Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Terima Dubes RI untuk Kolombia, Menpora Bahas Kerja Sama Dibidang Olahraga


Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali didampingi Tenaga Ahli Menteri, Syamsul Qomar menerima kunjungan dari Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Kolombia, Priyo Iswanto di Kantor Kemenpora, Jakarta, Senin (13/10). Pertemuan tersebut membahas potensi kerja sama dibidang olahraga hingga mempromosikan olahraga Indonesia di Kolombia.(foto:bagus/kemenpora.go.id)
Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali didampingi Tenaga Ahli Menteri, Syamsul Qomar menerima kunjungan dari Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Kolombia, Priyo Iswanto di Kantor Kemenpora, Jakarta, Senin (13/10). Pertemuan tersebut membahas potensi kerja sama dibidang olahraga hingga mempromosikan olahraga Indonesia di Kolombia.

“Terima kasih saya ucapkan kepada Bapak Menpora atas pertemuan ini. Kunjungan saya ini membahas tentang bidang olahraga. Pertama, cabang olahraga pencak silat. Pencak silat belum terlalu dikenal di Kolombia. Sedangkan di Indonesia, pencak silat sedang menggalakkan agar mendunia,” kata Priyo. 

Langkah untuk mempromosikan pencak silat, lanjut Priyo, nantinya akan dilangsungkan forum ekshibisi. Forum ini dinilai sangat baik untuk memulai mengembangkan pencak silat di Kolombia. Dia berharap, pencak silat bisa dikenal secara luas. “Kami harapkan negara lain bisa mengenal pencak silat. Kemudian, kebetulan ini kan pencak silat ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. Ditetapkannya itu di Kolombia. Itu terdengar sangat nyaring, dengan demikian ini menjadi dorongan lebih besar untuk memperkenalkan pencak silat,” sebutnya.

Lebih lanjut, pertemuan juga membahas seputar olahraga bulu tangkis. Bulu tangkis, menurut Priyo tengah berkembang disana. Lalu, salah satu olahraga yang paling populer di dunia, sepak bola juga menjadi sorotan. Priyo bilang, sistem pengembangan sepak bola di Kolombia sangat baik.

“Rekrutmen pembinaan sepak bola disana sangat baik, karena perkembangannya terstruktur. Juga banyak bibit-bibit sepak bola lahir disana. Banyak pemainnya yang main di Eropa. Lalu, juga olahraga sepeda, disana masyarakatnya sudah terlatih ya untuk mengayuh sepeda jarak jauh. Saya kira ini penting,” ujar Priyo.

Mendengar hal itu, Menpora merespons dengan baik. Pembahasan tersebut, nantinya akan terus dikomunikasikan dengan pengurus cabang olahraga terkait. Untuk pencak silat, Menpora akan terus mengkampanyekan olahraga seni bela diri itu agar bisa menuju Olimpiade. 

“Untuk pencak silat, ini saya terus berkomunikasi (dengan pengurusnya). Perlu dikampanyekan bagaimana pencak silat ini bisa menuju Olimpiade. Apa yang disampaikan Pak Dubes tadi akan ditindak lanjuti. Perlu adanya kerja sama dengan berbagai pihak. Begitu juga dengan cabang olahraga yang tadi disebut seperti bulu tangkis, sepeda, sepak bola dan lainnya. Saya optimis ini bisa berjalan dengan baik, dan olahraga kita berprestasi,” jelas Menpora. (jef)