Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Rapim Bersama Pejabat Eselon I


Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alifian Mallarangeng bersama pejabat Eselon I, para Deputi, dan Kepala Biro, Senin (22/2) pagi ini memulai aktivitasnya dengan menggelar Rapat Pimpinan (Rapim). 

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Menteri Pemuda dan Olahraga ini dihadiri antara lain Sekretaris Menteri Wafid Muharam, Deputi I Bidang Pemberdayaan Pemuda Sakhyan Asmara, Deputi II Bidang Pengembangan Kepemimpinan Pemuda Budi Setiawan, Deputi III Bidang Kewirausahaan Pemuda dan Industri Olahraga Sudrajat Rasid, Deputi V Bidang Peningkatan Prestasi dan Iptek Olahraga Tunas Dwidharto. Para staf ahli antara lain, Staf Ahli Bidang Strategi Pembangunan Djohar Arifin, Staf Ahli Bidang Sumber Daya Olahraga James Tangkudung, Staf Ahli Bidang Politik, Ekonomi Sosial Budaya Basuki Supartono. Para staf khusus yaitu Staf Khusus Bidang Olahraga Ivana Lie, Staf Khusus Bidang Kemitraan Lalu Wildan, Staf Khusus Bidang Kepemudaan Fachrudin, dua Kepala Biro, Kepala Biro Perencanaan Deddy Kusdinar dan Kepala Biro Humas dan Hukum I Gusti Ngurah Bagus Sucitra. 

Sejumlah agenda penting dibicarakan antara lain persiapan sarasehan sepakbola dan agenda nasional sepanjang sebulan ke depan. Terkait rencana sarasehan sepakbola nasional, akan diselenggarakan di kota Malang Jawa Timur sekitar 30-31Maret mendatang. Guna membahas persiapan sarasehan itu, rencananya pemerintah selaku fasilitator akan mengundang KONI, PSSI, dan PWI untuk duduk bersama sekitar Rabu (24/2) lusa guna membahas persiapan itu lebih lanjut. 

Dalam kesempatan Rapim pagi ini, Tunas mengatakan, timnya telah menyiapkan kerangka acuan dalam rencana sarasehan ini. Dalam kesempatan itu Tunas dan timnya memaparkan kerangka acuan persiapan sarasehan itu. Andi berharap kerangka acuan ini dapat mendorong dan menyemangati semua pecinta sepakbola. "Isi kerangka acuan singkat saja, yaitu harapan, menjadi terbaik di Asia Tenggara, papan atas di Asia dan lolos Piala Dunia. Target kita minimum Indonesia punya tiga tim nasional," katanya. 

Jika kembali pada kejayaan masa silam, Indonesia pernah meraih kejayaan masa lalu seperti tim Garuda, Harimau dan Banteng. (rma)