Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Deputi Pemberdayaan Pemuda Bertekad Kembalikan Marwah PPPON Sebagai Kawah Candradimuka Pemuda

Senin, 09 April 2018 16:02:40

Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora melakukan serah terima jabatan (Sertijab) pada jajarannya di Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional (PPPON), Cibubur, Jakarta Timur, Senin (9/4). Dijadikannya PPPON Cibubur sebagai tempat sertijab memiliki makna khusus, yakni menyegarkan dan menegaskan kembali pentingnya PPPON sebagai kawah candradimuka pembangunan pemuda.(foto:dok/kemenpora.go.id)

Jakarta: Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora melakukan serah terima jabatan (Sertijab) pada jajarannya di Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional (PPPON), Cibubur, Jakarta Timur, Senin (9/4). Dijadikannya PPPON Cibubur sebagai tempat sertijab memiliki makna khusus, yakni menyegarkan dan menegaskan kembali pentingnya PPPON sebagai kawah candradimuka pembangunan pemuda.

"Kami sengaja melaksanakan Sertijab di PPPON. Mengapa? Untuk mengangkat kembali marwah PPPON. Dulu PPPON adalah  ikon pemuda," ujar Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Faisal Abdullah. 

"PPPON ini sempat puluhan tahun sebagai kawah candradimuka penggemblengan kepemimpinan tunas muda harapan bangsa," lanjutnya, mengenang masa kejayaan PPPON yang terkenal karena menjadi tempat berbagai program dan perhelatan pembinaan pemuda nasional.

Sertijab yang melibatkan 23 pejabat eselon 2 hingga 4 ini disaksikan oleh Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Asrorun Niam dan Staf Ahli Menpora Bidang Ekonomi Kreatif, Jonni Mardizal.

Staf Ahli Menpora Bidang Ekonomi Kreatif Jonni Mardizal  mengatakan banyak kader yang lahir dari PPPON dengan berbagai programnya, antara lain TANASDA, TARPADNAS, PPBN. Bahkan Paskibraka dan Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN).

Guna mengembalikan marwah PPPON sebagai ikon Pemuda, Deputi I bertekad menjadikan tempat yang menyediakan berbagai fasilitas tersebut, sebagai model Sentra Pemberdayaan Pemuda (SPP) tingkat nasional. Sehingga dapat menjadi rujukan terbentuknya SPP di daerah. Inilah sebuah semangat baru dalam mendorong tercipta pola pembangunan kepemudaan yang kuat.

"Insya Allah salah satu pola pembangunan itu adalah SPP yang memang nomenklaturnya terpatri pada penjelasan UU Kepemudaan. Jadi, sisi legalitasnya sudah kuat sekali. Apalagi kini telah dipertajam dengan telah lahirnya dua Permenpora yang telah berkaitan dengan SPP itu," ujar Faisal, menegaskan.

Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Asrorun Niam menyambut positif tekad untuk mengangkat kembali marwah PPPON. Bahkan sudah menyiapkan perhelatan akbar di tempat tersebut.
“Pada 2 Mei nanti, kita akan dilaksanakan pertemuan pemuda tingkat ASEAN. Kegiatan  kepemudaan pelajar ini dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional dan melibatkan organisasi yang berbasis pelajar seperti PMII, IMM dan lainnya, aka dihadiri sekitar 5000 pemuda,” jelas Niam.(dok)

Bookmark and Share
April 2018
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30