Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Diberitahukan bahwa saat ini Call Center Kemenpora (1500 928) sudah aktif kembali.

Ingin Kembangkan Industri Olahraga Nasional, Kemenpora Gelar FGD

Jumat, 18 Agustus 2017 18:00:00

Grand design industri olahraga memastikan langkah yang diambil penentu kebijakan dan stakeholders dalam mengembangkan industri olahraga di Indonesia. Karenanya perlu ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga sebagai bentuk implemntasi dari Undang-undang sistem keolahragaan nasional. Hal tersebut disampaikan Plt. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Yuni Poerwanti, saat membuka Focus Group Discussion (FGD) tentang grand disain industri olahraga di Hotel Golden Boutique, Jumat (18/8) malam. (foto:dok/kemenpora.go.id)

Jakarta: Grand design industri olahraga memastikan langkah yang diambil penentu kebijakan dan stakeholders dalam mengembangkan industri olahraga di Indonesia. Karenanya perlu ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga sebagai bentuk implemntasi dari Undang-undang sistem keolahragaan nasioanal. Hal tersebut disampaikan Plt. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Yuni Poerwanti, saat membuka Focus Group Discussion (FGD) tentang grand disain industri olahraga di Hotel Golden Boutique, Jumat (18/8) malam. 
 
Kelemahan kita selama ini tidak adanya regulasi ataupun panduan yang secara teknis menjabarkan perintah Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, yang menyebabkan adanya sesuatu yang hilang antara perintah undang-undang dan penataan keolahragaan di lapangan. 
 
"Contoh konkretnya, hingga saat ini kita belum memiliki grand design industri olahraga nasional yang menjadi panduan bersama dalam mengembangkan industri olahraga di tanah air, sekaligus sebagai regulasi implementatif UU No.3/2005, " jelas Yuni. 
 
Lebih lanjut Yuni menegaskan bahwa grand design industri olahraga harus segera dirampungkan kemudian disosialisasikan kepada semua pemangku kepentingan dan masyarakat. "Tentu saja grand design industri olahraga harus ditetapkan melalui Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga sebagai salah satu bentuk implementasi UU Sistem Keolahragaan Nasional," tambahnya. 
 
Selain itu, pengembangan industri olahraga nasional harus dapat mendorong kemajuan olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, dan olahraga prestasi, dan pada gilirannya bermuara pada peningkatan mutu kehidupan bangsa dan peningkatan daya saing negara di pentas global.
 
Sementara itu, Asisten Deputi Industri dan Promosi Olahraga, Suryati, menjelaskan FGD ini dimaksudkan untuk mereview dan memfinalkan grand design industri olahraga yang sudah tersusun sebelumnya.
"FGD ini merupakan tahap akhir dari tahapan atau proses cukup panjang  sejak tahun 2016, mulai dari tahap penghimpunan data dan input pemikiran dari berbagai kalangan, hingga pada tahapan revisi substansi grand design industri olahraga," tambah Suryati yang menjadi penggagas digelarnya FGD. 
 
FGD finalisasi grand desaign diikuti 40 peserta dari berbagai kalangan akademisi dan pelaku usaha bidang olahraga, menghadiri narasumber, antara lain Prof. Drs. H. Toho Cholik Mutohir, MA, Ph.D; Prof. Dr. H. Adang Suherman, MA; Drs. Sudrajat Rasyid, MM; Dr. Hamid Anwar, M.Ph; dan Aris Subiyono, SH.(muc)
Bookmark and Share
Desember 2017
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
 
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31