahnya. 
 
 Saat ini anakmuda.net sedang membangun kurikulum entrepreneurship berdasarkan dari pengalaman yang diperoleh setelah melakukan riset ke 22 provinsi di Indonesia. Dengan demikian ia berharap dapat memperluas jaringan dengan mendirikan Entrepreneurship Center ke seluruh daerah Indonesia.
 
Pemuda kelahiran 27 Februari 1990 ini merupakan bungsu dari dua bersaudara. Aryo menamatkan pendidikan masternya di Jurusan Manajemen, Universitas Bakrie pada tahun 2019. Saat menjalani pendidikan S2 di Universitas Bakrie ia  telah menjadi seorang profesional consultant di bidang komunikasi yang melakoni beberapa kegiatan sekaligus. 
 
Selain terdaftar sebagai pengajar di Universitas Bakrie untuk jurusan entrepreneurship, ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Akreditasi untuk Asian Para Games 2018, dipercaya Direktur of Accreditation di Asean Para Sports Federation, serta Kepala Bidang Untuk Relawan Olahraga di Forum Olahraga Rekreasi Masyarakat (FORMI). Selain itu, Pemuda berdarah Minang Blitar ini juga mengurusi Anak Muda Nusantara Foundation dan anakmuda.net, sebuah yayasan yang ia dirikan pada tahun 2015.(sin)