Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia

Menpora Terima Forum LSM kota Pare-pare


Menegpora Andi Mallarangeng hari Rabu (3/3) sore menerima LSM sekota Pare-pare, Sulsel, yang tergabung dalam FORSI. (foto:muchlis/kemenpora.go.id)

Jakarta: Menteri Negara Pemuda dan Olahraga , Andi Alifian Mallarangeng hari  Rabu (3/3) sore, di kantornya menerima Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM) sekota Pare-pare, Sulawesi Selatan, yang tergabung dalam Forum Kordinasi LSM (FORSI). Kunjungan Forum LSM ini , selain untuk bersilaturahmi sekaligus berdikusi tentang pengembangan kepemudaan, keolahragaan,dan pendidikan di kota Pare-pare.

Dalam pertemuan itu, Menpora bercerita bahwa kota Pare-pare dulu menjadi kota alternatif para pendatang dari daerah-daerah utara Sulsel, untuk menimba ilmu serta mengikuti pembinaan dan pelatihan keolahragaan, selain mereka ke kota Makassar. Dari segi olahraga Pare-pare unggul dibeberapa cabang seperti basket, yudo, takraw, dayung dan sepakbola. ”Saya ingat dulu, yang paling unggul adalah basket, dimana para pemainnya orang-orang Tiong Hoa, juga ada takrow, “ kata Menpora.

Ditambahkan,  dari segi pendidikan, Pare-pare juga melahirkan tokoh-tokoh nasional seperti  mantan Presiden BJ Habibie, mantan Jagung  Baharuddin Lopa dan Salim Saiddan mantan Menkumham Hamid Awaluddin. "Saya juga lahir di Pare-pare. ”Banyak juga yang dulunya menimba ilmu di Pare-pare telah mejadi tokoh nasional, jadi memang perlu dipikirkan pengembangan pendidikan di sana agar lebih maju lagi, “ ujar Andi Mallarangeng. Di  kota Pare-pare, berjarak sekitar 100 km dari kota Makassar, ayahanda dari Menpora  pernah menjadi walikota. 

Aktivis LS yang diterima Menpora adalah Ketua FORSI  Yasin Mashab, Sekjen Bachtiar Syarifuddin, AS Oedin (Lembaga Perlindungan Anak, Buruh dan Perempuan), Sinapati (Sekoci Indonesia) Patajangi (Merah Putih), Bahar (Sekoci Indo Ratu) , Nasir Majid Elhaerindo, Anwar B Rasyid (Abdi Mulya), Haerul Anwar (Indo Ratu), serta Kesbang Pare- Pare Amir Sabbi serta Humas Ibrahim Halim. (win)