Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Kemenpora Gelar Penyusunan Permenpora Tentang Tata Kelola Pembinaan Pelatih Olahraga

Selasa, 11 Juli 2017 11:00:00

Kepala Bidang Peningkatan Mutu Pelatih dan Instruktur Ahmad Arsani hari Selasa (11/7) pagi membuka kegiatan Penyusunan Permenpora Tentang Tata Kelola Pembinaan Pelatih Olahraga di Asmila Boutique Hotel, Bandung, Jawa Barat. Arsani menyampaikan terima kasih kepada tim penyusun dan para undangan yang menjadi nara sumber yang berperan terhadap lahirnya Permenpora tentang tata kelola pembinaan pelatih olahraga.(foto:dok/kemenpora.go.id)

Bandung: Kepala Bidang Peningkatan Mutu Pelatih dan Instruktur Ahmad Arsani hari Selasa (11/7) pagi membuka kegiatan Penyusunan Permenpora Tentang Tata Kelola Pembinaan Pelatih Olahraga di Asmila Boutique Hotel, Bandung, Jawa Barat. Arsani menyampaikan terima kasih kepada tim penyusun dan para undangan yang menjadi nara sumber yang berperan terhadap lahirnya Permenpora tentang tata kelola pembinaan pelatih olahraga. 
 
Permenpora merupakan langkah yang sangat strategis dan penting dalam upaya untuk memperkuat sistem pembinaan pelatih yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelatih dalam meningkatkan kemampuan menjalankan profesinya sebagai pelatih. "Selain itu penyusunan Permenpora ini juga untuk menjadi pedoman dan panduan bagi pemangku kebijakan dalam pembinaan pelatih," katanya. 
 
Lebih lanjut Arsani menyampaikan, penyusunan Permen ini akan menjadi penting karena selain akan menjadi dasar regulasi penataan dan pembinaan pelatih secara profesional, juga memiliki dasar yang sangat kuat dimana dalam UU No. 3 tahun 2005 Tentang Sistem Keolahragaan Nasional pada Bagian Ketiga, Pasal 63 yang dituliskan bahwa “Tenaga keolahragaan yang bertugas dalam setiap organisasi olahraga atau lembaga olahraga wajib memiliki kualifikasi dan sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh induk organisasi cabang olahraga yang bersangkutan dan/atau instansi pemerintah yang berwenang"
 
"Karenanya melalui program-program peningkatan kompetensi pelatih olahraga melalui Asisten Deputi Peningkatan Tenaga dan Keolahragaan akan mempersiapkan program strategis berupa fasilitasi/bantuan kepada organisasi/lembaga olahraga untuk penyelengaraan pelatihan pelatih dan tenaga keolahragaan lainnya, serta program pengiriman tenaga keolahragaan ke luar negeri dalam rangka meningkatkan kompetensi dan sertifikasi pada level internasional," tambahnya.  
 
Sementara Prof. Djoko Pekik yang menjadi narasumber mengatakan, bahwa Kemenpora harus memiliki regulasi dalam bentuk Permen yang khusus menangani tata kelola pembinaan pelatih olahraga prestasi. Dan tentunya Permenpora ini akan menjadi ukuran atau standart bagi para pelatih yang ingin menjadi pelatih secara profesional.
 
"Selama ini kita melihat pembinaan pelatih olahraga dilakukan secara parsial, artinya baik induk cabang olahraga maupun induk organisasi olahraga masing-masing merasa berhak melakukan pembinaan terhadap para pelatih. Dengan adanya Permenpora ini, diharapkan kegiatan pembinaan pelatih olahraga bisa dilakukan secara terkoordinir, teratur, sistematis dan profesional," ujarnya. 
 
Selain Asdep Peningkatan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan yang menjadi leader team dalam penyusunan Permenpora, hadir pula Badan Standarisasi Akreditasi Nasional Keolahragaan (Bsank), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Perwakilan induk Organisasi Cabang Olahraga, Akademisi Olahraga  dan Praktisi Olahraga. Turut hadir sebagai narasumber dalam pembahsan penyusunan Permenpora Prof. Dr. Djoko Pekik Irianto, M.Kes AIPO, Prof. Dr. Mulyana, M.Pd. dan Prof. Dr. Firmansyah Dlis,M.Pd. (san)
Bookmark and Share
September 2017
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
 
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30