Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia

Turut Berduka Cita, Sesmenpora Ikut Salat dan Antarkan Almarhum Legenda Bulutangkis Tati Sumirah ke Pemakaman


Dunia bulutangkis Indonesia sedang berduka. Atas nama keluarga besar Kemenpora, Sesmenpora Gatot S Dewa Broto mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya salah satu legenda bulutangkis Indonesia Tati Sumirah. Mendengar kabar duka meninggalnya almarhum Tati Sumirah, Jumat (14/2) pagi, Sesmenpora yang masih mengenakan baju olahraga langsung menuju rumah duka Jl. H Djubris RT 10 RW 08 No. 52 Kalurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Di situ pria lulusan UGM Yogjakarta ini bertemu keluarga dan ikut berbela sungkawa. Sesmenpora pun ikut menyalatkan dan mengantarkan almarhum ke pemakaman. (foto:bagus/kemenpora.go.id)
Jakarta: Dunia bulutangkis Indonesia sedang berduka. Atas nama keluarga besar Kemenpora, Sesmenpora Gatot S Dewa Broto mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya salah satu legenda bulutangkis Indonesia Tati Sumirah. Mendengar kabar duka meninggalnya almarhum Tati Sumirah, Jumat (14/2) pagi, Sesmenpora yang masih mengenakan baju olahraga langsung menuju rumah duka Jl. H Djubris RT 10 RW 08 No. 52 Kalurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Di situ pria lulusan UGM Yogjakarta ini bertemu keluarga dan ikut berbela sungkawa. Sesmenpora pun ikut menyalatkan dan mengantarkan almarhum ke pemakaman. 
 
"Saya pribadi dan mewakili keluarga besar Kemenpora mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya almarhum ibu Tati Sumirah. Beliau adalah salah satu legenda dan pahlawan bulutangkis Indonesia. Banyak prestasi-prestasi besar yang dilahirkan oleh almarhum Tati Sumirah untuk mengharumkan bangsa ini," kata Sesmenpora saat memberikan sedikit sambutan di rumah duka.    
 
Tati Sumirah bersama lima pebulutangkis lainnya sukses mempersembahkan Piala Uber untuk pertama kali bagi Indonesia usai menundukkan Jepang dengan skor 5-2. Setelah pensiun, Tati cukup lama menghabiskan waktu sebagai kasir di sebuah apotek sebelum akhirnya Rudi Hartono memberikan pekerjaan di perusahaan oli.
 
Karier bulu tangkis Tati Sumirah sampai pada puncaknya saat menjadi salah satu skuad Indonesia pada kejuaraan Piala Uber 1975. Tati menjadi satu-satunya tunggal putri yang menyumbangkan poin untuk Indonesia. Tim Uber Indonesia sendiri menjadi juara Piala Uber untu kali pertamanya setelah mengalahkan Jepang yang berstatus sebagai juara bertahan. Pada final Piala Uber yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, 6 Juni 1980 itu, Indonesia menang 5-2 atas Jepang. Lima tahun setelahnya, Tati Sumirah juga meraih medali perunggu dalam ajang Kejuaraan Dunia 1980. (amr)