Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Menpora Terima Audiensi Walikota Cirebon Nasrudin Azis


Hari Selasa (19 /11), Menpora Zainudin Amali didampingi Plt. Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Yuni Poerwanti menerima audiensi Walikota Cirebon Nasrudin Azis beserta rombongan di ruang kerjanya lantai 10 Kemenpora. (foto:bagus/kemenpora.go.id)
Jakarta: Hari Selasa  (19 /11), Menpora Zainudin Amali didampingi Plt. Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Yuni Poerwanti menerima audiensi Walikota Cirebon Nasrudin Azis beserta rombongan di ruang kerjanya lantai 10 Kemenpora. 
 
Kepada Menpora, Nasrudin mengatakan bahwa di kota Cirebon ada kawasan Stadion Bima, di situ merupakan kawasan olahraga seluas 23 hektar. "Kawasan olahraga ini sampai saat ini masih berfungsi namun karena tidak terpelihara yang dan masih manjadi kepemilikan Pertamina sehingga kami pemerintah daerah tidak bisa melakukan perbaikan-perbaikan. Dan kami berinisiatif meminta aset tersebut kepada Kementerian Keuangan untuk dihibahkan kepada pemerintah daerah," ucapnya. 
 
"Alhamdulilah, permintaan kami di kabulkan dan sekarang kawasan Stadion Bima sudah menjadi milik Kota Cirebon. Agar aset ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Jawa Barat maka kami ingin melakukan revitisasi Stadion Bima ini. Di kawasan Stadion Bima ini memiliki dua stadion yakni Stadion Madya dan Stadion Utama. Dan kami ingin stadion ini bisa menjadi model seperti GBK," lanjutnya. 
 
Menurutnya, kalau kawasan stadion ini bisa di revitalisasi sesuai rencana maka akan ada tiga manfaat. Pertama bisa menyediakan sarana olahraga dan pariwisata, kedua, penghijauan, ketiga, meningkatkan perekonomian di Cirebon. "Untuk mewujudkan ini kami minta dukungan Pak Menteri agar bisa membangum stadion tersebut,"  ucapnya 
 
Terkait  hal ini, Menpora mengatakan pada dasarnya mendukung revitalisasi kawasan Stadion Bima namun demikian anggaran pemerintah pusat terbatas. "Memang kita harus mendorong daerah-daerah untuk mengembangkan sarana dan prasarana olahraga namun demikian  pemerintah daerah harus berperan aktif jangan mengandalkan pemerintah pusat. Namun kita akan pelajari lagi kalau nanti ada  yang betul-betul bisa disinergikan dengan kementrian lain maka akan kita bantu, " jelasnya. (rep)