Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Pendaftaran Penerimaan Pegawai Non Pegawai Negeri Sipil Kemenpora Ditunda.

Deputi Peningkatan Prestasi Kemenpora Ingin SEA Cup Squash 2018 Jadi Ajang Evaluasi Kekuatan untuk Asian Games 2018

Selasa, 24 April 2018 | 21:00:00 WIB

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Mulyana ingin Kejuaraan Internasional SEA Cup Squash 2018 yang digelar dari 25-29 April 2018 di Arena Squash Graha Siliwangi, Kota Bandung dijadikan sebagai ajang try in untuk evaluasi kesiapan tim squash Indonesia sebelum turun di ajang Asian Games 2018 mendatang.(foto: muc/kemenpora.go.id)

Bandung: Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Mulyana ingin Kejuaraan Internasional SEA Cup Squash 2018 yang digelar dari  25-29 April 2018 di Arena Squash Graha Siliwangi, Kota Bandung dijadikan sebagai ajang try in untuk evaluasi kesiapan tim squash Indonesia sebelum turun di ajang Asian Games 2018 mendatang.
 
"Saya melihat SEA Cup Squash 2018 ini bagus ya. Karena pas dengan momentum Asian Games jadi bisa dijadikan sebagai ajang try in dengan mengundang bnberapa negara dari luar negeri. Hasilnya nanti bisa menjadi bahan evaluasi penting," ujar Mulyana pada acara pembukaan SEA Cup Squash 2018  di Hotel Aryaduta, Bandung, Selasa (24/4) malam kemarin.
 
Kendati sebagai ajang try in Asian Games, Mulyana tidak menetapkan target muluk kepada tim squash Indonesia. “Kami harapkan tim squash Indonesia mampu menunjukan progress yang signifikan jelang Asian Games,” jelas Mulyana. "Saya berharap para atlet Indonesia akan mencapai peak performance pada Asian Games nanti. Jadi apapun hasilnya di kejuaraan ini bukan ukuran. Tapi sebagai bahan evaluasi,"tambahnya.
 
Sementara itu, Technical Delegate SEA Cup Squash 2018 K. Sivanesen menjelaskan, kejuaran itu diikuti oleh lima negara, yakni Malaysia, Filipina, Thailand, Singapura dan tuan rumah Indonesia. SEA Cup Squash 2018 mempertandingkan tiga nomor yakni perseorangan putra dan putri serta campuran.
 
"Tim squash Indonesia mengirimkan dua tim yakni Tim A dan Tim B, sedangkan negara lainnya seperti Malaysia, Thailand, Filipina dan Singapura mengirimkan satu tim," jelasnya. Sivanesen menambahkan, SEA Cup Squash merupakan kejuaraan internasional tahunan yang diikuti negara Asia Tenggara. Kejuaraan ini digelar setiap tahun sejak 2014 lalu di Singapura. Indonesia merupakan tuan rumah yang keempat untuk SEA Cup Squash tahun ini (muc)
 
Bookmark and Share
Agustus 2018
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
 
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31