Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Deputi II Kemenpora: Atasi Masalah Bangsa, Nilai Luhur Tarekat Perlu Dikembangkan di Kalangan Pemuda

Selasa, 16 Januari 2018 18:00:00

Menyambut Indonesia Emas 2045 Thariqoh berperan sangat penting dalam pembangunan karakter bangsa. Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Asrorun Ni'am Sholeh menjadi nara sumber Seminar Nasional pada rangkaian acara Muktamar ke XII Jam'iyyah Thariqoh Al-Mu'tabaroh An-Nahdliyah (JATMAN) di Pekalongan (16/1). (foto:dok/kemenpora.go.id)

Pekalongan: Menyambut Indonesia Emas 2045 Thariqoh berperan sangat penting dalam pembangunan karakter bangsa. Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Asrorun Ni'am Sholeh menjadi nara sumber Seminar Nasional pada rangkaian acara Muktamar ke XII Jam'iyyah Thariqoh Al-Mu'tabaroh An-Nahdliyah (JATMAN) di Pekalongan (16/1).
 
Niam menyampaikan bahwa berbagai gerakan pejuang penganut tarekat dalam merebut kemerdekaan Bangsa Indonesia pada saat usia yang masih pemuda. Dalam arti bahasa arab thariqoh berarti jalan, jalan untuk menuju ridho dari Allah Maha Kuasa. Sehingga kegiatan harian yang dilakukan penganut thariqoh ini adalah selalu berdzikir kepada Allah.
 
Acara seminar yang bertemakan "Penguatan Peran Thariqoh dalam Membangun Bangsa melalui Generasi Muda" ini dilaksanakan Aula IAIN Pekalongan. Dalam penyampaian materi tersebut Ni'am menjelaskan bahwa Indonesia menyambut Bonus Demografi tahun 2030 bangsa Indonesia harus mempersiapkan mental karakter bangsa dengan baik untuk menuju Indonesia Emas 2045.
 
"Siapa tidak kenal dengan Pangeran Diponegoro. Pahlawan nasional yang bernama kecil Bendoro Raden Mas Ontowiryo ini adalah penganut tarekat Shattariyah dan menjadi pemimpin pemberontakan melawan kolonial di usia belianya 20 tahun." terang Ni'am dalam penyampaian materi itu.
 
"Peran Thariqoh dalam pembangunan karakter bangsa ini dengan menjauhkan diri dari sifat "Hubbud Dunya"atau Cinta duniawi, menjadikan thariqoh sebagai penangkal korupsi di negeri ini. Begitu juga dengan peran thariqoh yang selama ini menuntun kita untuk "Mabuk Cinta" kepada Allah SWT menjauhkan pemuda-pemuda kita dari tindakan "Mabuk Narkoba," tambahnya. Acara ini dihadiri oleh 400 peserta dari perwakilan MATAN (Mahasiswa Ahlit Thariqoh An-Nahdliyah) seluruh Indonesia.(dok)
 
Bookmark and Share
Juli 2018
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31