Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Diberitahukan bahwa saat ini Call Center Kemenpora (1500 928) sudah aktif kembali.

Siaran Pers No. 31/Kemenpora/X/2017: Percepatan Peningkatan Prestasi Olahraga Indonesia

Rabu, 18 Oktober 2017

(Jakarta, 18 oktober 2018) Wakil  Presiden RI Jusuf Kalla pada tanggal 18 Oktober 2017 pagi telah memimpin rapat khusus dalam rangka persiapan finalisasi penandatanganan draf Peraturan Presiden (Perpres) tentang Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional sebagai pengganti atas Perpres Nomor 15 Tahun 2016 tentang Program Indonesia Emas (PRIMA). Rapat dihadiri oleh Kepala Sekretariat Wapres dan seluruh Deputi serta Staf Khusus dan Tenaga Akhli Wapres, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraha, Ketua Umum KONI dan jajaran pimpinannya, Deputi dan Staf Khusus Menko PMK dan Wakil Sekjen KOI/INASGOC. 

 

Bebrapa hal penting yang perlu diketahui dari rapat tersebu: 

1. Wakil Presiden memberitahukan, bahwa draf Perpres akan segera ditandatangani oleh Presiden. Oleh karena itu kepada Kemenpora dan KONI diminta untuk segera melakukan persecapatan dalam rangka menindaklanjuti hal-hal penting yang disebut dalam substansi Perpres.

2. Wakil Presiden menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ahmad Sucipto selaku Kasatlak PRIMA yang sudah memberikan kontribuasi yang sangat besar terhadap prestasi olahraga beberapa tahun ini. Untuk itu Ahmad Sucipto diminta untuk tetap diperbantukan kepada fungsi baru misalnya sebagai Penasehat yang lead-nya akan dilakukan oleh KONI Pusat. 

3. Kemenpora dalam rapat tersebut juga menyampaikan kesiapannya untuk menindaklanjuti Perpres dan akan lebih fokus kepada  pembenahan sistem dan pola penganggaran yang selama ini merupkan salah satu permasalahan dalam pengembangan PRIMA. Dalan arti, berbagai kendala itu langsung telah dibenahi supaya tidak terulang kembali dan melakukan pergantian pada personil yang bertanggung jawab sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

4. Wakil Presiden meminta kepada KONI yang akan melakukan fungsi pengawasan pada peningkatan prestasi olahraha untuk menunjukan kinerjanya yg semaksimal mungkin dengan tujuan agar target pencapaian prestasi olahraha Indonesia di Asian Games 2018 dapat tercapai di 10 besar dengan jumah mendali emas yang harus lebih banyak dari yg dipaparkan dari rapat tersebut.

5. Wakil Presiden menekankan sekali lagi bahwa tujuan dari terbitnya Perpres tersebut adalah untuk menyederhanakn proses birokrasi dimana kebutuhan anggaran dari Kemenpora langsung diberikan kepada cabang-cabang olahraha unggulan tertentu dan memungkinkan bagi KONI untuk melakukan optimalisasi pengawasan pengendalian dan evaluasi.

6. Mengingat waktu yg sangat mendesak, maka Perpres tersebut akan ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo dan akan berlaku sejak ditandatangani Perpres tersebut (tidak menunggu pemberlakuan di awal tahun 2018). Sehingga Kemenpora dan KONI serta pihak terkait diminta segera melakukan koordinasi dalam minggu ini.

7. Wakil Presiden berencana akan bertemu dengan pimpinan sejumlah cabang olahraha dalam waktu dekat ini. Atas dasar laporan Kemenpora mengenai  anggaran PRIMA yang sudah digunakan sekitar Rp 253 milyar dari total anggaran tahun 2017 sebesar Rp 499 milyar, maka KONI dan cabang-cabang olahraha tertentu agar memanfaatkan anggaran yang tersisa dalam  waktu 2 bulan terkahir (verifikasi dan validasi anggaran sedang berlangsung). Untuk anggaran tahun 2018 sebesar Rp 735 milyar.

8. Kemenpora akan mengundang rapat koordinasi bersama KONI, KOI dan pengurus PRIMA (Satlak dan Dewan ) dalam rapat khusus pada Kamis siang.

9. Khusus kepada KOI dan INASGOC diminta untuk mengamankan beberapa namber of event tertentu yang berpotensi mendulang emas tanpa harus merubah jumlah cabor (40) dan number of events (462).

 

--------

Sekretaris Kemenpora (Gatot S Dewa Broto, HP 0811898504, email: gsdewabroto@gmail.com, twitter: @gsdewabroto).

Nopember 2017
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
 
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30