Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Waspadai Penipuan yang Mengatasnamakan Menpora


Jakarta: Menteri Pemuda dan Olah Raga Andi Mallarangeng minta agar Organisasi Kepemudaan (OKP) dan masyarakat luas mewaspadai pihak-pihak yang ingin melakukan penipuan dengan mengatasnamakan Menpora atau Kemenpora.

Hal tersebut berdasarkan laporan yang masuk dari Ketua DPD KNPI Jembrana, Gede Aryana Bisma, yang menceritakan bahwa dirinya telah dihubungi melalui telepon oleh seseorang yang mengaku sebagai salah satu Deputi Kemenpora.

Dihubungi Selasa (9/2) siang, kepada www.kemenpora.go.id, Gede Aryana Bisma menceritakan bahwa pagi tadi, dirinya ditelepon oleh seseorang  dari nomor 081807314309, yang mengaku bernama Bachtiar, staf Biro Umum Kemenpora.  Kata Aryana, orang yang mengaku bernama Bachtiar mengatakan bahwa  DPD KNPI Jembrana akan mendapat suntikan dana dari Menpora sebesar Rp 176 juta rupiah.

“Untuk itu, saya diminta menghubungi seseorang yang dikatakan sebagai  Deputi Bidang Pemberdayaan Olahraga Kemenpora, Dr. R.P.M Junusul Hairy, di nomor 081387354787. Sayapun menghubungi Junusul Hairy. Katanya, benar  bahwa dia diperintahkan oleh Menpora untuk mengirim dana sebesar Rp. 176 juta  kepada DPD KNPI Jembrana sebagai dana pembinaan. Orang yang mengaku  Junusul itu kemudian meminta saya menghubungi seseorang bernama Lukman di nomor 081388674259, yang menurutnya sebagai staf Bidang Transfer di Bank Dunia,” cerita Aryana.

“Sayapun menghubungi orang yang disebut bernama Lukman itu. Dia benar mengaku dari Bank Dunia, dan membenarkan pula bahwa DPD KNPI Jembrana akan memperoleh bantuan, tetapi untuk mencairkan bantuan itu saya diminta untuk mentransfer dana Rp Rp. 3,8 juta, sebagai biaya administrasi. Dari situlah saya ragu, dan melakukan konfirmasi ke Kemenpora, sehingga akhirnya saya tahu bahwa saya hampir kena  tipu. Saya segera melaporkan hal ini kepada Menpora,” kata Aryana. (mal)