Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Barang Milik Negara adalah Milik Rakyat


Jakarta: Mengelola barang milik negara diperlukan komitmen yang kuat untuk bekerja dengan baik, benar dan penuh tanggung jawab. Komitmen ini sangat penting, agar para pengelola kekayaan milik negara ini sadar bahwa barang yang dikelolanya sesungguhnya adalah milik rakyat. Demikian dikatakan Sekretaris Menteri Pemuda dan Olah Raga,  Wafid Muharram, hari Senin (1/2) malam di Hotel Pita Giri, Slipi, saat membuka diklat internal mengenai pengelolaan dan pengadaaan barang barang milik negara.

Diklat internal ini diikuti pimpinan dan staf di lingkungan Kemenpora. Menurut Wafid,  inti dari pelatihan ini adalah komitmen para pengelola barang milik negara, agar mereka akan bekerja dengan sebaik-baiknya dan seoptimal mungkin. "Jadi perlu sekali kesadaran bahwa barang milik negara adalah milik rakyat, jadi kita haarus mengelolanya dengan penuh tanggung jawab,” tambahnya.

"Barang milik negara adalah semua barang yang dibeli atau diperoleh atas beban APBN atau berasal dari perolehan lainnya yang sah. Lingkup pengelolaan barang milik negara meliputi perencanaan, pengadaan, penggunaan, pemanfaatan, pemeliharaan, penilaian, penghapusan, pemindahtanganan, penatausahaan dan pengawasan. "Sesuai dengan Keppres No. 80 tahun 2003 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah, pengadaan barang harus berdasarkan prinsip-prinsip efisien, efektif, terbuka, bersaing, transparan, adil dan tidak diskriminatif, serta akuntabel," tambah Wafid Muharram. (win)