Kementerian
Pemuda dan Olahraga
Republik Indonesia
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Menpora Apresiasi Kejuaraan Piala Presiden Bola Basket 2019 yang Tanpa Menggunakan Uang Negara


Menpora Zainudin Amali didampingi Plt. Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Yuni Poerwanti menerima Ketua Steering Committee Piala Presiden Bola Basket, Maruarar Sirait beserta rombongan di ruang kerjanya, Lantai 10, Kemenpora, Selasa (19/11) siang. Kedatangan Panitia Piala Presiden Bola Basket 2019 untuk mengundang Menpora saat pembukaan Piala Presiden Bola Basket 2019 di GOR Sritex, Solo pada Rabu (20/11) besok. (foto:bagus/kemenpora.go.id)
Jakarta: Menpora Zainudin Amali didampingi Plt. Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Yuni Poerwanti menerima Ketua Steering Committee Piala Presiden Bola Basket, Maruarar Sirait beserta rombongan  di ruang kerjanya, Lantai 10, Kemenpora, Selasa (19/11) siang. Kedatangan Panitia Piala Presiden Bola Basket 2019 untuk mengundang Menpora saat pembukaan Piala Presiden Bola Basket 2019 di GOR Sritex, Solo pada Rabu (20/11) besok. 
 
Kepada Menpora, Maruarar mengatakan bahwa Presiden Jokowi sendiri sangat mendukung olahraga bola basket ini. Iapun mengaku, sudah bertemu Presiden dan sudah  melayangkan undangan ke Presiden membuka acara ini. "Kemaren saya sudah  menghadap Pak Presiden untuk audiensi sekaligus memberikan undangan membuka Piala Presiden Bola Basket 2019,"  ujarnya. 
 
Maruarar menjelaskan bahwa dalam pesannya Jokowi menginstruksikan agar Piala Presiden Bola basket ini bisa dijalankan sebagaimana Piala Presiden Sepakbola. Misalnya agar Piala Presiden ini berlangsung secara profesional. "Pak Jokowi juga berpesan agar bola basket ini dijalankan secara transparan. Pelaksanaan pertandingan ini tidak menggunakan uang negara sama sekali sebagaimana Piala Presiden Sepakbola," katanya. 
 
Menpora pun menyambut baik kejuaran basket ini. Ia pun mengatakan senang karena masih banyak orang yang peduli dengan pengembangan olahraga tanah air. "Saya senang masih banyak orang yang peduli terhadap pengembangan olahraga Indonesia. Terus terang, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri membangun olahraga tanah air, harus ada dukungan dari semua pihak," ujarnya.(rep)