Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Diberitahukan bahwa saat ini Call Center Kemenpora (1500 928) sudah aktif kembali.

Asdep Olahraga Prestasi Chandra Bhakti Hadiri Acara Pemberian Penghargaan Bagi Kontingen Jawa Barat

Rabu, 08 Februari 2017 18:00:00

Asdep Olahraga Prestasi Chandra Bhakti hari Rabu (08/2) sore mewakili Menpora Imam Nahrawi menghadiri Acara Pemberian Penghargaan Bagi Kontingen Jawa Barat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX dan Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XV Tahun 2016 di Auditorium Gedung Sabuga ITB Bandung, Jawa Barat.(foto:raiky/kemenpora.go.id)

Bandung: Asdep Olahraga Prestasi Chandra Bhakti hari Rabu (08/2) sore mewakili Menpora Imam Nahrawi menghadiri Acara Pemberian Penghargaan Bagi Kontingen Jawa Barat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX dan Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XV Tahun 2016 di Auditorium Gedung Sabuga ITB Bandung, Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menilai pemberian penghargaan ini tidak hanya untuk atlet yang juara tetapi seluruh atlet, ofisial yang terlibat pada PON dan Peparnas 2016 anggaran keseluruhannya yakni Rp 2,3 triliun lebih.

"Anggaran Pemprov Jabar senilai itu (Rp2,3 triliun) tidak akan pernah terulang lagi pastinya, PON ini tercatat dalam sejarah khususnya pada pembukaan karena pembukaan paling megah pada PON sebelumnya meski anggaran lebih kecil di bandingkan pada PON sebelumnya," kata Aher, sapaan akrab Gubernur Jabar.

Ia menilai empat catur sukses Jabar tercapai dengan baik hal ini berdasarkan suksesnya pembukaan penutupan, perkembangan perekonomian Jabar keseluruhan naik mengalahkan DKI Jakarta pada 2016, prestasi pada PON/Peparnas Jawa Barat keluar menjadi juara umum serta BPK menyatakan penggunaan anggaran PON adalah clear and clean, urainya.

"Terima kasih kepada seluruh jajaran PON, jajaran SKPD, KONI, NPCI, bupati/ walikota, para pelatih/ofisial dan para atlet yang membanggakan Jawa Barat," tutupnya.

Asdep Olahraga Prestasi Chandra Bhakti menilai penghargaan ini akan memotivasi para atlet berprestasi lebih baik lagi. "Dalam pemberian penghargaan seharusnya mempertimbangkan beberapa hal apabila kaitannya dengan PON Jabar 2016 maka saya sependapat prinsipnya catur sukses (sukses penyelenggaraan, administrasi, ekonomi dan prestasi," ujarnya.

Ia melanjutkan semua pihak masih menunggu audit dari sukses administrasi pada PON/Peparnas Jabar 2016. "BPK masih memproses administrasi yang digunakan untuk PON/Peparnas 2016 terutama terkait APBN, khususnya laporan Peparnas yang telah berakhir tahun anggaran," tukasnya.

Menurutnya pihaknya telah bersurat supaya laporan khususnya Peparnas dapat segera disampaikan. "Hingga saat ini Peparnas baru Rp 16,5 miliar, kita prinsipnya setuju bahwa PON terselenggara dengan baik serta harus didasari bahwa PON ini adalah sebagian dari olahraga prestasi," kata Chandra.

"Kita berharap PON Jabar ini menjadi pembelajaran supaya PON XX di Papua nanti betul-betul berorientasi pada olahraga prestasi khususnya sport olympic," harapnya.

Sebelumnya, Kepala Dispora Jawa Barat Yudha M. Saputra melaporkan kegiatan ini bukan pemberian bonus tetapi pemberian penghargaan juga sebagai bentuk ikatan emosional agar para atlet tetap menjadi atlet Jabar.

"Maksud dari kegiatan ini adalah apresiasi terhadap para atlet PON/PEPARNAS 2016 guna meningkatkan motivasi dan prestasi atlet Jabar untuk menghadapi event SEA Games Kuala Lumpur, Asian Games Jakarta dan Olimpiade Tokyo," ujarnya.

Para kontingen PON lanjutnya, berjumlah 1.514 orang, PEPARNAS sebanyak 302 orang, bentuk penghargaannya adalah Piagam Penghargaan serta dalam bentuk uang dari Anggaran Pemprov Jabar untuk atlet PON sebanyak Rp 164 miliar, untuk atlet PEPARNAS sejumlah Rp 74 miliar total Rp 238 miliar lebih, tutupnya. (ben)

Bookmark and Share
Desember 2017
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
 
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31