Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Menpora Ajak HIPMI Bina Wirausahawan Muda


Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng mengajak Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) untuk bekerjasama dalam melakukan pembinaan kepada para pemuda dalam hal kewirausahaan.

Ajakan tersebut diungkapkan Menpora saat menjadi pembicara dalam Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Nasional Angkatan I HIPMI di Gedung Lembaga Pertahanan Nasional, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (8/2) siang.

Menurut Menpora, salah satu tantangan bangsa Indonesia ke depan adalah menciptakan generasi muda yang semakin banyak masuk dalam bidang kewirausahaan. Bukan hanya itu, tantangan lainnya, bagaimana para wirausahawan muda ini nantinya menjadi besar dan dapat bersaing dengan wirausahawan muda manca Negara.

Saat ini wirausahaan muda Indonesia dinilai masih belum dapat bersaing di manca Negara. Hal tersebut ditandai dengan masih jarangnya produk nasional yang dipasarkan di luar negeri.

“Kompetisi ekonomi makin meregional ke Asia Tenggara. Jangan sampai kita ketinggalan dengan pengusaha muda dari negara-negara lain di kawasan,” ujarnya dalam ceramah bertajuk “Strategi Pembagunan Kepemudaan Berbasis Enterpreneurship”.

Sebetulnya, Kementrian Pemuda dan Olahraga memiliki program utama dalam bidang kewirausahan. Tidak seperti HIPMI yang pelaku bisnisnya relatif mapan, dalam Program Kewirausahaan Kemenpora, kaum pemuda yang ditangani kebanyakan adalah wirausahawan dengan skala kecil menengah di daerah dan pedesaan yang ingin berusaha namun tidak memiliki modal bahkan untuk memulai usahanya.

Namun, menurut Menpora, salah satu masalah yang dihadapi pihaknya adalah dalam melakukan pembinaan kepada para pemuda tersebut. Kemenpora kebanyakan diisi oleh para birokrat yang tidak berpengalaman dalam dunia usaha sehingga tidak akan memberikan dampak yang baik ketika menjalankan program tersebut.

“Kami juga bekerjasama dengan Kementrian Koperasi dan UKM, juga Kementrian Perdagangan dan Kementrian Perindustrian, tapi mereka kan juga kebanyakan birokrat.  Bagaimana kalau Kemenpora bekerjasama dengan HIPMI, kita buat program bersama,. Pembiayaan sebagian dari Kemenpora, mungkin juga sebagian dari HIPMI,” ajak Menpora yang disambut tepuk tangan dari seratus lebih peserta. (kml)