Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Olahraga Otomotif Harus Terencana


Menpora Andi Mallarangeng, Jean Todt dan Ari P. Batubara, pada penyerahan IMI Award 2010 di Hotel Four Season Jakarta, Jumat (19/2) malam. (foto: bagus/kemenpora.go.id)
Jakarta: Olahraga otomotif nasional harus memiliki program yang terencana agar bisa berprestasi di dunia internasional. Seperti juga cabang olahraga lainnya, olahraga otomotif juga harus dikembangkan dengan program yang terencana dengan baik. Program tersebut sejatinya dilakukan setahap demi setahap dari level yang rendah hingga yang tertinggi di dunia internasional. 

"Saya minta nasihat kepada Presiden FIA bagaimana caranya supaya pebalap-pebalap muda kita bisa tampil di ajang internasional. Katanya, pebalap kita harus terus melatih diri mulai dari level terendah yaitu gokart sampai ke jenjang tertinggi," ujar Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng saat menerima penghargaan IMI Award 2010 di Hotel Four Season Jakarta, Jumat (19/2) malam. 

Sebelumnya, di tempat tersebut Menpora sempat melakukan pertemuan dengan Presiden Federasi Otomotif Internasional Jean Todt yang juga menerima penghargaan yang sama. Pada kesempatan tersebut Menpora mengatakan, pihaknya menaruh perhatian yang besar terhadap dunia olahraga otomotif nasional. Menurutnya, pembinaan adalah hal yang sangat penting untuk mencetak pebalap-pebalap nasional berprestasi. 

"Saya sudah bertemu pebalap-pebalap muda kita. saya optimis perkembangan otomotif di Indonesia akan maju sangat pesat," ungkapnya. 

Ia menambahkan, dari perbincangannya dengan Jean Todt, mantan Team Principal Tim Formula Satu Ferrari itu mengaku sudah meninjau sarana dan prasarana olahraga otomotif di Indonesia. Jean Todt menilai sarana dan prasarana yang ada sudah baik namun masih ada beberapa yang perlu ditingkatkan. (mal)