Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia

Menpora: Program Pemuda dan Olahraga di Tapanuli Utara harus Sinergi dengan Kemenpora


Usai meninjau Pacuan Kuda Siborong-borong dan Stadion Mini Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Menpora Zainudin Amali didampingi Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan dan Asisten Deputi Kemitraan dan Penghargaan Pemuda Wisler Manalu bersilahturahmi dengan stakeholder olahraga dan pemuda di Rumah Dinas Bupati Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Jumat (3/1) malam. (foto:egan/kemenpora.go.id)
Tapanuli Utara: Usai meninjau Pacuan Kuda Siborong-borong dan Stadion Mini Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Menpora Zainudin Amali didampingi Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan dan Asisten Deputi Kemitraan dan Penghargaan Pemuda Wisler Manalu bersilahturahmi dengan stakeholder olahraga dan pemuda di Rumah Dinas Bupati Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Jumat (3/1) malam. 

Dalam sambutannya Menpora mengatakan bahwa pemerintahan Presiden Jokowi memiliki lima program prioritas, salah satunya adalah pengembangan sumber daya manusia. "Sepintar apapun orang kalau dia tidak sehat pasti dia tidak bisa melakukan apa-apa. Karena itu, di Kemenpora ini,   mereview banyak program termasuk regulasi. Program-program ini kita sederhanakan sesuai dengan arahan Presiden Jokowi bahwa, jangan buat program yang tidak bisa diukur output, outcome dan kemanfaatannya buat masyarakat," ujarnya. 

Menurutnya, kebiasaan kita membuat program hanya sekadar memenuhi anggaran APBN tetapi output dan outcomenya tidak jelas. Karena itu, Kemenpora mereview program Kemenpora. "Untuk bidang kepemudaan  kami sederhanakan menjadi dua dari sekian banyak program di Kemenpora. Program prioritas pertama adalah mendorong pemuda untuk menjadi kreatif, inovatif, mandiri, berdaya saing dan punya jiwa kewirausahaan. Karena  ke depan dengan bonus demokrafi ini akan  muncul masalah. Usia-usia produktif yang kita tidak bisa arahkan, kemudian lapangan pekerjaan sangat terbatas maka itu akan menjadi masalah buat kehidupan bangsa kita, padahal bonus demografi harusnya bisa kita manfaatkan," ucapnya

Selanjutnya, mendorong penguatan ideologi dan karakter serta budaya bangsa. "Kalau ideologi, karakter serta budaya bangsa kuat melekat pada anak muda maka tidak mudah untuk disusupi berbagai paham. Sekarang kecanggihan teknologi sangat terbuka. Kita bisa mengakses 24 jam berbagai paham, oleh karena itu, Kemenpora  mendorong lebih pada penguatan yang kita miliki. Dua hal ini yang menjadi program prioritas pemuda. 

Ia pun mengajak organisasi kepemudaan untuk memanfaatkan dua program prioritas Pemuda ini. "Pak Bupati dan teman-teman yang yang ada di organisasi kepemudaan mari kita manfaatkan ini. Tentu Kemenpora tidak bisa sendirian, kita akan sinergikan ini dengan kementerian dan lembaga lainnya. Dan mudah-mudahan akan bermanfaat buat masyarakat, khususnya masyarakat di Tapanuli Utara. Dan saya harap  para pemuda bersemangat,  dukung Pak Bupati dan Pak Bupati beri  ruang untuk para pemuda kita untuk berkreativitas dan  berinovasi sehingga dapat bersinergi dengan  baik," tutupnya. (rep)