Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia

Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Menpora RI Kerjasama dengan Perguruan Tinggi Terkait Pengembangan Sport Science


Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali merespons cepat arahan Presiden Joko Widodo terkait prestasi olahraga serta merevisi sistem tata kelola pembinaan keolahragaan nasional yang disampaikan saat peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2020. (foto:bagus/kemenpora.go.id)

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali merespons cepat arahan Presiden Joko Widodo terkait prestasi olahraga serta merevisi sistem tata kelola pembinaan keolahragaan nasional yang disampaikan saat peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2020. 

Sebagai langkah awal, Menpora RI langsung berkoordinasi dengan stakeholder olahraga, pejabat di Kemenpora, dan pihak terkait lainnya. Hal ini untuk merumuskan serta mencari solusi agar prestasi olahraga dan tata kelola pembinaan atlet nasional berjalan lebih baik dimasa mendatang. 

Serta tujuan dari tema Haornas tahun ini seperti sport science, sport tourism, dan sport industry dapat terlaksana dengan baik. “Apa yang diminta Pak Presiden harus segera, mungkin pada Oktober nanti akan kita laporkan. Kita masih punya waktu sekitar satu bulan. Walaupun nanti bentuknya (laporan) secara kasar belum detil, tetapi ada kerangka yang bisa kita laporkan. Saya merencanakan untuk awalnya secara garis besar,” kata Menpora RI dalam sambutannya pada kegiatan rapat evaluasi tindak lanjut setelah Haornas 2020 di Hotel Sahid, Jakarta, Minggu (13/9).

Menpora RI berharap, kerangka laporan nantinya bisa disiapkan secara bersama. Butuh sinergi dengan stakeholder olahraga, pihak-pihak terkait, bahkan lintas kementerian/lembaga untuk bisa mencapai tujuan tersebut. 

“Saya harap kita siapkan secara kerangkanya terlebih dahulu, termasuk dukungan-dukungan dari pihak lain. Keterlibatan seperti KONI dan NOC Indonesia perlu, bahkan kalau bisa berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri agar kita bisa mendapatkan informasi bagaimana ekosistem keolahragaan di luar negeri. Semoga ini tercapai dan saya kira perlu adanya tim,” ujar Menpora RI.  

Pada kesempatan ini, hadir juga pihak dari perguruan tinggi dan telkom. Mereka siap untuk bersinergi dengan pemerintah guna mencapai tujuan, yakni prestasi olahraga nasional bisa ditingkatkan melalui sport science, sport tourism, dan sport industry. 

“Terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung peringatan Haornas tahun ini. Bapak/ibu telah bekerja dengan sungguh-sungguh dan luar biasa, sehingga Haornas terselenggara dengan sukses atas dukungan semua pihak. Saya juga senang mengingat apa yang saya harapkan berjalan dengan baik dan tidak ada kendala,” terangnya.  

Lebih lanjut, Menpora RI juga puas dengan hasil publikasi dari Haornas. Diharap, pesan dalam tema Haornas ini bisa tersampaikan ke masyarakat secara luas. Menpora RI mengingatkan, kerja sama menjadi kunci dalam meraih kesuksesan. “Saya optimis ini bisa kita lakukan,” jelas Menpora RI. 

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan pada Universitas Negeri Jakarta, Johansyah Lubis yang hadir menyatakan siap bersinergi dengan pemerintah. Dia bilang, sport science merupakan salah satu faktor dalam mencapai prestasi olahraga nasional. 

 “Saya rasa sport science sangat penting ya dalam dunia olahraga. Menurut saya, masih ada beberapa yang belum mengoptimalkan peran dari sport science. Dalam kesempatan ini, kami siap untuk mendukung program pemerintah, termasuk apa yang disampaikan Presiden Joko Widodo,” kata Johansyah.  

Menurutnya, pemerintah daerah juga berperan penting dalam hal penerapan sport science. Johansyah menilai perlu adanya regulasi untuk mendukung itu. “Kami sarankan misalnya perlu MoU dengan Kemendagri, agar disetiap provinsi nantinya ada semacam pergub tentang pola pembinaan atlet di daerah agar ditata dengan baik,” pungkas Johansyah. (jef)