Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Siaran Pers No. 16/Kemenpora/5/2017: Pencalonan Indonesia Sebagai Tuan Rumah 2023 FIBA World Cup

Jumat, 05 Mei 2017

(Jakarta, 5 Mei 2017). Kemenpora menyambut sangat gembira dengan rencana pencalonan Indonesia bersama Filipina dan Jepang untuk menjadi tuan rumah kejuaraan dunia  bola basket tahun 2023 (2023 FIBA World Cup of Basket Ball). Dukungan ini sangat penting diberikan, mengingat melalui FIBA World Cup tersebut memungkinkan Indonesia tidak hanya mampu menunjukkan pada dunia internasional untuk menjadi tuan rumah kejuaraan bola basket  yang representatif, tetapi juga berdampak positif bagi masyarakat bahwa induk cabang olahraga bersama pemerintah tetap memberikan perhatian optimal bagi cabang-cabang olahraga lain untuk menjadi tuan rumah event internasional tidak hanya untuk cabang olahraga bulitangkis dan beberapa cabang olahraga tertentu lainnya. 
 
Tentu usaha Indonesia untuk menjadi tuan rumah tersebut membutuhkan effort yang extra ordinary, dan hal itu sangat wajar, karena sudah barang tentu ada beberapa negara lain sangat berminat untuk juga menjadi tuan rumah bersaing dengan Indonesia. Beruntung bahwasanya Tiongkok sudah dapat jatah untuk tuan rumah tahun 2019, sehingga berkurang tingkat persaingannya. Namun demikian, yang menjadi persoalan seandainya pihak FIBA menerapkan sistem zoning, dan semoga ini tidak terjadi, dengan demikian meski nantinya tahun 2019 akan berlangsung di Asia, semoga tidak ada kendala untuk kembali berlangsung di kawasan Asia pada tahun 2023 dan itu diharapkan hanya di Indonesia bersama Filipina dan Jepang (sebagai co-host).
 
Upaya Indonesia tersebut yang akan bersama menggandeng Filipina dan Jepang tentu membutuhkan sinergitas yang solid, karena Kemenpora tidak ingin membiarkan PP PERBASI yang dipimpin Danny Kosasih maupun Asosiasi Bola Basket Asia Tenggara (SEABA) yang dipimpin Erick Thohir untuk bergerak sendiri. Kemenpora akan menggandeng Kemlu untuk melakukan pendekatan diplomatik bagi pencalonan Indonesia, karena selama ini terbukti mekanisme kerjasama tersebut cukup efektif dalam memperjuangkan inisiatif Indonesia di berbagai event internasional. Selain itu, jika nantinya Insya Allah positif jadi tuan rumah, maka Kemenpora akan memfasilitasi secara aktif koordinasi dengan sejumlah lembaga kementerian dan non kementerian terkait, sebagaimana sekarang ini sedang dilakukan dalam rangka persiapan penyelenggaraan Asian Games 2018 dimana bola basket juga termasuk yang akan dipertandingkan.
 
----------
Sesmenpora (Gatot S Dewa Broto, HP: 0811898504, Email: gsdewabroto@gmail.com, Twitter: @gsdewabroto)

Mei 2017
Min
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
 
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31