Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia

Menpora Ajak Masyarakat Bersepeda


Menpora Andi Mallarangeng bersepeda dari kediaman ke kantornya, hari Jumat (5/3) pagi. (foto: muchlis/kemenpora.go.id)

Jakarta: Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Andi Alifian Mallarangeng bersama komunitas Bike to Work (BW) yang dikomandoi Ketua Umumnya Toto Sugito, Jumat (5/3) sekitar pukul 06.30 pagi WIB, kembali memasyarakatkan penggunaan sepeda bagi masyarakat Jakarta. 

Bertepatan dengan kegiatan Jumat pagi atau hari Krida, Menpora bersama sekitar 30 komunitas BW memulai kegiatan bersepeda bersama dari Rumah Dinas Menpora Jalan Widya Chandra. Menyusuri jalan Gatot Subroto menuju Jalan Pemuda hingga berakhir di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga. 

Dalam sosialisasi Tahun Pemuda Bersepeda bertepatan dengan Gebyar Sepeda Menpora Andi mengatakan bahwa sepeda sudah menjadi gaya kota modern. Dengan bersepeda berarti sudah membantu mengurangi pencemaran (polusi) dibandingkan penggunaan kendaraan pribadi di Kota Jakarta yang sudah macet dan polusi. 

Penggunaan sepeda juga membuat pencemaran pun berkurang. "Sepeda sebaiknya digunakan lagi. Supaya sehat dan mengurangi polusi. Satu orang bersepeda, berarti ada satu kendaraan mobil atau motor yang tidak digunakan," ujarnya. 

Di samping itu, rajin bersepeda juga dapat menelurkan atlet baru di dunia sepeda. "Dengan memasyarakatnya sepeda, maka akan lebih banyak lagi calon atlet yang bisa dikembangkan menjadi atlet sepeda. Baik itu sepeda balap, sepeda gunung, sepeda BMX atau jenis lomba sepeda downhill.

Toto mengatakan tujuan yang ingin dicapai BW sejak tahun 2004 adalah mengkampanyekan sepeda sebagai alternatif transportasi yg ramah lingkungan. "Ini sudah semakin buruk, global warming, macet yang memprihatinkan. Kita harus melakukan sesuatu, semakin banyak yang bersepeda semakin banyak polusi yang dikurangi," ujar Toto. Masyarakat diharapkan mulai kembali ke transportasi alternatif dimulai dari kegiatannya yang kecil. "Kita arahkan yang tadinya hanya 1 kilometer yah naik sepedalah," ujarnya. (rma)