Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia

Masalah Anggaran Olimpiade Tokyo 2020, Menpora Minta CdM Secepatnya Koordinasi dengan NOC dan Cabor


Kamis (9/1) sore, Menpora Zainudin Amali didampingi Sesmenpora Gatot S Dewa Broto, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta, Plt. Deputi Bidang Prestasi Olahraga Chandra Bhakti dan Staf Khusus Menpora Bidang Pengembangan dan Prestasi Olahraga Mahfudin Ngara menerima Chef de Mission (CdM) Olimpiade Tokyo 2020 Rosan P. Roeslani di ruang kerjanya, lantai 10 Kemenpora, Kamis (9/1) sore. (foto:satria/kemenpora.go.id)
Jakarta: Kamis (9/1) sore, Menpora Zainudin Amali didampingi Sesmenpora Gatot S Dewa Broto, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta, Plt. Deputi Bidang Prestasi Olahraga Chandra Bhakti dan Staf Khusus Menpora Bidang Pengembangan dan Prestasi Olahraga Mahfudin Ngara menerima Chef de Mission (CdM) Olimpiade Tokyo 2020 Rosan P. Roeslani di ruang kerjanya, lantai 10 Kemenpora, Kamis (9/1) sore. 

"Pada sore hari ini saya menerima 
CdM Olimpiade Tokyo 2020, Rosan P. Roeslani. Kedatangan beliau untuk menyatakan kesiapannya memimpin Kontingen Indonesia untuk bertanding di Olimpiade Tokyo 2020. Jadi sebelumnya  beliau sudah menyatakan kesiapannya melalui video saat pengumuman CdM pada akhir Desember lalu. Bersama dengan ini sudah menjadi kesepakatan kami dengan Ketum NOC Indonesia bahwa Olimpiade Tokyo 2020 akan kita gunakan sebagai momen untuk mengkampanyekan kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah Olimpiade 2032," ujarnya. 

Terkait anggaran Olimpiade Tokyo 2020,  Menpora pun meminta kepada CdM untuk berkomunikasi dengan NOC Indonesia dan cabor yang akan ikut. "Anggaran Olimpiade Tokyo 2020, tergantung dari komunikasi CdM dengan NOC Indonesia dan cabor yang akan ikut, tentunya mereka membuat perencanaan sebaik mungkin dan sedetail mungkin dan harus disampaikan ke Kemenpora secepatnya. Tentu, Kemenpora tidak mempersulit sepanjang persyaratan administrasinya terpenuhi, karena yang kita gunakan ini adalah anggaran negara," jelasnya. 

Rosan P. Roeslani yang datang bersama 
Wakil Ketua Umum PB PABBSI, Joko Pramono menyampaikan terima kasihnya atas dipercayakan sebagai CdM Olimpiade Tokyo 2020. "Saya sangat berterima kasih dan merasa sangat terhormat atas kepercayaan yang diberikan. Saya siap untuk menjalankan amanat dan tanggung jawab yang diberikan ini. Tentu kami butuh dukungan penuh dari Pak Menpora,  dan Alhamdulillah Pak Menpora mendukung tidak hanya 100% tapi 1000% dan 24 jam kita akan selalu berkomunikasi dalam rangka mensukseskan tim Olimpiade Tokyo 2020 bisa mendapatkan hasil yang optimal," katanya. 

Setelah ini, CdM Olimpiade Tokyo 2020 akan bertemu dengan Ketum NOC Indonesia dan seluruh cabor yang berpotensi lolos ke Olimpiade Tokyo 2020. "Kami akan berkoordinasi dan menyamakan persepsi, misi agar di Olimpiade dapat membuahkan hasil maksimal bagi Indonesia, rencana kita  akan bertemu dengan Ketum NOC Indonesia  pada hari Senin ini ," kata Rosan.

Dan tentu, lanjutnya, selain dengan 
Ketum NOC Indonesia, kita akan bertemu  dengan cabor-cabor yang berpotensi lolos ke Olimpiade dan tentunya untuk segera merumuskan anggaran agar secepatnya kita bisa melaporkan besaran anggaran Olimpiade Tokyo 2020 ke Menpora. "Saya kira sudah ada gambaran sedikit, cabor mana yang akan lolos ke Olimpiade Tokyo 2020, namun pastinya kita akan tahu pada bulan April karena proses kualifikasi sedang berlangsung. Sampai hari ini sudah lima cabor yang lolos dan akan masih ada penambahan sampai tujuh cabor lagi," jelasnya. (rep)