Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia

Diterima Menpora, Witan Sulaeman Pamitan Main di Klub Eropa Radnik Surdulica


Menpora Zainudin Amali merasa bangga dan senang pemain muda sepakbola Indonesia Witan Sulaeman bergabun dengan klub Radnik Surdulica asal Serbia. Kabar ini Menpora sampaikan usai merima kunjungan Witan yang hadir bersama agennya Dusan Bogdanovic di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta.(foto:putra/kemenpora.go.id)
Jakarta: Menpora Zainudin Amali merasa bangga dan senang pemain muda  sepakbola Indonesia Witan Sulaeman bergabun dengan klub Radnik Surdulica asal Serbia. Kabar ini Menpora sampaikan usai merima kunjungan Witan yang hadir bersama agennya Dusan Bogdanovic di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta.

"Saya didatangi Witan, dia berpamitan kepada saya akan main di Eropa, ini hal positif dan membanggakan kita karena bisa bermain di Eropa adalah impian semua pemain sepakbola," kata Menpora, Senin (10/2) didampingi Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta dan Asdep Pengelolaan dan Pembinaan Sentra dan Sekolah Khusus Olahraga Bayu Rahadian.

Menpora berpesan agar Witan tetap bermain profesional dan fokus agar tetap bisa bermain di Piala Dunia U-20 tahun depan di Indonesia. "Saya nitip pesan fokus utamanya Witan tetap main di Piala Dunia U-20, jaga kondisi, kita senang, kita bangga sama Witan," wanti Menpora.

"Terima kasih kepada Pak Menteri yang telah mendukung dan memberi arahan, ini adalah salah satu impian saya ingin bermain di klub Eropa dan saya ingin menjadi pemain yang bisa membawa Indonesia di Piala Dunia U-20 dan timnas senior nanti," ujar Witan.

Pemuda asal Kota Palu ini akan bermain di Klub Radnik Surdulica asal Serbia, dia telah menandatangani kontrak selama 3,5 tahun kedepan. Klub Radnik Surdulica sendiri merupakan klub di liga tertinggi Negara Serbia. "Witan telah dikontrak pada bulan Februari, mulai kompetisinya 6 bulan lagi dan kontraknya 3,5 tahun," kata Dusan Bogdanovic.

Menurut Dusan, potensi yang dimiliki para pemain Indonesia sangat bisa tembus untuk bermain di klub-klub Eropa. "Kita kerja proyek Witan ini sudah satu tahun, potensi pemain Indonesia memang bisa tembus ke Eropa," urainya.

"Klub Radnik Surdulica memang bukan klub tertop di negara saya tetapi klub di kasta tertinggi Serbia dan tahun pertama ini saya minta agar setiap TC dan kompetisi persiapan untuk Piala Dunia Witan bisa digabung," tambahnya. (ben)