Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia

Tuan Rumah Kejuaraan Bulutangkis Tuna Rungu Asia Pasifik


Jakarta: Sesuai hasil kongres ke 8 APDSC (Asia Pacific Deaf Sports Confederation/ Konfederasi Olah Raga Tuna Rungu se-Asia Pasifik) bulan Desember tahun 2008 di Phnom Phen, Kamboja, Indonesia mendapat kehormatan untuk menjadi penyelenggara dan tuan rumah Asia Pacific Deaf Badminton Championship (Kejuaraan Bulutangkis Tuna Rungu Asia Pasifik) yang ketiga. APDSC rencananya digelar di Samarinda, Kalimantan Timur, tanggal  2 s/d 9 November 2010, diikuti 30 negara di kawasan Asia Pasifik. Karena  itu Perhimpunan Olah Raga Tuna Rungu Indonesia (PORTURIN) hari Kamis (4/3) sore berkunjung ke Kemenpora dan diterima oleh Sekretaris Kemenpora Wafid Muharam, di ruang kerjanya.

PORTURIN yang diwakili oleh Ketua Umum Harpalis Alwi dan Sekretaris Adriana Angela Brigita, Pembantu Umum Eri Alwi dan Dovar Poerwanto melaporkan  rencana kerja tahun 2010 sekaligus meminta dukungan Kemenpora untuk penyelenggaraan Asia Pasific Deaf Badminton Championship yang ketiga. Menurut Harpalis, kegiatan ini telah mendapat dukungan dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Gubernur Kalimantan Timur dan Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim. Diharapkan Kemenpora juga mendukung, antara lain dalam hal  pendanaan dan pendampingan.

Wafid Muharam mewakili Menpora menyatakan, pemerintah pasti akan mendukung rencana tersebut karena sama-sama merupakan kegiatan yang memberdayakan warga negara Indonesia. "Tuna rungu pun akan mampu berprestasi membawa nama baik bangsa Indonesia, dan juga menunjukkan bahwa bulu tangkis olahraga andalan Indonesia masih berjaya," kata Sesmen. (rin)